Tuliskan 5 Cara Sederhana Merawat Tanaman Hias

KOMPAS.com – Orang yang mentah pertama kali memiliki tanaman di rumah, umumnya akan bersemangat bahkan bertindak jebah dalam merawat tanamannya.

Sedangkan sebagian besar pokok kayu enggak memerlukan perhatian terus-menerus cak bagi tumbuh segar. Ada banyak tanaman hias yang mudah dirawat nan belaka membutuhkan rendah perhatian beberapa barangkali setiap musim.

Tetapi ketika kita wajib turun tangan dan melakukan perlindungan, tips ini akan memberi kita mualamat nan dibutuhkan bakal membuat pohon bertaruk subur.

1. Menyirami pokok kayu

Semua tanaman hias n kepunyaan kebutuhan penyiraman nan berbeda, tergantung pada jenisnya, dan bagaimana mereka tumbuh.

Yang terbaik adalah gebyur sesuai kebutuhan masing-masing tanaman, daripada dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Jadi kita lain harus membanjur pagi dan sore, namun lebih memperhatikan kondisi tanahnya. Secara mahajana, tumbuhan harus disiram detik penggalan atas media tanahnya terlihat kering.

Kamu bisa mencoba menjaringkan jemari sedalam 2-3 cm bagi mengetahui apakah tanah di sana masih basah atau sudah gersang dan wajib disiram.

Terbiasa diketahui, kaktus dan sukulen membutuhkan lebih sedikit air, sementara itu tanaman berpangkal biasanya membutuhkan makin banyak air.

Overwatering
yakni salah suatu penyebab minimum umum kematian tanaman hias, sehingga kita wajib memafhumi kapan waktunya disiram.

Baca juga: Perhatikan, Pendirian Menyiram Pohon yang Memadai dan Tak Berlebih

2. Kawul tanaman secara ajek

Seperti menyiram, tidak ada aturan nan mudah bagi mengetahui berapa banyak jamur harus diberikan sreg tanaman.

Pemupukan lazimnya tergantung lega tingkat pertumbuhan dan roh tanaman, serta kondisi alat angkut dan tanamannya sendiri.

Intinya, jangan lupa cak bagi mengikuti tanzil labelnya untuk mengetahui berapa banyak pupuk nan harus digunakan.

Sama dengan penyiraman, penting untuk memencilkan pemupukan yang jebah pada tumbuhan hias kita. Terlalu banyak serabut dapat membangkitkan akarnya dan menghambat pertumbuhannya.

Untuk varietas mulai sejak, gunakan pupuk di mana tiga angka plong merek (tiap-tiap nitrogen, fosfor, dan kalium) relatif sama. Jika lambung nitrogen terlalu tinggi, pohon boleh mengintensifkan banyak daun, sekadar sedikit bunga.

Baca juga: Ini Mandu Mudah Membuat Pupuk Kompos Rumahan

3. Menukar pot pokok kayu

Untuk mengetahui bahwa tanaman kita teradat di-repotting
atau diganti potnya, kita boleh memeriksa sistem akarnya. Jika akarnya memenuhi putaran dalam ajang, kelihatannya sudah waktunya buat merepotting
tanaman.

Jika akar tunggang tanaman telah melebihi potnya, kita dapat memindahkannya ke wadah nan adv minim makin raksasa. Jika kita tetap mau menaruhnya di pot yang sama, bacok sebagian akarnya dengan pisau yang tajam dan tanam pun ke intern wadah menggunakan tanah vas yang baru.

Saat kita merepotting
tanaman hias, ini sekali lagi detik yang tepat untuk memecah tanaman dengan banyak batang cak bagi membuat pokok kayu baru.

Baca juga: Salah Pilih Vas dan 17 Kesalahan Lain yang Dilakukan plong Tumbuhan Solek


Menegelap daun tanaman hias menggunakan cairan susu ternyata mamou membuat daun tersebut terlihat mengkilap.
Shutterstock/ Marianna Karabut
Menegelap daun tanaman hias menunggangi cairan susu ternyata mamou membuat daun tersebut terlihat mengkilap.

4. Menghilangkan debu berpokok pohon

Hampir semua pohon hias terlihat kian baik dengan pembersihan rutin.

Abuk genang pada patera, bintang sartan cucilah dengan pancuran air dengan master kamar atau bersihkan dengan sikat subtil jika pokok kayu n kepunyaan daun bersurai yang dapat menahan kelengasan.

Bakal tanaman dengan daun halus, kita pun dapat menggunakan cemping buat menyeka debu yang terpusat di daun dengan lumat.

Ini tidak sahaja meningkatkan pengejawantahan tanaman kita, belaka juga membantunya menyerap lebih banyak cahaya.

Baca juga: Kiranya Daun Pokok kayu Jadi Kinclong, Bersihkan dengan 4 Incaran Alami Berikut

5. Memangkas dan menghilangkan ujung tanaman

Kita dapat menikahi kembali setiap saat sepanjang tahun. Alasan terdepan menyuruti pokok kayu hias yakni untuk membuatnya terpandang makin baik dan mencegahnya menjadi terlalu samudra.

Mirip dengan bercabang, memotong tanaman hias yang bertunas terlalu tinggi membantu meremajakannya.

Teknik ini efektif privat mendorong pertumbuhan baru cak bagi tanaman
trailing
sama dengan
ivy Swedia
dan
pothos
yang kali telah gundul di pangkalnya.

Cobalah untuk takhlik rajangan tepat di atas satu set kuncup atau tunas samping pada buntang yang ingin kita bacok. Di sinilah pertumbuhan baru akan dimulai. Juga, singkirkan daun dan jenazah yang mati atau linu lakukan membantu mencegah penyiaran penyakit.

Pinch
alias menyabarkan ujung batang dan patera paling atas tanaman, baik dengan kuku maupun pemotong bermanfaat kerjakan mendorong pertumbuhan tunas samping.

Baca juga: Tips Memangkas Mawar untuk Bimbing Kecantikannya

6. Buang rente dan daun yang senyap

Pangkas bunga yang telah kepam dari tanaman kita lakukan menunda lebih banyak kembali yang mekar dan kondusif mencegah masalah penyakit. Saat melakukannya, pastikan untuk membuang patera kuning, coklat, atau layu.

Gunakan pemangkas tangan bermata sempit ataupun gunting radikal cak bagi membuat potongan yang bersih tanpa merobek mayat tanaman.

Sebaiknya bersihkan bilah pemangkas kita dengan alkohol sebelum digunakan kembali pada  tanaman bukan cak bagi menghindari penyiaran hama dan penyakit.


Ilustrasi tanaman hias keladi.
PEXELS/MADISON INOUYE
Ilustrasi pokok kayu hias keladi.

7. Pengendalian hama insek

Sejumlah insek rata-rata mencaci tanaman hias. Sabun insektisida merupakan perawatan nan mudah digunakan dan efektif untuk sebagian besar hama bertubuh lunak seperti kutu daun dan kutu laba-laba.

Cercaan air nan kuat dari nasihat kembali boleh kondusif memperlainkan populasi wereng ini.

Padahal alkohol gosok efektif pada serangga dengan lapisan lilin seperti mana sisik dan tungau putih, dan kita bisa mengoleskannya dengan bola kapas.

Apa sekali lagi perawatan nan digunakan, tetaplah konsisten. Bagi hama yang berkembang biak dengan cepat seperti kutu daun dan tungau galagasi, kita mesti merawat tanaman seminggu sekali selama satu bulan alias lebih bakal melepaskan hama tersebut.

Agas jamur yakni laler hitam kecil yang berdengung di seputar petak, dan juga ialah wereng pohon hias yang umum.

Kita galibnya melihat agas jamur dalam jumlah besar ketika tanaman sesak banyak air. Bagi mengatasinya, biarkan permukaan tanah meringkai dan pastikan bikin membersihkan patera mati di permukaan tanah.

Dalam kasus ekstrim, kita dapat mencoba untuk melakukan
repotting
tumbuhan ke tanah yang segar dan wadah nan bersih.

Baca lagi: Kenali 5 Hama yang Merusak Tanaman dan Cara Membasminya

8. Waspadai problem pokok kayu

Buang dan berantas tanaman hias yang guncangan, entah itu daun atau batang nan terkena penyakit, bagi mencegah penyebaran keburukan.

Beberapa keburukan disebarkan maka dari itu serangga, jadi menjaga populasi serangga dapat membantu mencegah komplikasi ini.

Bilang penyakit tanaman hias umum yang harus diwaspadai seperti:

  • embun tepung (kelihatan seperti noktah-bintik putih tepung puas patera)
  • titik-tutul jamur puas patera (bisa berupa tutul-bintik asfar, coklat, atau hitam pada daun)
  • tembelang akar tunggang (lembek, berwarna ilegal) yang biasanya disebabkan maka dari itu
    overwatering.

Baca juga: Mandu Menyelamatkan Pohon yang Dempet Mati

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Benang tembaga “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.derita/kompascomupdate, kemudian join. Sira harus install petisi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Source: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/09/26/114503920/8-tips-merawat-tanaman-hias-agar-tetap-sehat?page=all

Posted by: holymayhem.com