Teknologi Persemaian Tanaman Sayuran Pekarangan

BUDIDAYA SAYURAN DI LAHAN Pekarangan

Oleh : Yayuk Sri Rahayu, SP

BPP WONOSARI

Pancaragam tanaman sayur juga bisa menambah asri jerambah apartemen.  Aneka jenis sayuran yang rata-rata ditanam di area sawah, ternyata kembali ditanam di pekarangan. Menanam aneka sayur tidak pun harus dilakukan di kapling yang luas apalagi bisa dilakukan di lorong-lorong jalan. Bukan doang di provinsi pedesaan, daerah perkotaan pun dapat.

Menyelamatkan sayuran di pekarangan kondominium memberi manfaat ganda.  Selain untuk menyair flat dan menambah segar suasana, sayur nan ditanam tentu sahaja bisa mencukupi kebutuhan pangan. Bahkan sekiranya penuaian melimpah, boleh dijual alias dibagikan ke jiran.  Jadi bisa menambah pendapatan keluarga.

Sayur atau buah organik sudah lalu pasti makin sehat. Pasalnya, sayur atau biji pelir organik bukan menunggangi pupuk atau racun hama kimia. Kalau pun menggunakan serat, tentu pupuk tersebut berwatak organik pula.

Pemilihan Jenis Tanaman

Bayam, kangkung, pakcoi, caisim, pakcoy, tomat, dan lombok adalah beberapa varietas tanaman yang boleh Agromate tanam secara organik. Selain biasa dikonsumsi oleh keluarga, jenis-jenis pohon tadi relatif paling mudah ditanam dan didapat benihnya.

Penyemaian

Agromate mutakadim menentukan jenis sayuran yang akan ditanam? Kini saatnya mengamalkan penyemaian. Sampai-sampai dulu, persiapkan benih sayuran yang dipilih, wadah semai—boleh berupa tray semai, polybag, kardus medan susu, atau botol ajang air mineral—dan sarana semaian secukupnya. Semua objek dan peralatan ini bisa Agromate dapatkan di toko pertanian ataupun secara online.

Sebelum menyemai, pastikan sperma sayuran yang akan ditanam tidak kadaluarsa, ya, Agromate. Sementara itu, media semai nan digunakan bisa riil fusi tanah, batu halus, dan kompos dengan proporsi 1 : 1 : 1.

Sudahlah, berikut yakni tahapan penyemaian yang bisa Agromate lakukan.
?    Masukkan media semaian ke dalam tempat.
?    Buat tulisan atau alur menggunakan sumpit atau ujung tangan telunjuk.
?    Letakkan benih di dalam tulisan. Beri jarak antarbenih secukupnya kerjakan memudahkan proses pindah tanam.
?    Tutup kembali garitan dengan tanah tipis hingga merata. Lapisi permukaan persemaian menggunakan tisu.
?    Semprot tisu memperalat sprayer hingga lembap. Simpan persemaian di tempat yang ternaungi.

Setelah hari ke-4 atau ke-5, Agromate bisa menelanjangi tisu penutup persemaian. Jikalau mani telah berkecambah, pindahkan ke kancah yang terkena sinar syamsu langsung, tetapi tetap ternaungi.

Jangan lupa lakukan selalu menyemprotkan air secukupnya agar kondisi media semai gelojoh lempem. Seandainya sudah memiliki 4—6 helai daun, Agromate bisa segera menularkan bibit tumbuhan ke wadah yang lebih lautan maupun langsung ke tanah di halaman flat.

Pindah Tanam dan Pemeliharaan

Pada tahap ini, Agromate perlu menyiapkan kendaraan tanam dan ajang sebelum memindahkan tanaman. Media tanam yang digunakan rata-rata paduan kapling, humus atau jamur kandang, dan pasir atau sekam bakar dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Sedangkan gelanggang tanam dapat substansial apa saja. Nan terpenting, pastikan jenis gelanggang nan digunakan sesuai dengan keberagaman pokok kayu yang akan ditanam. Jika mengetanahkan sayuran daun, boleh menggunakan arena yang dangkal, seperti botol bekas air mineral atau panci bekas. Tentatif itu, jika menyelamatkan sayuran buah, sebaiknya menunggangi tempat yang dalam, seperti ember, baskom, pot, atau polybag ukuran 30.

Setelah semua siap, berikut cara mengimbit tanam yang kiranya dilakukan.
1.    Letakkan kerikil, styrofoam, atau pecahan batu merah di dasar wadah tanam.
2.    Masukkan alat angkut tanam ke dalam tempat sebatas terisi tiga perempat ajang.
3.    Bakal lubang tanam di paruh wadah sedalam 10 cm.
4.    Keluarkan bibit dari wadah semaian secara selektif. Usahakan media semai bukan pecah dan perakaran tak putus.
5.    Masukkan esensi ke korok tanam di wadah tanam, lalu timbun dengan media tanam.
6.    Guyur media tanam hingga terasa lembap. Letakkan wadah tanam tersebut di arena yang terkena sinar matahari langsung.

Untuk perawatan harian, Agromate bisa melakukan penyiraman 1—2 kali sehari lakukan menjaga humiditas media tanam. Ambil gulma nan bersemi di media tanam dan lakukan perabukan susulan memperalat humus atau rabuk kandang. Serat susulan dapat sekalian ditaburkan di media tanam.

Waktunya Memanen

Detik memanen yakni saat nan ditunggu-tunggu. Agar tanaman tak busuk, pastikan Agromate memanennya secara tepat. Biasanya, pemanenan sayuran daun relatif cukup mudah, yaitu langsung ambil hingga ke akarnya. Sementara itu, bagi sayuran buah layak petik biji pelir nan dihasilkan.

 bakal menerapkan prinsip memakamkan sayuran organik di pekarangan rumah biarpun lahan yang sira miliki terbatas.

Tegal yang tidak terlalu luas itu bisa menjadi tempat berarti untuk produksi sayur-sayuran, lho!

Berikut cara termudah mengebumikan sayuran organik nan bisa engkau praktikkan di rumah.

11 Mandu Menanam Sayuran Organik di Pekarangan Kondominium


  1. Persiapkan Tanah yang Baik

Semua tanaman akan memiliki hasil produksi yang baik bila ditanam puas tanah nan baik sekali lagi.

Buatlah tanah yang engandung banyak bulan-bulanan organik seperti, kompos, dan korban lainnya.


  1. Pilih Lahan yang Terkena Sorot Matahari

Mengebumikan sayuran secara organik lebih baiknya dilakukan pada kapling yang mendapat sinar matahari penuh.

Persil sayuran tersebut harus tersinari sekurang-kurangnya 6 – 10 jam sehari.


  1. Memintal Tanaman yang Tepat

Agar pokok kayu sayuran organik bertelur, lakukan penelitian untuk mengetahui spesies sayuran dan varietas mana yang paling tepat bagi ditanam pada pekarangan milikmu.

Pertimbangkan dari mulai julah cerah mentari yang diperlukan, pendirian merawat, setakat proses pertumbuhannya.

4. Tanam Sejumlah Rente

Proses pertumbuhan sayuran bergantung sreg sifat alam, dan penyerbukan nan dapat membantu mereka.

Ini adalah keseleo satu faktor kesuksesan prinsip mengebumikan sayuran organik di jerambah rumah.

Tanamlah sejumlah anakan di dalam alias dekat yojana sayuran lakukan menjemput tabuhan melakukan penyerbukan.

5. Gunakan Bibit Berkualitas

Cara menyelamatkan sayuran agar berhasil merupakan membeli bibit-bibit organik yang mutakadim bersertifikat tanpa menunggangi pestisida ataupun bahan ilmu pisah lainnya.

6. Buat Kompos dan Mulsa Seorang

Salah suatu hal terbaik cara menanam sayuran organik yang boleh sira bikin yaitu menyediakan banyak bahan organik sama dengan, kompos.

Pupuk hijau dapat kontributif tanah bikin mempertahankan kelembapan, ibarat gizi pokok kayu dan cacing serta mikroba yang bisa membantu mengedit tanah.

Sira boleh membuat tanah daun seorang dari bumbun campuran daun, rincihan rumput, dan sampah flat jenjang seperti, kulit telur, dan bubuk kopi.

7. Mengetahui Arah Angin

Rumahmu teragendakan wilayah yang memiliki angin nan kencang?

Kalau iya, sebaiknya perhatikan posisi tipar dan cobalah kerjakan membuat pertahanan seorang seperti…

…Membangun pagar pokok kayu, dinding, teralis, atau struktur lain agar efek angin kencang bukan mempengaruhi tanaman sayur kamu.

8. Pokok kayu Pembantu di Tipar Sayur

Mandu mengkombinasikan sayuran dengan tumbuhan ataupun sayuran lainnya boleh membantu meningkatkan hasil produksi.

Selain itu bisa mencegah serangga, meminimalisir kelainan, dan meningkatkan rasa sayuran.

9. Membangun Bedengan

Cara terbaik untuk kemenangan menanam sayuran organik adalah membangun sebuah bedengan.

Hal ini dapat menyediakan sayuran-sayuran yang kamu miliki tumbuh dan memanjangkan perian tanam secara signifikan.

Tanaman yang di tanam pada tempat tinggi akan menjadi suam di mulanya periode semi serta melicinkan ketika tahun panen tiba.

Hindari penggunaan kayu yang dirawat dengan alamat kimia.

10. Teknik Berkebun Vertikal

Gunakanlah teknik berladang secara vertikal bila ia punya kawasan kebun yang kecil.

Posisi ini dapat membantu memaksimalkan proses penghutanan sayuran nanti.

Keuntungan menyelamatkan sayuran dengan metode vertikal adalah meningkatkan persebaran, mencegah penyakit jamur, dan menjaga patera pohon serta sayuran dari petak.

11. Rotasikan Tanaman

Merotasi tanaman setahun sekali merupakan teknik masyarakat nan dilakukan para petani sayuran.

Mereka melakukan ini sebaiknya terhindar dari masalah hama, menipisnya tanah semenjak nutrisi, dan ki kesulitan lainnya.

Pertimbangkan bikin mengerjakan penanaman pendampingan mudahmudahan kebun kian sehat.

Perhatikan kebun kamu secara cermat sehingga hama dan penyakit lainnya langsung ditangani secara cepat.

Maka itu itu, sira bisa mendapatkan huma sayuran organik yang sehat dan hasil yang melimpah.

Pengendalian Wereng dan Penyakit

Sayuran Organik

Pengendalian Hama. Pengendalian hama boleh dilakukan secara fisik dengan cara gorok ataupun membuang hama yang terdapat pada pohon dan media tanam maupun dapat lagi secara kimiawi dengan insektisida nabati. Insektisida nabati telah banyak dijual di kios-kios pertanian. Apabila memungkinkan, pestisida nabati boleh dibuat koteng dengan menggunakan sumberdaya yang terwalak di pendiangan dan halaman. Contoh teknis pembuatan pestisida nabati merupakan perumpamaan berikut :

  • Ekstrak Patera Nimba, Tembakau, Brotowali

Sasaran-bahan : Daun mindi atau nimbi 100 g, sugi 2 g, brotowali 2 g, dan buah bengkudu 1 buah kg.

Mandu untuk :

  1. Semua bahan dihaluskan dengan cara ditumbuk, diblender atau dicacah secara terpisah,
  2. Tempatkan semua sasaran privat satu wadah, suntuk tambahkan air sebanyak 1 liter,
  3. Tutup rapat tempat, adv amat fermentasikan atau diamkan selama suatu minggu,
  4. Saring alamat pestisida memperalat kain renik, lalu siap digunakan,
  5. Sebelum digunakan, enceran pestisida nabati tersebut menggunakan air dengan skala 1:10 liter
  • Ekstak Daun Nangka belanda

Mangsa-bahan : Daun sirsak 10 makao, serai 1 batang, bawang ceria 1 siung, sabun gamit 2 g.

Cara membentuk :

  1. Daun nangka belanda, serai, dan daun kucai putih dihaluskan,
  2. Tambahkan 1 liter air, lalu simpan sepanjang 2 tahun,
  3. Ramping cairan,
  4. Untuk aplikasi, 1 liter cairan dicampur dengan 10-15 liter air,
  5. Larutkan siap diaplikasikan
  • Ekstrak Sirih dan Tembakau

Bahan-bahan : Daun serasa 10 lembar, daun mole 5 lembar maupun suatu buntang tembakau rokok, sabun cair colek seujung jari, air 1 lt.

Cara membuat :

  1. Daun serasa dan daun tembakau ditumbuk lumat,
  2. Bahan dicampur denga air dan diaduk sebatas rata,
  3. Sasaran didiamkan selama satu lilin batik,
  4. Saring larutan, kemudian encerkan (ditambah dengan 50-60 air),
  5. Enceran siap digunakan.

Pengendalian Penyakit. Pengendalian komplikasi bisa dilakukan dengan menyerahkan agensia hayati. Agensia hayati secara tekor sudah lalu berangkat tersedia di kios-kios pertanian. Apabila tidak tersaji agensia hayati, pengendalian ki kesulitan bisa dilakukan dengan cara memusnakan tanaman terserang sehingga tidak menulari tanaman lainnya. Bikin komplikasi virus yang penyebarannya diperantarai serangga, diantaranya kutu pucuk ataupun tungau daun, maka pengendalian dapat dilakukan dengan kaidah menyergap serangga vektor melintasi permintaan pestisida nabati.

Sayuran Non Organik

Untuk sayuran non organik, maka pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan menunggangi racun hama ilmu pisah (insektisida dan fungisida) sesuai pendirian dan dosis anjuran. Namun demikian, diingatkan bahwa aplikasi pestisida ilmu pisah sreg pohon pekarangan seharusnya dihindari karena besar resiko terhadap anggota keluarga, khususnya anak-anak. Sebaiknya dilakukan secara menanik dan era-dikatif.

Source: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/98821/Budidaya-Sayuran-Di-Lahan-Pekarangan/

Posted by: holymayhem.com