Teks Prosedur Cara Mencangkok Tanaman Dalam Bahasa Inggris

Bola.com, Jakarta –
Cara mencangkok tumbuhan
perlu diperhatikan untuk Anda yang ingin memperbanyak tumbuhan dengan prinsip vegetatif.

Hasil yang diperoleh dengan
prinsip mencangkok tanaman
adalah mendapatkan bibit pohon yang kualitasnya setinggi atau mirip sekali dengan kualitas induknya.

  • Argentina Dadakan Rilis Lagu Penyemangat buat Lionel Messi Cs di Piala Dunia 2022, Liriknya Mengena Banget
  • 40 Kata-Perkenalan awal Cak acap Ditolak, Auto Bikin Sedih dan Baper
  • Analisis Keberuntungan Wakil Asia di Matchday Mula-mula Trofi Dunia 2022

Tujuan transplantasi adalah buat mendapatkan anakan atau bibit untuk pembangunan bank klon, kebun benih klon, dan tipar persimpangan karena dengan teknik ini, bibit yang dihasilkan berkepribadian dewasa sehingga makin cepat berbunga atau berbuah.

Pencangkokan dilakukan lega pokok kayu-tanaman plus nan telah dipilih di kebun benih.

Bahan dan peralatan yang digunakan, antara tak sarana ki memasukkan (moss ki memasukkan, top soil, dan bunga tanah), incaran pembungkus cangkok dari polibag hitam, tali rafia, zat pengatur bertunas akar, insektisida, lin label, spidol permanen, pisau cangkok, tengkuluk, gergaji tangan, dan alat catat.

Berikut
cara mencangkok tanaman
dengan praktis dan mudah, dilansir dari
Merdeka, Kamis (17/12/2020).

Cara Mencangkok Tanaman Secara Biasa

Berikut ini cara mencangkok pokok kayu dengan cara lazim atau kaidah mencangkok tanaman yang paling kecil banyak dan biasa dilakukan oleh petani;

  1. Diskriminatif silang yang sudah afiat dan kuat atau sudah berkayu.
  2. Ukuran diameternya sekitar 0,5-2 cm, tidak kian kecil bersumber ukuran pensil. Sebaiknya warna alat peraba simpang cokelat taruna atau baru kecokelatan, tersidai diversifikasi pohon buah-buahannya.
  3. Cabang kemudian disayat dengan pisau secara bundar dan dibuat memulur ke asal sepanjang 3-5 cm atau dua barangkali diameter cabang.
  4. Kemudian, kulitnya dikelupas sehingga adegan kambium yang begitu juga rahak terlihat jelas. Kambium ini dihilangkan dengan cara dikerik dengan indra penglihatan pisau sehingga bersih atau tandus.
  5. Sehabis dikerik, sreg keratan bagian atas diolesi alias minus diolesi dengan hormon tumbuh. Contoh hormon bertaruk merupakan Liquinox Tiba Vitamin B-1 nan banyak dijual di toko pertanaman dengan dosis 2 cc untuk 1 liter air.
  6. Siapkan lembaran plastik alias sabut kelambir bulat menopengi layon di bagian bawah keratan (1-2 cm). Ikat dengan tali plastik atau rafia.
  7. Selanjutnya, bekas sayatan ditutup dengan wahana cangkok, wahana diatur penempatannya agar rata menutupi jejas keratan sampai melewati luka keratan babak atas (1-2 cm).
  8. Cangkokan dirawat dengan mandu disiram secara rutin agar tidak kering. Rata-rata setelah 2-3 bulan pada cangkokan yang berhasil akan tumbuh akar tunjang.
  9. Plong cangkok akar keluar karena perputaran gizi (fruktosa) dan auksin (hormon tumbuh yang mendorong keluarnya akar tunggang) mengalir ke bawah melalui kulit kayu (phloem) dan terhalang di fragmen keratan sebelah atas sehingga pada keratan bagian atas ini penimbunan fruktosa dan hormon jadi meningkat dan berbentuk kalus yang berubah menjadi akar tumbuhan.
  10. Apabila akar sudah memenuhi media, hasil cangkokan dianggap bertelur. Daun pada cagak terlihat afiat. Cangkokan telah boleh dipotong maupun disapih dari induknya. Pemotongan cangkokan yang sudah tumbuh ini dilakukan dengan menggunakan gunting stek ataupun gergaji di dasar pernah cangkok.
  11. Setelah dipotong berpangkal induknya, sebagian patera dikurangi untuk menghindari penguapan yang berlebihan. Tetak 1/2-1/3 helai daun dari seluruh daun yang ada dengan gunting stek. Plastik pembungkus media dilepaskan. Sehabis itu cangkok disemaikan dalam polybag.
  12. Setelah pas besar, cangkokan bisa dipindah ke kebun.

Mandu Mencangkok Pohon dengan Media Kantong Plastik

Teknik ini hampir seperti cara mencangkok tanaman konvensional. Bedanya, ki alat cangkok yang gunakan, merupakan cocopit (serbuk sabut kelapa) nan banyak tersedia di toko pertanaman atau sabut kelapa nan sudah lebih silam dimasukkan ke kantong plastik.

  1. Sabut kelapa dikupas atau dipisahkan dengan bagian kulit luarnya yang berkanjang. Yang digunakan hanya sabut kelapa minus kulitnya.
  2. Sabut kelapa direndam dalam air, minimum lama 1 ahad agar melunak sehingga mudah dipisah-pisahkan dan hilang tembolok zatnya karena zat tersebut bisa menghambat pembentukan akar susu tanaman.
  3. Sabut kelapa dijemur dan dipisahkan jamur-seratnya, maka sabut kelapa tersebut telah siap digunakan, atau sabut kerambil kita potong-potong lebih kecil.
  4. Ki alat, serbuk atau rajangan sabut kelambir ditaruh di palagan.
  5. Tambahkan hormon pertumbuhan atau vitamin, contoh Liquinox Start Gizi B-1 yang banyak dijual di toko pertanian dengan dosis 2 cc bagi 1 liter air.
  6. Media tadi dimasukkan ke kantong plastik ukuran ¼ kg bikin diameter mayat yang kecil dan ½ kg kerjakan diameter mayit yang makin besar (ukuran kantong plastik disesuaikan diameter bangkai yang akan dicangkok).
  7. Isikan alat angkut dan padatkan sampai ¾ plastik, kemudian tarik ujung kantong plastik dan ditalikan. Semenjak 2 kg ki alat akan dihasilkan 15-20 alat angkut dalam dompet plastik. Media internal saku plastik tersebut tahan sampai dengan 1 bulan.
  8. Cara penggunaan media tersebut tinggal mendodet atau merincik memanjang suatu sisi kantong plastik. Jihat sobekan tadi dimasukkan berbunga bagian asal luka bila posisi batang melintang maupun melelapkan. Pada posisi batang tegak bebas dimasukkan, kemudian diselubungkan secara merata ke keratan batang tanaman.
  9. Lebih lanjut diikat agar media puas posisi yang sopan.

Hal-Kejadian yang Terbiasa Diperhatikan Ketika Mencangkok

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan pada kegiatan transplantasi, yaitu;

  • Pencangkokan kiranya dilakukan lega musim hujan sehingga akan mendukung menjaga kelembapan media hingga berakar.
  • Pengambilan cangkok dilakukan setelah cangkok berumur 2-3 rembulan. Pemotongan cangkok menggunakan gergaji, kemudian diturunkan secara hati-lever. Ki memasukkan yang terlalu panjang dipotong sebagian dan daunnya dikurangi buat mencegah terjadinya evaporasi yang terlalu lautan.
  • Cangkok yang mutakadim dipisahkan dari tanaman induknya segera ditanam (adaptasi) pada wahana campuran tanah dengan kompo atau baja kandang (3:1). Kegiatan ini dilakukan di persemaian nan diberi naungan dengan intensitas cahaya lebih bermula 50 persen. Pemeliharaan cangkok di persemaian dilakukan sampai bibit siap ditanam di pelan. Rata-rata setelah tiga bulan, cangkok telah memiliki perakaran yanag kompak dan siap dipindahkan ke lapangan.
  • Pembuatan menanamkan lega suatu pohon lain bisa dilakukan n domestik jumlah banyak karena akan mengganggu atau negatif pohon tersebut.

Disadur berpangkal:Merdeka.com (Katib: Edelweis Lararenjana. Published: 14/5/2020)

Source: https://www.bola.com/ragam/read/4434777/cara-mencangkok-tanaman-dengan-praktis-mudah-dan-benar

Posted by: holymayhem.com