Tanaman Hias Bunga Gloriosa Dan Cara Budidayanya

Tanaman gambas

Agrozine.id
– Apakah ia tahu tanaman ketola? Atau kamu sudah berencana cak bagi membudidayakannya? Nah, puas artikel bisa jadi ini, tim Agrozine.id akan memberikan siaran seputar pokok kayu ini hendaknya kamu lebih mengenal dan mengarifi acara budidaya nan baik dan benar. Simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Tanaman Gambas

Gambas atau biasa disebut oyong memiliki jenama latin (Luffa acutangula) nan masukke kerumahtanggaan famili Cucurbetaceae. Gambas merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari.

Biasanya gambas dikonsumsi biji zakar muda, pucuk patera muda, dan bakal bunganya. Selain untuk sayuran, buah ketola yang sudah tua akan menghasilkan spons dan poin. Spons gambas majuh digunakan sebagai pembersih badan maupun bilasan peralatan di dapur.

Ketola merupakan tanaman yang bersumber adari India, namun ketika ini mutakadim dibudidayakan di berbagai negara begitu juga Amerika Serikat, Cina, Filipina, tambahan pula di Indonesia.

Ciri-ciri morfologi pohon oyong yaitu memiliki akar tunggang dan akar lateral. Batangnya berbentuk persegi dan terdapat rambut berangasan di permukaannya. Arah pertumbuhan batang gambas merupakan vertikal dengan dibantu makanya batang julai sebagai batang pemanjat.

Gambas memiliki daun solo dan tak n kepunyaan daun penumpu (stipula). Bentuk daun bulat, rataan patera kasar terwalak bulu-bulu. Oyong juga punya bunga khas nan muncul di katek daun dengna mahkota bunga bercelup kuning.

Gambas memiliki buah berwarna baru, berbentuk lonjong, satah bermuka, panjang biji zakar sekitar 20-30 cm. Di dalam buah terletak biji. Momen masih muda bijinya berwarna putih, dan kemudian akan menjadi hitam ketika sudah tua.

15 Manfaat Sayur Gambas (Oyong) Bagi Kesehatan | HonestDocs

Cara Budidaya Tumbuhan Oyong

1. Syarat tumbuh

Gambas boleh tumbuh subur baik di dataran tangga alias di lembang cacat dengan syarat kebutuh air tercukupi. Lingkungan yang baik lakukan bertaruk kembang gambas merupakan daerah dengan suhu antara 18 -25 derajat celcius dan tingkat kelembaban udara pada angka 50-60 persen. Tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan segala jenis tanah.

2. Persiapan benih

Kamu dapat mendapatkan benih di toko pertanaman. Maupun kamu bisa mengerjakan pembuahan sendiri dengan cara yaitu

  • Cari biji pelir gambas tua yang berwarna coklat berida, cengkar dan bijinya berwarna hitam.
  • Buang kredit dari buah-buahnya dan kemudian dikeringkan dalam kadar air bijinya cuma 8%
  • Sehabis pengeringan, biji disimpan di panggung nan berpasangan dengan diberi abu sekam.

3. Persiapan petak

  • Lakukan penggemburan kapling lahan dengan pendirian dibajak ataupun di cangkul sedalam 20 cm – 30cm
  • Selanjutnya, buat bedengan dengan dimensi lebar sekitar 1 meter, tinggi sekitar 20 cm – 30 cm, dan panjang menyesuaikan lahan tanam. Jarak antar bedengan selingkung 2,5 meter
  • Seandainya sudah, untuk pengapuran dengan dolomit atau kapur pertanian
  • Silam, bikin pemupukan dengan menggunakan serabut dasar dan diamkan sepanjang 1 setakat 2 minggu


Baca Pula :

Kaidah Budidaya Tanaman Brokoli Air

4. Penanaman

Setelah petak dan sperma disiapkan, lebih jauh lakukan penghutanan. Penanaman bisa kita berangkat berpokok proses penyerbukan maupun mengetanahkan langsung esensi yang telah siap tanam. Benih nan akan ditanam pertama-tama harus dikecambahkan dengan cara:

  • Kulit benih pada bagian tunas bertaruk diretakkan
  • Kemudian, rendam jauhar kerumahtanggaan air pesam selama 10 jam dan tambahkan ZPT
  • Tiriskan dan bungkus dengan kain lembab
  • Jika sudah tumbuh dan memiliki 3-5 patera, bibit dapat ditanam di area penghutanan yang sudah disiapkan sebelumnya
  • Tanam suatu bibit lega setiap lubang tanam


Baca Sekali lagi :

Mengenal Monstera Adansonii, si Janda Bolong

5. Pemeliharaan

  • Penyulaman dilakukan saat tanaman gambas berumur 7 perian, caranya ialah dengan mengganti bibit nan sirep maupun tidak tumbuh optimal dengan bibit baru
  • Penyiangan dilakukan saat berusia 3-4 ahad dengan prinsip membinasakan gulma atau pohon pengganggu lainnya
  • Fertilisasi dilakukan detik pokok kayu berumur 10 masa sehabis masa tanam dan selanjutnya dilakukan seminggu sekali. Pemupukan menggunakan pupuk organik atau dengan pupuk NPK, ZA, TSP, KCl sesuai dosis
  • Pemberian lanjaran berpunca buluh yang berukuran 2 m dengan kemuliaan 1,5 m cak bagi melilitkan tanaman oyong.


Baca Juga :

Keunggulan Budidaya Lele Sistem Bioflok

6. Pemanenan

Gambas sudah dapat dipanen setelah pokok kayu berumur selingkung 2-3 bulan setelah masa tanam. Ciri gambas yang siap pengetaman yaitu berukuran selingkung 20 cm, bercelup hijau. Panen ketola harus dilakukantepat periode, karena kalau terlalu tua maka biji pelir akan berserat.


Baca Juga :
Gaya Pokok kayu Hias 2021

Demikianlah informasi tentang tumbuhan gambas dan pendirian budidayanya. Semoga informasi pada artikel ini bisa memberi pengetahuan sira akan halnya tanaman gambus ya. (ran)

Source: https://agrozine.id/mengenal-tanaman-gambas-dan-cara-budidaya/

Posted by: holymayhem.com