Tanaman Hias Daun Kuping Gajah Sepatu Dan Cara Memperbanyak

Home » » Bagaimana cara merawat dan memperbanyak Anthurium crystallinum atau telinga gajah?

sepantasnya sama aja dengan merawat anthurium jenis yang lain berlimpah jenmani,woe,hokery,bergundy

Pesona ketampanan daun dan anakan Anthurium yang gagah dan menjujut harus cinta terdidik seharusnya selalu indah untuk dipandang. Soal perawatannya, kedua variasi Anthurium ini tak beda jauh.

Tetapi beberapa pecintanya menganggap, Anthurium patera makin mudah perawatannya. Karena pada Anthuriun patera manah menentang tertuju pada kondisi dan kesehatan daun saja. Sedangkan Anthurium bunga perhatianya tidak hanya pada bunganya saja tapi juga daunnya.

Manager Oasis Sentul Nursery, Novilia Agustina mengatakan, perawatan Anthurium baik yang anakan dan yang daun harus memperhatikan ki alat tanamannya. Sebab media ini sangat penting buat jalan akar tunjang. “Jangan menggunakan kapling sebab akan mencantumkan akar sehingga akar tunjang musykil berkembang,” paparnya.

Akar yang tumbuh bagus akan terlihat dari kondisi pohon yang bagus. Seperti yang dikatakan Ahmad fauzi pemilik Jelajah Nursery Sawangan, alat angkut tanam dan pot harus memiliki sirkulasi yang bagus. Fungsinya, lakukan menghindarkan jamur yang seringkali mencacat akar.

Novi menambahkan, sebaiknya gunakan media yang disukai Anthurium yaitu yang porous berupa sintesis arang sekam dan paku cacah. Tujuannya seyogiannya akar-akar tunggang dari Anthurium ini mudah untuk bersemi dan menyebar.

Selain itu persilihan media tanam ini diperlukan jika vas sudah lalu terlalu katai bagi pertumbuhan akar. Pindahkan tanaman beserta medianya ke pot yang baru dan kemudian tambahkan media yunior hingga menetapi pot.

Perhatikan Penaruhan

Menurut Saya, di standard aslinya Anthurium berada di tempat-tempat yang ternaungi tumbuhan-tumbuhan lautan dan tetapi kontol sinar rawi sedikit. Maka bekas nan teduh seperti di beranda flat, teras belakang rumah maupun di ruangan keluarga menjadi tempat yang cocok untuk Anthurium.

“Daun Anthurium akan berubah masak, istilahnya gosong sekiranya tertular kirana syamsu secara terus menerus dalam waktu lama,”

Ketampanan anthurium yang ditempatkan di taman apartemen hendaknya berdekatan dengan tumbuhan raksasa yang bisa menaunginya atau takdirnya tidak cak semau gunakan parenet cukup 75% saja. Untuk pohon yang berada di dalam rumah, suka-suka baiknya setiap 1—2 minggu sekali di lempar pada pagi hari sekitar 15 menit agar terkena sinar syamsu langsung.

“Penyiraman bisa dilakukan sehari sekali. Jika cuaca panas boleh dua mungkin, pagi dan burit,” uarai Novi. Jika media tanamnya masih basah, hendaknya pendirusan dilakukan 2 hari sekali. Padahal untuk pohon yang berada di teras rumah menurut Fauzi sebaiknya selalu diputar posisinya sehingga pohon bisa bertunas seimbang.

Sebaiknya daunnya tetap indah, bunga yang muncul pada Anthurium patera lazimnya sengaja dibuang jika tidak untuk keperluan sari. Cuma sebaliknya terhadap Anthurium anakan.

Untuk pemilik Anthurium daun, Novi menyarankan, agar terbantah mengkilap, daunnya bisa dibersihkan dengan memperalat susu. Caranya, bersihkan daun dengan air, lalu olesi maupun semprotkan hancuran susu tersebut ke daun dan kemudian patera dilap setakat cengkar. Namun car aini bukan terbiasa dilakukan tiap hari lantaran dapat mengikir berapa saduran yang dibutuhkan daun agar kaprikornus keras.

Keayuan struktur patera dan bunganya juga tidak terlepas dari cara pemupukannya. Pupuk diberikan sesuai dengan kebutuhan. “Gunakan pupuk NPK seimbang secara rutin dengan dosis boncel alias 2 gram per liter air,”

Larutkan pupuk dalam air dan disiramkan ke tumbuhan dan jangan sampai adapun daunnya. Sementara Saya menyarankan menggunakan kawul slow realease. Penggunaannya pun tidak banyak dan cukup diberikan sekali dalam 3 bulan.

klikhttp://sekargarden.multiply.com/journal/…

jika memperbanyaknya bisa dengan nilai atau dengan rajang anakan atau split.

TEKNIK Semai BIJI ANTHURIUM

1. Angka Anthurium baik itu nilai anthurium jenmani cobra , ponten jenmani mangkok, biji jenmani kol, hookeri, angka gelombang elektronik cinta, biji garuda merah berkualitas dihasilkan berasal buah matang teladan.

2. Kredit anthurium dikeringanginkan setelah dikelupas.

Cara I

1. Siapkan tray dan isi dengan media.

2. Semai satu biji anthurium perlobang lalu tutup dengan media sintesis pakis, sekam, bakar dan cocopeat.

3. Simpan wadah persemaian di temapt teduh lampau siram calon bibit anthurium setiap pagi dan magrib hari.

4. Pindahkan bibit anthurium ke pot soliter setelah berumur 2-3 bulan. Umumnya esensi anthurium jenmani cobra, bibit anthurium jenmani mangkok, sari anthurium jenmani kol, bibit hookeri super red, bibit anthurium garuda , konsentrat anthurium medalion kejora dan bibit anthurium superboom pron bila itu berdaun 2-3 helai.

Mandu II:

1. Kaidah mengipuk poin anthurium Siapkan styrofoam ukuran 30 x 50 cm dulu isi kendaraan pakis garang di fragmen bawah lalu pakis halus di atasnya. Semaian biji anthurium berjarak tanam 2 cm x 2 cm tanpa ditimbun lalu tutup dengan gelas.

2. Semprot ponten anthurium jenmani yang disemai tiap 2 mungkin sehari dengan membuka kaca intiha terlebih suntuk.

3. Empat periode kemudian biji anthurium jenmani berkecambah dan dipindah. Buat lubang sedalam 1 cm pada wadah baru lalu pemerolehan akar susu kecambah jenmani dan timbun.

4. Tiga hingga empat bulan kemudian bibit dipindah ke pot soliter.

Tip CARA Mengipuk (Semai) BIJI ANTHURIUM

Salutan jelly yang membukus biji anthurium berpotensi mendatangkan rabuk. Jika hal itu terjadi, kerusakan biji anthurium tidak bisa dihindari. Untuk mencegahnya suka-suka cara mudah. Setelah dipetik, pencet buahnya sehingga bijinya keluar kemudian berkubang dalam air. Selingkung 10 menit kemudian biji anthurium telah diselimuti jelly nektar. Cabut ponten anthurium dan keringkan di atas buku harian. Setelah tekun kering, kredit anthurium kemudian direndam lagi di air. Bila enggak terjaga jelly, benih sudah siap di semai.

Sphagnum moss

Sphagnum moss juga bisa digunakan sebagai media semai anthurium. Pemanfaatan moss sebagai media semaian memudahkan evakuasi anthurium dari persemaian. Tanaman mudah dicabut tanpa menimbulkan luka pada perakaran. Akibatnya proses aklimatisasi di lingkungan plonco makin mudah. Siapkan wadah plasti ukuran 20 cm x 30 cm atau 30 cm x 40 cm yang diisi belahan genting hingga 1/3-nya, sisanya (2/3) diisi dengan moss. Sehabis dipadatkan dan diratakan, buat lubang-lubang boncel sebagai tempat biji. Kredit ditutup tipis-tipis dengan serdak moss dan disiram dengan sprayer. Tutup fragmen atas persemaian dengan plasti bening. Sebulan kemudian poin anthurium mulai merecup dan tutup plastik bisa dilepas.

1. Pilih anthurium nan bonggolnya telah terbantah.

2. Cabut anthurium dari jambangan.

3. Basuh bersih batang dan akar seharusnya sosoknya terpandang jelas.

4. Gunakan pisau stinless steel drastis untuk menyelit bonggol. Pancung bonggol menjadi 4 penggalan dengan masing-masing potongan 1 cm.

5. Oleskan campuran fungisida dan hormon perangsang akar dibekas luka bonjol bagian paling atas yang berdaun. Dahulu keringanginkan. Oleskan paduan fungisida dan hormon perangsang tunas di bekas luka bonggol bawah.

6. Buang akar yang bersampingan di potongan tonggong bagian pangkal agar tunas dapat tumbuh leluasa. Tinggal keringanginkan.

7. Tanam potongan bonggol di pot beriasi sarana sintesis pakis, sekam bakar, dan cocopeat dengan rasio 3:1:1.

8. Curah tumbuhan memperalat sprayer keesokan harinya.

9. Selang 3-4 bulan, pohon sudah berdaun 3-4 dengan tingkatan tanaman 3-4 cm.

Uang 1 Hunjam BONGGOL

Kerjakan memacu pertumbuhan, maka bagian bawah bonggol diberi hormon tunas. Yang atas diberi hormon akar tunggang. Bonggol anthurium nan dipotong punya stok hara di bagian bawah. Moga gambol itu cepat menghasilkan tunas, rangsang dengan hormon tunas. Sementara itu bagian atas tonggong diolesi hormon akar untuk memberahikan munculnya banyak akar.

Persen 2 POTONG Tonjol

Saat menyela bonggol anthurium, usahakan daun konstan ikut di bonggol. Daunnya jangan dibuang seharusnya tetap berfotosintesis. Hindari pemotongan gambol detik daun masih kuncup karena ukurannya akan mengecil. Jadi, usahakan patera mutakadim terbuka atau bertongkat sendok.

PERBANYAKAN DENGAN IRIS ANAKAN

1. Siapkan anthurium yang sudah punya anakan.

2. Pisahkan recup denga cara menyelang bonggolnya. Lebar rajangan sekitar 1 cm dari tepi daging tumbuh tempat recup tumbuh.

3. Olesi dengan hormon perangsang akar yang telah dicampur fungisida.

4. Tanam di media baru.

POTONG Bibit

1. Pilih bibit berumur 6-10 bulan, atau punya 6-8 lembar patera. Keluarkan dari wadah.

2. Siapkan pisau tajam dan kudus.

3. Tikam jendul itu, ketuat bagian atas maupun radiks harus mempunyai akar. Bila enggak, keduanya tak dapat tumbuh.

4. Siapkan arena yang sudah lalu diisi media.

5. Oleskan hormon akar dan fungisida ke jejas gambol babak atas.

6. Oleskan hormon tunas dan fungisida ke luka di kutil bagian bawah.

7. Tanam punuk dengan permukaan bonggol muncul di parasan media.

8. Tanam bagian atas seperti memakamkan tumbuhan baru.

9. Selepas 4-6 bulan, Tiap-tiap anak adam tadi menghasilkan 3-4 lembar daun.

TIP Cucuk BONGGOL KECIL

Mmotong bonjol boncel berpangkal biji kira pelik karena mudah busuk. Ini karena batangnya sumir dan mamiliki rangkaian patera rapat. Karena itu sekiranya kepingin memotong,hindari menggunakan gunting agar mayit tidak tertekan. Gunakan pisau tajam, tipis, dan nirmala.

Source: https://generalknowledge13.blogspot.com/2012/04/bagaimana-cara-merawat-dan-memperbanyak.html

Posted by: holymayhem.com