Tema Tanaman Sayur Kl A 4-5

Budidaya Kacang Panjang

Kacang panjang ialah macam sayuran nan dapat dikonsumsi dalam bentuk cegak maupun diolah menjadi sayur, memiliki tembolok nutrisi nan memadai ideal (zat putih telur,mak-nyus,karbohidrat,kalsium,fosfor,besi,vitamin B dan C). Kandungan protein nabati puas sayur kacang panjang berkisar 17-21%. Ada 2 variasi polong strata nan sudah banyak dibudidayakan dengan produksi cukup tinggi, yaitu Polos Super dan Super Sainan dengan potensi hasil 7 sampai 9 t/ha (pada tahun kemarau) dan 6 sampai 7 falak/ha (lega tahun hujan). Sentra penanaman bin panjang didominasi oleh Pulau Jawa terutama Jawa Barat, Jawa Tengah,Adapaun syarat bertunas tanaman polong panjang merupakan andai berikut ini :
Lahan nan cocok adalah sawah berpengairan teknis dengan ketinggian palagan sekitar 600m dpl, suhu 25-35 0C, Ph persil 5,5-6,5 dengan struktur tanah nan gembur dan congah bahan organik. Periode yang tepat untuk budidaya kacang tangga lega musim kemarau (MK). Iklimnya kering, curah hujan angin antara 600-1.500 mm/tahun.
Alat angkut tanam nan semupakat untuk budidaya tanaman bin panjang ialah :

1. Damping semua jenis tanah cocok untuk budidaya kacang pangkat, tetapi yang paling baik ialah tanah Latosol/belet berpasir, subur, berdebardebar, banyak mengandung bahan organik dan drainasenya baik.
2. Tanah kemasaman (pH) sekitar 5,5-6,5. Bila pH terlalu basa (diatas pH 6,5) menyebabkan pecahnya nodula-nodula akar tunjang.
Lakukan budidaya atau menyelamatkan kacang strata dalam polibag anda bisa mengikuti semua tahapan budidaya ini hanya sekadar sarana tanaman merupakan persil di privat polibag.
Tehnik budidaya kerjakan menanam kacang panjang adalah sebagai berikut ini :Pengemasan Bibit Benih tidak usah disemaikan secara khusus, tetapi benih sambil tanam lega lubang tanam yang sudah lalu disiapkan.
Pembentukan Bedengan Persil dibersihkan dari rumput-rumput haram, dicangkul/dibajak sedalam 30 cm hingga tanah menjadi gembur. Buat parit keliling, biarkan lahan dikeringkan selama 15-30 hari. Setelah 30 hari buatlah bedengan dengan format tumpul pisau 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, panjang 30 cm, panjang terjemur kapling. Untuk sistem guludan lebar dasar 30-40 cm dan dempak atas 30-50 cm, tingkatan 30 cm dan jarak antara guludan 30-40 cm.
Pengapuran. Pengapuran dilakukan jika pH tanah lebih sedikit berbunga 5,5 dengan dosis tergantung kemasaman kapling. Berikan kapur pertanian dalam rencana kalsit, dolomit, atau zeagro sebanyak 1-2 ton/ha tergantung terbit pH awal dan jumlah Alumunium. Kapur dicampur secara merata dengan persil pada kedalaman 30 cm.
Pemupukan dalam budidaya kacang hierarki
Pada momen pembentukan bedengan ataupun guludan tambahkan 10-20 ton/ha pupuk kandang/serat organik Super TW Sesak, dengan dosis 4-5 ton/ha dicampur merata dengan kapling serta merta dibalikkan
Penentuan Pola Tanam
Jarak lubang tanam untuk spesies menular ialah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Dan jarak tanam spesies tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm. Waktu tanam yang baik adalah awal musim kering/sediakala musim penghujan, tetapi dapat saja selama hari asal air tanahnya memadai.
Cara Reboisasi
Semen dimasukkan ke dalam gua tanam sebanyak 2 biji, tutup dengan kapling tipis/dengan abu dapur.
Penyulaman
Benih kacang panjang akan tumbuh 3-5 hari kemudian. Benih yang bukan bertunas taajul disulam.
Penyiangan. Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu sehabis tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara membedol rumput liar/membersihkan dengan radas kored.
Pemangkasan/Perempalan

Kacang janjang yang terlalu rimbun teradat diadakan pemangkasan patera maupun ujung batang. Tanaman yang bersisa rimbun dapat menghambat pertumbuhan rente.
Perabukan. Baja Dasar

Kacang tangga variasi merambat: Urea 150 kg + TSP 100 kg + 100 kg/ha.
Kacang panjang varietas meleleh: Urea 22,5 kg + TSP 45 kg + KCl 45 kg/ha.
Polong hibrida: 85 kg Urea + 310-420 kg TSP + 210 kg KCl/ha.
Pupuk diberikan di dalam korok pupuk nan terletak di kiri-kanan lubang tanam. Jumlah pupuk nan diberikan kerjakan satu tumbuhan tersangkut dari jarak tanam.
Pupuk Susulan

Pupuk susulan tanaman kacang panjang tipe meluas, diberikan 4 minggu setelah tanam, pupuk berupa urea 150 kg/ha. Sementara itu pupuk susulan bakal kacang panjang jenis samar muka diberikan 4 minggu setelah tanam, rabuk aktual urea 85 kg/ha.
Pengairan

Plong fase semula pertumbuhan benih setakat tanaman taruna, pendirusan dilakukan rutin tiap musim. Pengairan berikutnya tergantung musim.
Hama dan Problem Bin Panjang

Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon). Gejala: terwalak bintik-bintik ceria sekitar tulang daun, pertumbuhan pokok kayu yang terserang terhambat dan daun bercelup kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang tak dari famili kacang-pasaran dan penyemprotan dengan insektisida Orthene 75 SP 1 cc/liter.
0,1%-0,2%.
Ki aib Utama Polong Strata adalah Keburukan sapu
Penyebab: virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus. Gejala: pertumbuhan tumbuhan terhalang, ruas-ruas (buku-buku) jenazah habis pendek, tunas ketiak menyusut dan menciptakan menjadikan “sapu”. Ki aib ditularkan tuma daun. Pengendalian: seperti mana pengendalian kelainan mosaik.
Layu kuman
Penyebab: bakteri Pseudomonas solanacearum E.F. Smith. Gejala: tanaman mendadak layu dan gempuran berat menyeabkan tanaman mati. Pengendalian: dengan persebaran pokok kayu, perbaikan drainase dan mengonyot pokok kayu yang mati.
Panen bin akil balig. Dilakukan pada jenis kacang tingkatan lanjaran (tipe merambat) dan kedelai busitao (variasi tegak). Ciri-ciri polong nan siap dipanen yakni format kedelai telah maksimal, mudah dipatahkan dan poin-bijinya di dalam polong enggak menonjol Waktu panen yang paling kecil baik pada pagi/sore hari. Roh pokok kayu siap panen 3,5-4 bulan
Prinsip Panen

Pendirian pengetaman pada pohon kacang pangkat jenis rembet dengan mencelah tangkai buah dengan pisau drastis. Padahal bagi kacang pancang spesies tegak dengan cara menyendal/memotong pangkal batang tanaman setinggi 10-15 cm dari permukaan tanah.
Rekapitulasi Produksi

Produksi kacang mulai dewasa per satuan luas dapat mengaras minimal 2,0 ton/ha, tergantung varietasnya. Pada varietas KP-I bisa mencapai 6,2 ton/ha dan KP-2 sebesar 2,1 ton/ha. Dan produksi kacang janjang tipe takut berkisar antara 2,0-5,0 ton biji tandus.
Ditulis olrh : Saeful Hodijah,S.ST ( Admin Kab Bogor)
Sumber : http://konsultasisawit.blogspot.com

Source: https://bogorkab.go.id/post/detail/budidaya-kacang-panjang

Posted by: holymayhem.com