Tanaman Langka Di Indonesia Beserta Cara Adaptasinya

Harimau Sumatra adalah keseleo suatu fauna rumit di Indonesia. Perigi: Flickr.com




Indonesia


merupakan negara nan berlimpah akan dunia tumbuhan dan faunanya. Jumlah spesies dunia tumbuhan dan hewan yang sudah ditemukan oleh penyelidik telah menyentuh beribu-ribu.


Melansir situs resmi yang dikelola oleh Kemkominfo, jumlah spesies dunia tumbuhan atau tumbuhan di Indonesia mencapai sekitar 6.000 spesies. Tumbuhan, perdu, rumput, bahkan parasit, dan tanaman anggrek, merupakan keberagaman terbesar penyebarannya.


Sedangkan jumlah fauna di Indonesia terhitung lebih berpunca 207.100 spesies. Jumlah tersebut terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain:


  • Mammalia (hewan menyusui) berjumlah lebih dari 500 jenis


  • Pisces (ikan) lebih berpunca 4.000 jenis


  • Aves (burung) lebih dari 1.600 macam


  • Reptilia dan Amphibi lebih dari 1.000 jenis


  • Insecta (serangga) ada kian dari 200.000 jenis.


Meskipun memiliki mal flora dan fauna yang sejenis itu besarnya, Indonesia juga punya daftar binatang dan


tumbuhan langka


dan dilindungi.


Dikutip dari buku


Tanaman Terik Indonesia 50 Diversifikasi Pokok kayu Terancam Punah


yang diterbitkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), gengsi kelangkaan pokok kayu dan dabat berdasarkan kategori status yang diluncurkan oleh


International Union for Conservation of Nature.


Ada tiga kategori gengsi kelangkaan nan ditetapkan oleh IUCN Red List, merupakan tanggap (

critically endangered


ataupun


CR


), langsar (

endangered


atau EN), dan rawan (


vulnerable


maupun VU). Kategori tersebut dikerucutkan pula menjadi lima barometer, yakni:


Kriteria A = penerjunan ukuran populasi


Standar B = kisaran sebaran internal bentuk


extent of occurrence


(EOO) atau


area of occupancy


(AOO)


Barometer C = matra populasi kecil dan merentang terus menurun


Standar D = populasi nan lampau kecil dan sedikit


Kriteria E = analisis kuantitatif (pada kriteria ini berat digunakan karena membutuhkan software tertentu)

Dompet semar yakni salah satu tumbuhan pelik di Indonesia. Mata air: Pixabay.com


Dabat dan Tumbuhan Sulit di Indonesia


Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia merilis total fauna dan tumbuhan langka di Indonesia dalam Qanun Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua atas Qanun Menteri Lingkungan Roh dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis


pohon



dan satwa yang dilindungi.


Terdapat 904 kuantitas tumbuhan dan satwa langka yang dilindungi oleh negara dengan rincian 787 spesies satwa dan 117 jenis tumbuhan. Berikut adalah 5 tumbuhan dan


hewan sulit


di Indonesia nan harus dilindungi dan dilestarikan.

Bunga Edelweis ialah salah satu tanaman langka di Indonesia. Mata air: Flickr.com



5 Pokok kayu langka di Indonesia


Kantong semar merupakan pokok kayu yang punya jumlah macam terbanyak di Indonesia. Sebanyak 59 spesies kantong semar telah dinyatakan seumpama tumbuhan susah dan dilindungi.


Siapa sangkil anggrek merupakan tanaman yang memiliki jumlah macam langka terbanyak kedua setelah kantong semar. Kerumahtanggaan daftar nan dirilis departemen, terdapat 28 spesies anggrek yang masuk intern daftar tumbuhan runyam dan dilindungi.


Tanaman Rafflesia nan paling terkenal yaitu diversifikasi


Rafflesia arnoldi

. Lain cuma itu, terdapat 13 spesies pokok kayu Rafflesia yang dinyatakan langka.


Di antaranya adalah rafflesia raksasa, rafflesia bengkulu, rafflesia gadut, tindawan biring, rafflesia lawang, rafflesia Meyer, rafflesia mulut kecil, rafflesia Prise

, Rafflesia rochussenii, Rafflesia pemilik-mudae, Rafflesia zollingeriana, Rafflesia patma dan Rafflesia talas cina

.


Bunga Bangkai Raksasa merupakan salah satu tumbuhan rumpil yang naik daun dengan nama latin


Amorphophallus titanum.


Jumlah keseluruham bunga bangkai nan ada di Indonesia boleh dihitung deriji. Total hanya ada 25 jenis yang tersebar di bilang wilayah Persil Air. Suka-suka 8 jenis di Sumatra, 6 di Jawa, 3 di Kalimantan dan 1 di Sulawasi.


Bunga Edelweis atau legal disebut dengan


Anaphalis javanica


kini hanya bisa ditemui di daerah Giri Papandayan, Ancala Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Rinjani.

Burung Cendrawasih merupakan salah satu hewan langka di Indonesia. Sumber: Flickr.com



5 Satwa pelik di Indonesia


Harimau Sumatra memiliki nama latin


Panthera tigris sumatrae.


Dikutip dari


World Wide Fund for Nature,


besaran populasi Harimau Sumatra saat ini hanya terbelakang 400 Ekor.


Burung Cendrawasih naik daun dengan corak bulu-bulunya yang sangat indah. Dikutip dari situs


Inventarisasi dan Identifikasi Populasi Sepah raja


di Kawasan Konservasi CA. Waigeo Barat, perhitungan populasi semenjak Cenderawasih Merah (


Paradisaea rubra

) adalah sekitar 279 ekor dan Cenderawasih Gundul (

Cicinnurus respublica

) dengan total 68 ekor.


Warak Bercula satu dikenal dengan nama latin


Rhinoceros sondaicus

. Kuantitas badak gajah saat ini di di Taman Nasional Ujung Kulon [TNUK] teragendakan ada 74 ekor. Badak dewasa sebanyak 59 ekor [32 nyali dan 27 betina], serta bunga sebanyak 15 ekor [8 dakar dan 7 betina].


Nama latin dari Nasar Jawa adalah


Nisaetus bartelsi.


Beralaskan data bermula KLHK, elang Jawa saat ini belaka berjumlah sekitar 300-500 ekor saja.


Komodo merupakan dabat yang tinggal terkenal di Indonesia. Sebab, mereka belaka tinggal di satu pulau yang bernama Pulau Komodo. Tera latinnya adalah


Varanus komodoensis.


Populasi komodo saat ini sekitar lebih berbunga 3.022 anak adam.

Source: https://kumparan.com/berita-hari-ini/hewan-dan-tumbuhan-langka-di-indonesia-yang-harus-dilindungi-1wDRUafx95K

Posted by: holymayhem.com