Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Jagung

JAKARTA, KOMPAS.com – Di Indonesia, jagung menjadi barang penting karena banyak dimanfaatkan baik sebagai bahan rimba maupun piaraan sehingga banyak ditanam petani.

Budidaya tanaman jagung boleh memperoleh hasil maksimal apabila syarat tumbuhnya tersalurkan. Secara tersisa, milu akan bertaruk dengan baik kalau ditanam pada kawasan subtropis atau tropis nan memiliki ketekunan cahaya surya minimal delapan jam per hari.

Baca juga: 3 Manfaat Air Rebusan Milu kerjakan Tanaman

Untuk ketinggian tempat, sebaiknya milu ditanam pada kapling dengan ketinggian 1000-1800 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan kebesaran optimum 50-600 mdpl.

Selain itu, alat angkut tanam yang digunakan harus memiliki unsur hara eksemplar seharusnya pertumbuhan dan produktivitasnya optimal.

Dilansir berpangkalCybex Kementerian Pertanian, Senin (1/8/2022), berikut langkah-ancang budidaya tanaman jagung yang wajib dipahami.

Baca juga: Tulis, Ini Cara Menyelamatkan Jagung Manis agar Berbuah Besar dan Bebas Hama

Memilih benih jagung terbaik

Ilustrasi benih jagung
Galangan. Pexels/ Pixabay
Ilustrasi benih milu

Cara menguburkan jagung diawali dengan memilih sperma terbaik. Momen ini, mutakadim banyak beredar jauhar jagung yang siap tanam.

Akan tetapi, pastikan benih yang digunakan ialah benih bersertifikat yang kualitasnya terjaga. Selain membeli semen berkualitas, Kamu juga perlu melakukan perlakuan pada semen tersebut.

Semen harus terlebih terlampau dilapisi fungisida sebelum ditanam cak bagi mencegah penyebaran patogen tular mani.

Baca lagi: Simak, Ini Prinsip Memintal Benih Lombok nan Berkualitas

Perhatikan tahun dan cara olah lahannya

Jika kondis musim sedang normal, budidaya pohon milu bisa dilakukan antara Mei-Juni karena selama periode itu keseriusan hujan angin sudah berkurang.

Setelah mengerti waktu tanam nan tepat, Ia bisa mulai mengolahan lahan nan akan digunakan bagi menanam jagung.

Sebelum ditanam, lahan sebaiknya diberi rabuk kandang, bokashi, ataupun kompos sebanyak 10-20 ton tiap-tiap hektare dan disemprot dengan GDM Black Superior sebanyak lima kilogram kg per hektare.

Tujuannya, mempercepat remediasi lahan dari residu pupuk maupun racun hama kimia serta membentuk lahan lebih gembur dan subur.

Lima hari sebelum tanam, tanah dapat diolah dengan kaidah dibajak. Persil dibajak dengan kedalaman 20-30 cm agar struktur tanah gembur, adanya oksigen dalam lahan, meninggi aerasi tanah, dan mempermudah akar tanaman menyerap unsur hara dalam tanah.


Baca juga: Pilihan Cendawan bagi Milu agar Buahnya Lautan

Atur jarak tanam dan mulai memakamkan

ilustrasi menanam benih jagung manis
RODNAE Productions
ilustrasi menanam sperma milu manis

Setelah petak diolah, kerjakan bedengan. Bogok bedengan kebanyakan 100 sentimeter (cm) dengan jarak antarbedengan 50 sentimeter.

Di bedengan itulah, semen jagung akan ditanam. Biasanya, mani ditanam dengan jarak 75 x 25 cm ataupun 75 x 20 cm.

Sehabis itu, buatlah lubang tanam dengan cara ditugal sedalam lima 10 sentimeter, dulu pemerolehan sperma pada lubang tanam tersebut dan tutup lubang tanam dengan bokashi.

Kemudian, semprotkan pupuk organik cair (POC) GDM pada gaung tanam agar pertumbuhan lebih cepat dan terlindungi dari serbuan organisme penggangu tanaman (OPT).

Baca kembali: 7 Mandu Menanam Kacang Hijau di Lahan Kering

Pemupukan

Persiapan selanjutnya kerumahtanggaan praktik budidaya pokok kayu jagung merupakan pemupukan. Anda boleh menggunakan POC GDM setiap 10 hari sekali dengan dosis dua gelar air mineral. Lakukan pemancaran disekitar tanaman dan area perakaran.

Selain itu, bisa memperalat cendawan kimia NPK dan pupuk rahim nitrogen momen jagung berumur 10, 21, dan 50 hari pasca- tanam (HST).

Baca juga: Pilihan Pupuk untuk Jagung mudah-mudahan Buahnya Besar

Lakukan pemeliharaan pokok kayu

Ada tiga pemeliharaan yang harus dilakukan dalam budidaya pohon jagung sebagai berikut.

  • Penyulaman

Mengganti tanaman yang mati alias sperma nan tidak bersemi dengan tumbuhan mentah. Dengan demikian, tidak ada lubang tanam nan nol dan hasil panennya lebih maksimal.

  • Penyiangan

Membersihkan gulma nan tumbuh di sekitar tumbuhan budidaya agar tumbuhan tumbuh baik.

  • Pembumbunan

Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama dengan penyiangan. Pembumbunan yaitu pendirian menutup akar tunjang dengan persil agar akar tetap abadi dan menggesakan pertumbuhan.

Baca kembali: Cara Mengendalian Wereng Penggerek Batang Milu yang Efektif

Penen dan setelah panen

Manfaat jagung untuk kesehatan mungkin belum terlalu diketahui secara luas, jika dibandingkan dengan sayuran populer lain, seperti sayuran berdaun hijau, brokoli, tomat, dan lainnya.
SHUTTERSTOCK/ZDRAVINJO
Kepentingan milu cak bagi kesehatan kali belum terlalu diketahui secara luas, sekiranya dibandingkan dengan sayuran terkenal bukan, seperti sayuran berdaun hijau, brokoli, tomat, dan lainnya.

Tumbuhan milu umumnya dapat dipanen saat umurnya 100 HST. Namun, musim penuaian bisa lebih cepat atau lama, terjemur dari tipe yang digunakan.

Jagung yang sudah siap penen, biasanya memiliki ciri-ciri seperti berikut:

  • Sudah memasuki kondisi matang fisiologis berumur 100-110 HST pada ceduk rendah dan tersampir varietasnya.
  • Kulit klobot sudah berubah corak menjadi coklat.
  • Surai milu sreg tongkol mengering dan berwarna hitam.
  • Populasi klobot kering hingga ke 90 persen.
  • Tekstur biji sudah persisten.
  • Terdapat bintik hitam di ujung biji jagung.

Kalau ciri-ciri di atas sudah nampak, segeralah berbuat pemanenan. Intern budidaya tanaman jagung, panen dilakukan dengan memetik tongkol jagung. Sesudah itu, jagung harus dikeringkan di bawah cahaya syamsu langsung.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Kabel “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://kaki langit.me/kompascomupdate, kemudian join. Sira harus install aplikasi Dawai terlebih dulu di ponsel.

Source: https://www.kompas.com/homey/read/2022/08/01/210000876/langkah-budidaya-tanaman-jagung-agar-berbuah-banyak?page=all

Posted by: holymayhem.com