Tanaman Hias Bunga Cara Budidaya

Relief di candi Borobudur menampilkan petani sedang membajak sawah dengan ditarik kerbau

Budidaya pari di Banyumas, Jawa Perdua.

Perkebunan di Indonesia
ialah salah suatu sektor resep perekonomian Indonesia. Meskipun kontribusi sektor pertanian terhadap produk lokal bruto nasional sudah lalu menurun secara berharga n domestik sekeping abad bungsu, ketika ini sektor pertanian masih menyerahkan pendapatan lakukan sebagian besar kondominium tangga Indonesia. Sreg tahun 2013, sektor pertanian menyumbang 14,43 uang dari PDB nasional, rendah mengalami penurunan dibandingkan satu dekade sebelumnya (2003) yang mencapai 15,19 persen.[1]
Sreg hari 2012, sektor ini menyempatkan lapangan kerja cak bagi selingkung 49 juta basyar Indonesia, yang mengoper 41 persen dari total angkatan kerja di negara ini.[2]

Sekarang sekitar 30 persen lahan Indonesia digunakan kerjakan pertanian. Sektor pertanaman Indonesia ditinjau dan diatur maka dari itu Kementerian Pertanian Republik Indonesia.[3]

Umumnya, sektor pertanian di Indonesia terdiri dari dua jenis berdasarkan skala masing-masing 1 meter:

  • Perkebunan raksasa baik kepunyaan negara ataupun perusahaan swasta
  • Produksi petani katai, galibnya apartemen tingkatan nan melakukan pertanian tradisional.

Perkebunan besar condong fokus pada komoditas ekspor; seperti patra sawit dan karet, temporer petambak skala kecil titik api pada dagangan hortikultura untuk memasok konsumsi makanan masyarakat lokal dan regional, seperti beras, kedelai, milu, biji pelir-buahan dan sayuran.[2]

Indonesia terdapat di area tropis sehingga mengalami hujan angin lebat dan cahaya matahari hampir selama masa, nan yaitu elemen berjasa kerjakan pertanian. Sebagian segara produk pertanian global dapat hidup di Indonesia.[4]
Negara ini memiliki persil subur nan melembak. Indonesia ialah pereka cipta terdepan berpokok berbagai barang pertanian tropis. Komoditas persawahan penting di Indonesia meliputi minyak sawit, karet alam, kakao, kopi, teh, ubi, beras dan rempah-rempah tropis.[2]

Waktu ini Indonesia adalah penghasil terbesar di dunia terbit minyak sawit,[5]
cengkih,[6]
dan kayu manis,[7]
penghasil terbesar kedua dari pala,[8]
karet alam,[9]
[10]
singkong,[11]
vanili,[12]
dan minyak kerambil,[13]
penggubah terbesar ketiga dari beras[14]
dan kakao,[15]
penghasil arsip keempat terbesar,[16]
pereka cipta sisik terbesar kelima,[17]
dan pereka cipta teh terbesar keenam.[18]

Bentuk – Gambar Pertanian di Indonesia

[sunting
|
sunting sumur]

Sawah

[sunting
|
sunting sumber]

Sawah adalah suatu gambar pertanian yang dilakukan di lahan basah dan memerlukan banyak air baik sawah irigasi, sawah lebak, sawah tadah hujan abu maupun sawah pasang surut. Yang pada masa saat ini sudah lalu damping punah[19]

Tegalan

[sunting
|
sunting sumur]

Tegalan adalah satu daerah dengan lahan gersang yang bergantung pada pengairan air hujan, ditanami tanaman musiman atau tahunan dan terpisah pecah lingkungan privat sekitar rumah.
[butuh rujukan]

Lahan tegalan tanahnya sulit bagi dibuat tali air irigasi karena permukaan nan tidak rata.
[titit rujukan]

Pada saat tahun kemarau lahan tegalan akan kersang dan rumit bakal ditubuhi pohon pertanian.
[butuh rujukan]

Pelataran

[sunting
|
sunting sendang]

Pekarangan merupakan suatu lahan yang berada di lingkungan dalam kondominium (biasanya dipagari dan masuk ke wilayah rumah) nan dimanfaatkan bagi ditanami tanaman pertanian.
[butuh rujukan]

Hasil – Hasil Pertanian di Indonesia

[sunting
|
sunting sumber]


Agave (Sisal)

[sunting
|
sunting sumber]

Agave merupakan tanaman hias yang mempunyai warna daun mentah akil balig bercampur dengan alur menyerupai pita dan bersisik mirip. Tanaman ini ditemukan pada abad 20.
[butuh rujukan]

Daerah – daerah perakit agave adalah:

  1. Bukittinggi: Sumatra Barat
    [kontol rujukan]
  2. Deli Serdang: Sumatra Paksina
    [butuh rujukan]

    [20]
  3. Kediri: Jawa Timur
    [pelir rujukan]
  4. Malang: Jawa Timur
    [titit rujukan]
  5. Minahasa: Sulawesi Utara
    [kontol rujukan]
  6. Mojokerto: Jawa Timur
    [butuh rujukan]
  7. Pontianak: Kalimantan Barat
    [butuh rujukan]

Agave kebanyakan digunakan laksana bulan-bulanan pembuat tali.[21]
Pabrik sutra agave terdapat di Limbung Siantar, Sumatra Utara.
[kontol rujukan]

Alpukat

[sunting
|
sunting sendang]

Avokad (Persea Americana) merupakan buah yang memiliki banyak manfaat dan maslahat bagi khalayak.[22]
Makanan gizi dalam 100 gr buah alpukat adalah 20 mg fosfor, 10 mg zat kapur, 0,9 mg zat ferum, 189 mikrogram betakaroten dan 13 g zat makanan C
[23].

Daerah penggubah alpukat terbanyak terdapat di daerah Jawa Timur (175.735 ton), Jawa Barat (104.665 ton), Jawa Paruh (73.933 ton), Sumatera Barat (69.787 ton), Sumatera Selatan (36.343 ton), Aceh (20.609 ton), NTB (19.260 ton), Lampung (17.304 ton), dan NTT (13.870 ton).[24]

Kucai

[sunting
|
sunting sumber]

Bawang ahmar dan umbi lapis murni merupakan salah satu tanaman sayuran yang menjadi menu trik rapat persaudaraan lega semua jenis masakan dengan fungsi perumpamaan penyedap masakan dan maslahat bagi manusia.[25]
[26]
Area penghasil dasun banyak terdapat di daerah Kabupaten Brebes, Demak, Nganjuk, Bima dan Solok.[27]

Seorang wanita memeriksa gabah.

Beras

[sunting
|
sunting mata air]

Beras berasal mulai sejak tanaman antah. Padi adalah sumber bahan makanan pokok rakyat Indonesia, jadi tanaman ini mempunyai andil yang terlampau besar n domestik kehidupan.
[butuh rujukan]

Kewedanan – kewedanan penyusun beras dekat merata di seluruh kewedanan Nusantara, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatra.
[butuh rujukan]

Buncis

[sunting
|
sunting sumber]

Kacang Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) semenjak mulai sejak Amerika, sedangkan kacang buncis variasi tegak (kidney bean) atau polong jogo ialah tanaman asli lembah Tahuacan-Meksiko.
[butuh rujukan]

Penyebarluasan tanaman buncis dari Amerika ke Eropa dilakukan sejak abad 16.
[pelir rujukan]

Daerah daya penyebaran dimulai di Inggris (1594), menyebar ke negara-negara Eropa, Afrika, mencecah Indonesia.
[butuh rujukan]

Pembudidayaan tanaman buncis di Indonesia telah meluas ke berbagai area.
[butuh rujukan]

Tahun 1961-1967 luas areal penanaman buncis di Indonesia sekitar 3.200 hektare, tahun 1969-1970 seluas 20.000 hektare dan tahun 1991 mencapai 79.254 hektare dengan produksi 168.829 ton.
[butuh rujukan]

Peningkatan produksi buncis punya arti penting dalam merebeh pertambahan vitamin mahajana, bersama-sama berkapasitas guna bagi propaganda mempertahankan kesuburan dan produktivitas tanah.
[burung rujukan]

Bin buncis merupakan salah satu sumber protein nabati yang murah dan mudah dikembangkan.[28]
Distrik penggarap buncis banyak terdapat di daerah Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung.
[ceceh rujukan]

Cengkih

[sunting
|
sunting perigi]

Cengkih adalah rempah-rempah purbakala yang sudah dikenal dan digunakan beribu-ribu hari sebelum kristen.
[butuh rujukan]

Pohonnya merupakan pokok kayu lugu kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore), yang dahulu dikenal makanya para penjelajah sebagai Spice Islands. Menanam pohon cengkih momen koteng anak dilahirkan adalah adat istiadat penduduk safi Maluku.
[penis rujukan]

Secara serebral ada korespondensi antara pertumbuhan pohon cengkih dan anak tersebut sehingga pohon cengkih benar-benar dijaga dan dirawat oleh orang Maluku.
[butuh rujukan]

Lega abad pertengahan (sekitar 1600 Masehi) cengkih relasi menjadi salah satu rempah yang paling kecil popular dan mahal di Eropa, melebihi harga emas.
[butuh rujukan]

Daerah penghasil cengkih banyak terdapat di wilayah Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, NTT, Papua, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Selatan, dan DI Yogyakarta.[29]

Cokelat

[sunting
|
sunting sumber]

Cokelat berasal berpokok Amazon ataupun Orinoco, Amerika Selatan sangkil – duga 4000 tahun yang lalu.[30]
Kewedanan penghasil cokelat terbanyak terdapat di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, NTT, Papua, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan DI.Yogyakarta.[31]
Provinsi penyusun cokelat nan utama adalah Salatiga (Jawa Tengah).Cokelat banyak digunakan sebagai bahan minuman.[32]

Durian

[sunting
|
sunting mata air]

Durian (Bombaceae sp.) adalah pokok kayu buah nyata pohon.
[titit rujukan]

Sebutan durian diduga pecah dari istilah Jawi yakni dari pembukaan duri yang diberi akhiran -an sehingga menjadi durian.
[butuh rujukan]

Kata ini terutama dipergunakan bakal menyebut biji kemaluan nan kulitnya berduri radikal.
[burung rujukan]

Tumbuhan durian dari terbit hutan Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan yang berupa pokok kayu palsu.
[butuh rujukan]

Penyebaran durian ke arah Barat adalah ke Thailand, Birma, India dan Pakistan.
[penis rujukan]

Buah durian sudah dikenal di Asia Tenggara sejak abad 7 Kristen.
[butuh rujukan]

Nama enggak durian yakni
duren
(Jawa, Gayo),
duriang
(Manado),
dulian
(Toraja),
rulen
(Samar muka Timur).[33]
Durian penting lakukan mencegah erosi di kapling-lahan nan mengsol, batangnya ibarat bahan bangunan atau perkakas rumah tangga, bijinya punya lambung konsentrat patut tinggi, berpotensi laksana alternatif pengganti makanan (bisa dibuat bubur yang dicampur daging buahnya), kulit dipakai sebagai bahan duli kilir dengan cara dijemur sebatas kering dan dibakar sebatas mengabu.
[kontol rujukan]

Kawasan penyelenggara durian banyak terdapat di daerah Kalimantan Timur, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.
[titit rujukan]

Milu

[sunting
|
sunting sumber]

Banyak pendapat dan teori mengenai asal tanaman milu, tetapi secara umum para pandai sependapat bahwa milu berasal berpangkal Amerika Tengah ataupun Amerika Daksina.[34]
Jagung secara kuno terkait dekat dengan suku Indian, nan telah menjadikan jagung sebagai bahan makanan sejak 10.000 hari nan dulu). Milu nan telah direkayasa genetika pula sekarang ditanam sebagai pereka cipta target farmasi.
[butuh rujukan]

Daerah penghasil jagung hampir merata di seluruh wilayah Nusantara, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Lampung, NTB, Gorontalo, Sulawesi Kidul, Sumatera Daksina dan Sumatra Lor.[35]

Kacang Hijau

[sunting
|
sunting sendang]

Sebagai tembolok, tanaman nan diperkirakan bersumber dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka penganan kecil, bubur, hingga kolak. Kacang hijau dan kecambahnya memiliki manfaat mengasihkan nutrisi penting bikin tubuh, mengandung protein tinggi, kalsium, fosfor, zat makanan B2 (riboflavin). Kacang hijau banyak terdapat di daerah Kabupaten Pati, Grobogan, Demak, Gresik, Sidoarjo, Madura, Sumenep dan Sampang, Garut Cianjur, Sumbawa, Dompu, Jeneponto dan Takalar.[36]

Kacang Mede

[sunting
|
sunting mata air]

Polong mede berasal dari angka jambu mete (Anacardium Occidentale L).[37]
Jambu monyet ialah tanamnan buah kasatmata tumbuhan yang berpunca dari Brasil Tenggara.[37]
Pohon ini dibawa maka itu pelaut Portugis ke India 425 tahun yang lalu, kemudian memencar ke daerah tropis dan subtropis lainnya seperti Dahanam, Senegal, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Srilangka, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.[38]
Di antara sekian banyak negara pembuat, Vietnam, India, Pantai Gigi anjing, Filipina, Benin, Tanzania, Mali, GUinea Bissau, Brazil dan Indonesia ialah negara pemasok terdahulu jambu monyet dunia.[39]
Gajus tersebar di seluruh Nusantara dengan keunggulan farik-beda (di Sumatra Barat: jambu keluh/jambu monye, di Lampung dijuluki gayu, di daerah Jawa Barat dijuluki jambu mede, di Jawa Tengah dan Jawa Timur diberi merek jambu monyet, di Bali jambu jipang atau jambu dwipa, dan di Sulawesi Utara disebut buah yaki.[40]

Kacang tanah

[sunting
|
sunting perigi]

Kacang persil (
Arachis Hypogeae L.) yang cak semau di Indonesia semula berasal dari India dan Tiongkok.[41]Tanaman Kacang tanah bisa dimanfaatkan untuk perut ternak, madya bijinya dimanfaatkan misal sumur protein nabati, petro dan tak-lain.[42]Kawasan penghasil kacang lahan meliputi provinsi Jawa Tengah, D.I Yogyakarta dan Jawa Timur.[43]

Kapas

[sunting
|
sunting sumber]

Kapas adalah serat yang dihasilkan oleh tanaman kapas (Gossypium Hirsutum).[44]
Tanaman kapas ini memiliki banyak species diperkirakan berjumlah 30-40 species yang tersebar di seluruh belahan dunia bersumber kewedanan nan beriklim tropis hingga subtropis, sementara itu yang paling kecil banya digunakan untuk produksi pakaian adalah tanaman kapas jenis Gossypium Hirsutum yang tingkat penggunaanya mencapai 90 % dari produksi kapas di mayapada pohon ini juga termasuk pohon perdu (samun) karena tanaman ini nisbi kecil saja ada juga yang memiliki jalal hingga 3 meter bertambah.
[butuh rujukan]

Kapas dipintal menjadi makao kemudian benang di tenun menjadi kain rupanya ini sudah dilakukan oleh makhluk-orang zaman dahulu di India, Mesir dan china ratusan tahun sebelum masehi tenyata kapas yang telah diolah juga menjadi komoditas perdangangan yang sudah diperdagangkan tambahan pula sampai ke daerah mediterania. Wilayah – daerah produsen kapas, antara lain:

  1. Asembagus, Banyuputih, Jangkar dan Arjasa: Jawa Timur[45]
  2. Giri Selatan: DI Yogyakarta[46]
  3. Sumbawa, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Perdua dan Lombok Timur: NTB
    [47]
  4. Sumba Timur: NTT[48]
  5. Buleleng dan Karangasem: Bali
    [49]
  6. Wonogiri: Jawa Tengah[50]
  7. Bulukumba: Sulawesi Selatan[51]

Kelenteng

[sunting
|
sunting sendang]

Kapuk randu atau kapuk (Ceiba Pentandra) adalah pohon tropis yang tergolong ordo Malvales dan famili Malvaceae (sebelumnya dikelompokkan ke intern famili terpisah Bombacaceae), berasal dari adegan lor dari Amerika Kidul, Amerika Tengah dan Karibia, dan (bikin varitas C.
[pelir rujukan]

pentandra var. guineensis) berpangkal berasal arah barat Afrika). Introduksi “kapuk” atau “kapok” juga digunakan bagi menyebut kawul yang dihasilkan terbit bijinya.[52]
Pokok kayu ini juga dikenal ibarat kapas Jawa atau lasi Jawa, atau tanaman kapas-sutra. Juga disebut sebagai Ceiba, label genusnya, yang merupakan huruf angka suci dalam mitologi bangsa Khayali.[53]
Daerah kreator terup menghampari distrik Pati (Jawa Tengah),[54]
dan Jawa Timur.[55]

Karet

[sunting
|
sunting sumber]

Album cemping bermula ketika Christopher Columbus menemukan benua Amerika plong 1476.
[butuh rujukan]

Saat itu, Columbus tercengang melihat orang-orang Indian bertindak bola dengan menggunakan suatu bulan-bulanan nan dapat melantun bila dijatuhkan ke tanah).[56]
Bola tersebut terbuat berpangkal campuran akar tunggang, kayu, dan rumput yang dicampur dengan suatu bahan (lateks) kemudian dipanaskan diatas unggun dan dibulatkan sama dengan bola.
[butuh rujukan]

Tiras mempunyai arti terdepan dalam aspek kehidupan sosial ekonomi masyarakat indonesia, yaitu salah satu komoditas penghasil devisa negara, tempat persediaanya tanah lapang kerja untuk penduduk, dan sumber penghasilan bagi petani.

Daerah – daerah penggubah tiras adalah:

  1. Jenggala: DI Aceh
    [butuh rujukan]
  2. Asahan: Sumatra Lor
    [kalam rujukan]
  3. Banyumas: Jawa Tengah
    [butuh rujukan]
  4. Batang: Jawa Tengah
    [penis rujukan]
  5. Deli Serdang: Sumatra Utara
    [butuh rujukan]
  6. Gunung Kawi: Jawa Timur
    [butuh rujukan]
  7. Gunung Kelud: Jawa Timur
    [butuh rujukan]
  8. Indragiri: Riau
    [butuh rujukan]
  9. Kampar: Riau
    [pelir rujukan]
  10. Labuhan Batu: Sumatra Utara
    [ceceh rujukan]
  11. Langkat: Sumatra Utara
    [penis rujukan]
  12. Rangkaian gunung Meratus: Kalimantan Selatan
    [butuh rujukan]
  13. Priangan: Jawa Barat
    [burung rujukan]
  14. Simalungun: Sumatra Utara
    [butuh rujukan]
  15. Sukabumi: Jawa Barat
    [penis rujukan]
  16. Tanah Gayo: DI Aceh
    [penis rujukan]
  17. Tanah Kerinci: Jambi
    [kontol rujukan]
  18. Rejang dan Lebong: Sumatra Kidul
    [kontol rujukan]
  19. Tapanuli Daksina: Sumatra Utara
    [butuh rujukan]

16. Kayu Manis

Sebuah riset menemukan bahwa menambahkan tiang manis ke dalam rahim pencuci tuturan dapat menekan kadar gula bakat tanpa mendinginkan rasa manis.[57]
Para penyelidik pada Malmo University Hospital di Swedia menemukan bahwa dengan menambahkan satu sendok teh lebih kayu manis ke dalam semangkok pudding akan memangkalkan kadar gula darah.[58]
Kayu manis banyak terdapat di daerah Jambi, Sumatra Barat, dan DI Yogyakarta.[59]
[60]

17. Kedelai

Kedelai (Glycine Max) sudah dibudidayakan sejak 1500 tahun Sebelum Masehi dan hijau masuk Indonesia, terutama Jawa sekeliling tahun 1750.
[butuh rujukan]

Kedelai berfungsi laksana zat pembangun bagi raga, mengurangi gejala menopouse, mencegah osteoporosis, mencegah atherosclerosis, mencegah tumor ganas, menjarakkan kencing manis).[61]
Selain banyak dihasilkan di Bali, Jawa, dan Lombok, kedelai juga terdapat di daerah Lampung, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.[62]

18. Kelapa

Kelapa merupakan jenis tumbuhan dari keluarga
Arecaceae
dan suatu-satunya spesies intern genus
Cocos, pohonnya sampai ke kebesaran 30 m.
[kontol rujukan]

Kelambir adalah tanaman serba guna lakukan umum tropika.
[burung rujukan]

Semua bagiannya dapat dimanfaatkan orang, dari batang, buah dan daun semuanya dapat di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
[titit rujukan]

Daerah – kawasan penggarap nyiur, antara tak:

(1). Bone: Sulawesi Daksina
[butuh rujukan]

(2). Halmahera: Maluku
[kontol rujukan]

(3). Kepulauan Alor: NTT
[butuh rujukan]

(4). Gugusan pulau Solor: NTT
[zakar rujukan]

(5). Minahasa: Sulawesi Utara
[butuh rujukan]

(6). Pulau Kejar: Maluku
[butuh rujukan]

(7). Pulau Merembas: Maluku
[butuh rujukan]

(8). Sangihe Talaud: Sulawesi Utara
[ceceh rujukan]

Selain itu, kelapa banyak terwalak di Aceh, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua, Riau, Sulawesi Tenggara, Sumatra Selatan, dan DI Yogyakarta.
[butuh rujukan]

19. Kelapa Sawit

Kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia maka itu pemerintah Belanda pada waktu 1848, saat itu ada 4 batang bibit kerambil sawit nan dibawa dari Mamitius dan Amsterdam lalu ditanam di Kebun Raya Bogor.
[butuh rujukan]

Pada tahun 1911, kelapa sawit menginjak diusahakan dan dibudidayakan secara komersial). Perintis usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia yakni Adrien Hallet (orang Belgia). Daerah – daerah penghasil nyiur sawit:

(1). Asahan: Sumatra Utara
[butuh rujukan]

(2). Pulau Simelue: Aceh Barat
[pelir rujukan]

(3). Simalungun: Sumatra Utara
[butuh rujukan]

Selain itu, kerambil sawit banyak terletak di Kalimantan Timur dan Riau.
[butuh rujukan]

Kelapa sawit digunakan sebagai bahan penggarap sabun, mentega, parafin, dan lem timah.
[butuh rujukan]

Industri minyak kerambil sawit terdapat di Asahan, Sumatra Utara.
[zakar rujukan]

20. Kentang

Kentang pertama siapa mencapai daratan Eropa pada tahun 1500-an bersamaan dengan kesediaan kapal-kapal Spanyol semenjak Peru.
[zakar rujukan]

Saja momen didatangkan, kentang lambat sekali diterima masyarakat Eropa.
[butuh rujukan]

Kentang dilarang dimakan di Burgundy karena dianggap sebagai biang kelainan baras.
[butuh rujukan]

Di palagan enggak kentang berkat julukan yang buruk karena dituduh sebagai penyebab penyakit sipilis.
[zakar rujukan]

Sebatas tahun 1720-an, di Amerika masih terdapat pengapit bahwa ubi benggala dapat memperpendek umur yang mengkonsumsinya). Baru selepas kemerdekaan Amerika, ubi benggala lebih bisa masin lidah, dan saat ini telah menjadi salah satu alat pencernaan ki akal individu Amerika.
[kalam rujukan]

Distrik pembentuk kentang antara lain Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Maluku.
[butuh rujukan]

21. Singkong

Ubi merupakan pohon pangan nyata perdu dengan nama lain ubi kayu, singkong atau kasape.
[butuh rujukan]

Kaspe semenjak dari benua Amerika, tepatnya dari negara Brazil.
[butuh rujukan]

Penyebarannya dempet ke seluruh dunia, antara lain Afrika, Madagaskar, India, Tiongkok.
[kalam rujukan]

Ubi berkembang di negara-negara yang naik daun kawasan pertaniannya dan turut ke Indonesia pada tahun 1852.
[butuh rujukan]

Di Indonesia, ketela tumbuhan menjadi tembolok bahan jenggala gerendel setelah beras dan milu.
[butuh rujukan]

Manfaat daun ketela pohon misal alamat sayuran memiliki protein cukup tinggi ataupun buat keperluan yang lain seperti mana sasaran peminta-obatan.
[ceceh rujukan]

Kayunya dapat digunakan sebagai pagar kebun atau di desa-desa sayang digunakan perumpamaan kusen bakar untuk memasak.
[butuh rujukan]

Dengan kronologi teknologi, ubi dijadikan bahan asal pada industri makanan dan objek baku industri pakan.
[kalam rujukan]

Selain itu digunakan lagi sreg pabrik obat-obatan.
[butuh rujukan]

Daerah perakit ketela tanaman, terutama terdapat di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketela pohon pun terdapat di seluruh nusantara, seperti:

(1). Bali
[kontol rujukan]

(2). Bengkulu
[zakar rujukan]

(3). DKI Jakarta
[butuh rujukan]

(4). Jambi
[titit rujukan]

(5). Kalimantan Barat
[butuh rujukan]

(6). Kalimantan Kidul
[butuh rujukan]

(7). Lampung
[zakar rujukan]

(8). NTB
[butuh rujukan]

(9). Papua
[titit rujukan]

(10). Riau
[butuh rujukan]

(11). Sulawesi Tenggara
[butuh rujukan]

(12). Sumatra Barat
[butuh rujukan]

(13). Sumatra Selatan
[penis rujukan]

(14. Sumatra Lor
[kalam rujukan]

(15). DI Yogyakarta
[pelir rujukan]

22. Kina

Kina merupakan tanaman peminta berupa pokok kayu yang berpokok bermula Amerika Daksina di sepanjang rangkaian gunung Andes yang membentangi negeri Venezuela, Colombia, Equador, Peru sampai Bolivia.
[penis rujukan]

Kewedanan tersebut menghampari rimba-jenggala plong ketinggian 900-3.000 m dpl.
[butuh rujukan]

Bibit tanaman kina nan timbrung ke Indonesia perian 1852 berasal berpunca Bolivia, tetapi tanaman kina nan tumbuh berusul poin tersebut karenanya mati.
[butuh rujukan]

Pada periode 1854 sebanyak 500 bibit kina terbit Bolivia ditanam di Cibodas dan tumbuh 75 pohon yang terdiri atas 10 klon.
[butuh rujukan]

Kina banyak terdapat di daerah Lembang (Jawa Barat) dan lahan Kerinci (Sumatra Barat).
[kalam rujukan]

Jangat kina digunakan sebagai bahan pembuat obat antimalaria.
[butuh rujukan]

23. Inskripsi

Kopi mempunyai istilah yang farik-cedera.
[kontol rujukan]

Pada masyarakat Indonesia lebih karib dengan sebutan kopi, di Inggris dikenal coffee, Prancis menyebutnya cafe, Jerman menjulukinya kaffee, dalam bahasa Arab dinamakan quahwa).[63]
Memori akta diawali dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia yang menemukan pokok kayu kopi sewaktu ia menggembala, hingga menjadi minuman mengesankan para aristokrat di Eropa.
[butuh rujukan]

Apalagi oleh Bethoven menghitung sebanyak 60 angka salinan untuk setiap cangkir kopi yang cak hendak dinikmatinya. Wilayah – daerah penghasil dokumen, antara lain:

(1). Aceh: Aceh Perdua
[butuh rujukan]

(2). Besuki: Jawa Timur
[butuh rujukan]

(3). Bogor: Jawa Barat
[zakar rujukan]

(4). Bukit Barisan: Bengkulu
[butuh rujukan]

(5). Deli Serdang: Sumatra Paksina
[butuh rujukan]

(6). Kediri: Jawa Timur
[burung rujukan]

(7). Malang: Jawa Timur
[ceceh rujukan]

(8). Pegunungan Verbeek: Sulawesi Selatan
[butuh rujukan]

(9). Priangan: Jawa Barat
[butuh rujukan]

(10). Tapanuli: Sumatra Lor
[butuh rujukan]

Selain itu, inskripsi sekali lagi terletak di daerah Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, NTT, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Selatan, dan DI Yogyakarta.[64]

24. Lada

Tanaman cili (Piper Nigrum Linn) berasal dari daerah Ghat Barat, India.
[penis rujukan]

Demikian juga, tumbuhan cabai yang kini banyak ditanam di Indonesia ada probabilitas berasal dari India.
[butuh rujukan]

Sebab puas tahun 110 Sebelum Masehi – 600 Sebelum Serani banyak koloni Hindu yang menclok ke Jawa.
[titit rujukan]

Mereka itulah yang diperkirakan membawa bibit embalau ke Jawa.
[butuh rujukan]

Lega abad XVI, tanaman lada di Indonesia hijau diusahakan secara kecil-kecilan (Jawa).
[penis rujukan]

Tetapi pada abad XVIII, tanaman tersebut telah diusahakan secara besar -besaran (Anonim, 1980).
[butuh rujukan]

Daerah – daerah penghasil lada, antara lain DI Aceh, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timu, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatra Kidul, Sumatra Utara, dan DI Yogyakarta.
[butuh rujukan]

25. Pauh

Nama biji zakar mangga (Mangifera Indica) ini semenjak dari Malayalam manga.
[butuh rujukan]

Pengenalan ini diindonesiakan menjadi mangga; dan sreg pihak lain, introduksi ini dibawa ke Eropa oleh orang-hamba allah Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris) dan lain-lain. Nama ilmiahnya koteng mengandung arti: “(pokok kayu) yang berbuah mangga, berasal dari India”.
[butuh rujukan]

Pauh terutama ditanam bikin buahnya.
[butuh rujukan]

Buah nan matang umum dimakan dalam keadaan segak, sebagai buah kenap atau campuran es, kerumahtanggaan bentuk irisan alias diblender.
[kalam rujukan]

Biji kemaluan yang taruna kerapkali dirujak, atau dijajakan di riol perkembangan selepas dikupas, dibelah-belah dan dilengkapi bumbu garam dengan cabai.
[pelir rujukan]

Buah mangga juga diolah laksana manisan, rincihan buah kering, dikalengkan dan enggak-tak.
[burung rujukan]

Di pelbagai daerah di Indonesia, mangga (wreda atau muda) nan masam kerap dijadikan senyawa sambal atau masakan ikan dan daging.
[burung rujukan]

Biji mangga dapat dijadikan pakan peliharaan alias unggas; di India malah dijadikan bahan pangan pada periode paceklik.
[kontol rujukan]

Patera mudanya dilalap atau dijadikan sayuran.
[kalam rujukan]

Kayu mempelam cukup kuat, keras dan mudah dikerjakan; tetapi minus abadi untuk pemakaian di luar.
[butuh rujukan]

Kayu ini juga dapat dijadikan arang nan baik.
[butuh rujukan]

Daerah penyusun mempelam, antara enggak Kalimantan Selatan, Sulawesi Daksina, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Lor.
[butuh rujukan]

26.Pala

Pala (Myristica Fragan Haitt) merupakan tanaman buah kasatmata pohon panjang asli Indonesia, karena pokok kayu ini berasal berpangkal Banda dan Maluku.
[kontol rujukan]

Tanaman pala memencar ke Pulau Jawa, puas detik perjalanan Marcopollo ke Tiongkok yang melangkahi pulau Jawa pada musim 1271 setakat 1295 pembudidayaan pohon pala terus rembet sampai Sumatra.
[butuh rujukan]

Selain seumpama rempah-rempah, pala juga berfungsi sebagai tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak digunakan dalam industri pengalengan, minuman dan kosmetik.
[ceceh rujukan]

Daerah penghasil pala, antara tak Bengkulu, Maluku, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Paksina.
[butuh rujukan]

27. Rosella (Jute)

Pada tahun 1576 sendiri juru botani radiks Belanda bernama M. de L’Obel menemukan tanaman ini sreg halaman sebuah rumah di Pulau Jawa.
[titit rujukan]

Terserah nan berpendapat, Rosella bersumber berbunga India.
[burung rujukan]

Diduga tumbuhan ini dibawa oleh pedagang India momen datang ke Indonesia sekeliling abad ke-14.
[butuh rujukan]

Pelupuk anak uang rosela mengandung senderut organik, polisakarida, dan flavonoid yang bermanfaat mencegah penyakit tumor ganas, menuntaskan tekanan pembawaan, melancarkan peredaran darah, dan melancarkan buang air ki akbar.
[penis rujukan]

Rosela kembali digunakan sebagai bahan pelaksana karung. Daerah – daerah penggarap rosela, antara lain: (1). Kulon Progo: DI Yogyakarta
[butuh rujukan]

(2). Bibit: Jawa Tengah
[zakar rujukan]

(3). Semarang: Jawa Paruh
[kalam rujukan]

(4). Sleman: DI Yogyakarta
[titit rujukan]

(5). Surakarta: Jawa Paruh
[butuh rujukan]

28 Tebu

Tebu adalah tanaman yang ditanam untuk bahan sah sukrosa.
[butuh rujukan]

Tanaman ini hanya dapat tumbuh di area beriklim tropis.
[butuh rujukan]

Tanaman ini termasuk jenis jukut-rumputan. Umur pohon sejak ditanam sampai dapat dipanen mencapai kurang lebih 1 tahun). Distrik – wilayah penghasil tebu, antara lain Aceh Barat, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Lampung, dan DI Yogyakarta. Tebu dapat diselesaikan menjadi gula putih. Industri gula terletak di:

(1). Cot Girek: DI Aceh
[pelir rujukan]

(2). Madukismo: Jawa Tengah
[butuh rujukan]

(3). Mojokerto: Jawa Timur
[butuh rujukan]

29. Tembakau

Sugi (Tobacco) merupakan sejenis tanaman herbal.
[butuh rujukan]

Tanaman ini pecah dari Amerika Utara dan Amerika Selatan.
[butuh rujukan]

Sejarah Sugi penuh dengan intrik dan nuasa mite.
[zakar rujukan]

Pada sediakala digunakan makanya orang – bani adam bersih Amerika bagi digunakan perumpamaan media perobatan.
[ceceh rujukan]

Sejarah mereka pada masa itu banyak dikaitkan dengan tanaman sugi.
[butuh rujukan]

Nubuat – wangsit kepercayaan mereka juga terserah kaitannya dengan tumbuhan tembakau, dimana sreg musim itu tabun mole dipercaya dapat memberi perlindungan semenjak mahluk halus yang lampau brutal dan sebagai halnya sebaliknya memudahkan mereka mendekati mahluk halus yang baik.
[kontol rujukan]

Dahulu, Cristoper Colombus melintasi laut Atlantik cak bagi pertama kalinya lega tahun 1942, bani adam – orang kalis Amerika yang sudah bersemayam di New World telah menjatah hadiah daun Sisik dan seabad setelah itu, merokok telah menjadi gaya hidup masyarakat tersebut.
[titit rujukan]

Sugi mengandung zat alkoloid nikotin. Daerah – daerah produsen sisik, anatara tidak:

(1). Bojonegoro: Jawa Timur
[kalam rujukan]

(2). Boyolali ; Jawa Tengah
[zakar rujukan]

(3). Deli Serdang: Sumatra Utara
[butuh rujukan]

(4). Klaten: Jawa Tengah
[kalam rujukan]

30. Keledek

Tumbuhan ini ditemukan sejak 8000 tahun Sebelum Masehi pada sebuah gaung di Peru.
[ceceh rujukan]

Keledek dapat spirit palsu menjalar, lebih lagi dapat tumbuh subur di ketinggian 1 – 2.200 meter dari rataan laut.
[ceceh rujukan]

Ubi jalar juga berkhasiat melancarkan perputaran talenta, mengatasi cacingan, menurunkan kolesterol, mencegah deteriorasi daya pulang ingatan, jantung koroner, hingga kanker.
[pelir rujukan]

Ubi jalar banyak terdapat di negeri – daerah Nusantara, sebagai halnya DI Aceh, Bali, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Lampung, NTB, Papua, Riau, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
[butuh rujukan]

31. Vanili

Vanili (Vanilla Planifolia) adalah tanaman produsen bubuk vanili yang absah dijadikan pengharum makanan.
[butuh rujukan]

[65]
Bubuk ini dihasilkan semenjak buahnya yang berbentuk polong.
[butuh rujukan]

[65]
Tanaman vanili dikenal purwa boleh jadi makanya orang-orang Indian di Meksiko, negara asal tanaman tersebut.
[pelir rujukan]

[66]

Negeri – provinsi penyelenggara vanili, antara lain:

(1). Ambarawa: Jawa Tengah
[butuh rujukan]

[67]

(2). Temanggung: Jawa Tengah
[butuh rujukan]

[68]
[69]

(3). Wonosobo: Jawa Perdua
[butuh rujukan]

[70]

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumur]

Catatan kaki

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Suryowati, Estu (12 August 2014). Djumena, Erlangga, ed. “Satu Sepuluh tahun, Kontribusi Persawahan terhadap PDB Menurun”.
    Kompas.com
    (dalam bahasa Indonesian).




  2. ^


    a




    b




    c




    “Pertanian di Indonesia (Agriculture in Indonesia)”.
    Indonesia Investments
    . Diakses tanggal
    5 December
    2015
    .





  3. ^


    “Sejarah Departemen Pertanian”.
    Kementerian Pertanian RI (Indonesian Ministry of Agriculture)
    (n domestik bahasa Indonesian).





  4. ^


    Simbolon, Johannes (November 14, 2010). “The rise of agriculture and Indonesia’s future”. Jakarta. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-12-10. Diakses tanggal
    7 December
    2015
    .





  5. ^


    “Palm Oil Production by Country in 1000 MT”.
    Index Mundi.





  6. ^


    “Top Production, Cloves, 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan dari versi masif rontok 2011-07-13.





  7. ^


    “Top Production, Cinnamon (canella), 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan mulai sejak versi tulus copot 2011-07-13.





  8. ^


    “Top Production, Nutmeg, mace and cardamoms, 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan semenjak versi kudus tanggal 2011-07-13.





  9. ^


    “Top Production, Rubber, natural, 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan dari varian safi rontok 2011-07-13.





  10. ^


    “Chemical Economics Handbook, Natural Rubber”.
    IHS. July 2014.





  11. ^


    “Top Production, Cassava, 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan semenjak versi tahir tanggal 2011-07-13.





  12. ^


    “Top Production, Vanilla, 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan semenjak varian putih tanggal 2011-07-13.





  13. ^


    “Coconut Oil Production by Country in 1000 MT”.
    Index Mundi.





  14. ^


    “Top Production, Rice Paddy, 2012”.
    FAOSTAT. Diarsipkan berpangkal versi kudus tanggal 2011-07-13.





  15. ^


    “Top 10 Cocoa Producing Countries”.
    World Atlas.





  16. ^


    “Top 10 Coffee Producing Countries (2014)”.
    World Atlas. Diarsipkan dari varian bersih tanggal 2015-12-05. Diakses copot
    2018-03-11
    .





  17. ^


    “Leading 10 tobacco producing countries worldwide in 2013 (in 1,000 metric tons)”.
    Statista.





  18. ^


    “The Worlds Top 10 Tea Producing Nations”.
    World Atlas.





  19. ^


    Hardjoawigeno, Sarwono (2004). “Morfologi dan klasifikasi tanah sawah”
    (PDF).
    academia
    . Diakses tanggal
    25 Februari
    2021
    .





    [
    pranala bebas tugas permanen
    ]



  20. ^


    Ghani, Mohammad (2016).
    Jejak Planters di Tanah Deli
    (PDF). Bogor: IPB Pers. ISBN 978-979-493-998-7.





  21. ^


    admin (2020-05-06). “Agave Sisalana, Tanaman Eksotis Penghasil Serat Alam Serbaguna”.
    Pusat Riset dan Pengembangan Pertanian
    . Diakses tanggal
    2021-02-11
    .





  22. ^

    http://antologi.info/sehat/kata sandang-kesehatan/48-artikel-kesehatan/119-avokad-biji zakar-serbaguna-kaya-kemujaraban.html

  23. ^


    “7 Manfaat Alpukat buat Kesehatan Tubuh Anda”.
    Hello Sehat. 2021-03-06. Diakses terlepas
    2022-05-29
    .





  24. ^


    P, Reza. “10 Kewedanan Penghasil Alpukat Terbesar di Indonesia – Hortikultura sariagri.id”.
    sariagri.id
    . Diakses sungkap
    2022-05-29
    .





  25. ^


    Lyliana, Lea (2021-09-21). Lyliana, Lea, ed. “3 Fungsi Bawang Merah intern Masakan, Bisa Makara Penyedap Alami”.
    Kompas.com
    . Diakses rontok
    2022-05-22
    .





  26. ^


    Kumalasari, Desita Putri. “Dasun Abang dan Bawang Putih: Duo Bumbu Dapur yang Baik bikin Kesehatan, Sahabat Penderita Glikosuria – Portal Jember”.
    portaljember.pikiran-rakyat.com
    . Diakses terlepas
    2022-05-22
    .





  27. ^


    Daniswari, Prematur, ed. (2022-02-24). “5 Daerah Penghasil Bawang Merah Terbesar di Indonesia, berpokok Brebes sebatas Solok”.
    Kompas.com
    . Diakses rontok
    2022-05-22
    .





  28. ^


    Tim. “5 Jenis Lambung Nabati nan Mengandung Zat putih telur Setara Daging”.
    CNN Indonesia
    . Diakses rontok
    2022-05-30
    .





  29. ^


    Daniswari, Dini, ed. (2022-02-19). “5 Daerah Penyelenggara Cengkeh Terbesar di Indonesia, berpokok Maluku Utara hingga Sulawesi”.
    Kompas.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  30. ^


    “Sejarah Cokelat Marcapada – Direktorat Pengembangan Gerakan dan Pengeraman”. Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  31. ^


    Setyaningrum, Puspasari (2022-01-24). Setyaningrum, Puspasari, ed. “8 Daerah Penyusun Kakao Terbesar di Indonesia, Produksi Terbanyak Terserah di Sulawesi”.
    Kompas.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  32. ^


    Astuti, Novi Fuji (2021-09-22). Fuji, Novi, ed. “7 Resep Minuman dari Cokelat untuk Tingkatkan Mood, Enak dan Mudah Dibuat”.
    Merdeka.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  33. ^

    http://www.jombangkab.go.id/e-gov/satKerDa/page/3517080/durian.htm

  34. ^


    Lyliana, Lea (2021-03-01). Lyliana, Lea, ed. “Album Jagung di Indonesia, Kini jadi Makanan Kiat”.
    Kompas.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  35. ^


    Tiofani, Krisda (2021-10-04). Aisyah, Yuharrani, ed. “10 Provinsi Penyusun Milu Terbesar di Indonesia, Ada Jawa Timur”.
    Kompas.com
    . Diakses terlepas
    2022-05-30
    .





  36. ^


    “Kementan Rancang Kancang Hijau Jagoan Ekspor Barang Tanaman Pangan”.
    Persawahan.go.id
    . Diakses terlepas
    24 Mei
    2022
    .




  37. ^


    a




    b




    Nona, Arum Sutrisni (2020-02-23). Nona, Arum Sutrisni, ed. “Mete Itu Bin maupun Biji pelir?”.
    Kompas.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  38. ^


    Firdaus (2014).
    POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN Gajus DI DESA UJUNG KECAMATAN PASIMASUNGGU TIMUR KABUPATEN Gugusan pulau SELAYAR
    (PDF). Makassar: Perkumpulan MUHAMMADIYAH MAKASSAR. hlm. 24.





  39. ^


    Yolanda, Cindy. “Terbit dari Angka Jambu Monyet, Komoditi ini Jadi Salah Satu Andalan Ekspor Indonesia”.
    www.goodnewsfromindonesia.id
    . Diakses copot
    2022-05-24
    .





  40. ^


    “Jambu Mete”.
    ayoketaman.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  41. ^


    Badan Pengkhususan dan Ekspansi Perladangan (29 April 2021). “Memori Perkembangan Tipe Kacang Persil di Indonesia”.
    Litbang.pertanaman.go.id
    . Diakses terlepas
    24 Mei
    2022
    .





  42. ^


    Krisnawati, Ega. “Kelebihan Bin Kapling kerjakan Kesehatan Tubuh & Kas dapur Nutrisinya”.
    Tirto.id
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  43. ^


    Maarif, Ali (2020-09-07). “Ini Dia 3 Provinsi Produksi Kacang cina Terbesar di Indonesia”.
    Pengetaman News
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  44. ^


    “Pertinggal dokumen”. Diarsipkan berpangkal versi jati terlepas 2010-01-09. Diakses tanggal
    2010-04-16
    .





  45. ^


    Jasuli, Affan; Sunartomo, Aryo; Ridjal, Julian (November 2014). “ANALISIS Transendental KEMITRAAN Penanam KAPAS DENGAN PT NUSAFARM TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI KAPAS DI KABUPATEN SITUBONDO”
    (PDF).
    Periodik Ilmiah Persawahan.





  46. ^


    “Produksi Kapas Playen Invalid Maksimal – Website Resmi DPKP DIY”.
    dpkp.jogjaprov.go.id
    . Diakses sungkap
    2022-05-24
    .





  47. ^


    “Produksi, Luas Panen, dan Produktivitas Kapas Tahun 2019 – Rekapitulasi Produksi, Luas Panen, dan Produktiitas Kapas Di Area NTB | Satu Data NTB”.
    data.ntbprov.go.id
    . Diakses sungkap
    2022-05-24
    .





  48. ^


    “Di Manakah Kapas Terbaik di Indonesia?”.
    Kompas.com. 2009-09-10. Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  49. ^


    Sutika, IK (2014-01-18). Maryati, ed. “Bali produksi kapas untuk keperluan lokal”.
    ANTARA News
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  50. ^


    Munandar, Aris (2021-06-13WIB15:12:59+00:00). “Perusahaan Pertanian Rabuk Terbesar Hindia Belanda Ada Di Wonogiri Loh, Ini Lokasinya”.
    Solopos.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  51. ^


    Kadir, Syafruddin; Kanro, M. Zain (17 April 2018). “Kapas dan bervariasi persoalan di Sulawesi Selatan”.
    Litbang.pertanian.go.id
    . Diakses tanggal
    24 Mei
    2022
    .





  52. ^


    Rohmatullah, M. Arif; Maulia, Pradila; Maulia, Pradita; Ulfiyanti, Sakinah; Amir, Faizal (2013). “Serat terup (ceiba pentandra) ibarat absorban untuk pengendalian pencemaran limbah minyak”.




  53. ^


    “Ceiba Yaitu Tanda baca Maya Alam Semesta”.
    id.eferrit.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-24
    .





  54. ^


    Ihsan, Danang Nur (2020-03-01WIB05:00:10+00:00). “Kisah Java Kapok, Kapuk Jawa yang Pernah Menyelesaikan Dunia”.
    Solopos.com
    . Diakses sungkap
    2022-05-24
    .





  55. ^


    Kantor Perkebunan Propinsi Jawa Timur (8 Februari 2018). “Produksi Perkebunan Kabu-kabu Randu di Jawa Timur Masa 2006-2015”.
    Jatim.bps.go.id
    . Diakses copot
    24 Mei
    2022
    .





  56. ^


    “Salinan arsip”. Diarsipkan bermula varian polos sungkap 2010-02-01. Diakses tanggal
    2010-04-16
    .





  57. ^


    “Spoonful of cinnamon helps blood sugar stay down”.
    Reuters
    (dalam bahasa Inggris). 2007-06-20. Diakses tanggal
    2022-06-04
    .





  58. ^


    “15 Minuman dan Perut lakukan Penderita Diabetes”.
    Hello Sehat. 2021-02-08. Diakses tanggal
    2022-06-05
    .





  59. ^


    “Kemenperin: Indonesia Eksportir Utama Kayu Manis”.
    kemenperin.go.id
    . Diakses terlepas
    2022-05-30
    .





  60. ^


    Aprita, Alexander (2019-07-30). “50 Ton Selerang Kayu Manis Asal DIY Protokoler Diekspor ke Prancis dan Amerika Kawan”.
    Tribunnews.com
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  61. ^


    “Pertinggal surat”. Diarsipkan berbunga versi ceria terlepas 2010-05-24. Diakses copot
    2010-04-16
    .





  62. ^


    “Kantor Perkebunan TANAMAN Rimba PROVINSI JAWA BARAT”.
    distan.jabarprov.go.id
    . Diakses tanggal
    2022-05-30
    .





  63. ^

    Sultoni, A. 1995. Petunjuk Kultur Teknis Pokok kayu Kina. Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia. Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung.

  64. ^


    Sejati, Dwi Fajar (2017-01-01).
    RPUL bakal SD/MI Papan bawah 4, 5, & 6. Bmedia. ISBN 978-602-6725-06-6.




  65. ^


    a




    b




    Ditjenbun (23 Maret 2021). “Ingin Mengembangkan Vanili? Gunakan Benih Unggul Dari Ladang Sumber Mani Vanili (Vanilla Planifolia) Di Indonesia”.
    ditjenbun.pertanian.go.id
    . Diakses copot
    18 Mei
    2022
    .





  66. ^


    “Budidaya Vanili yang Mudah Untuk Dipraktikkan di Kondominium – Gramedia”.
    Best Seller Gramedia. 2021-11-09. Diakses rontok
    2022-05-18
    .





  67. ^


    Terpercay, Bintangpost com : Berita Lampung Hari Ini, Terkini ,Terupdate dan. “Pembinaan Budidaya Vanili Poktan Ingat Dua Pekon Ambarawa | Bintangpost.com : Berita Lampung Periode Ini, Terkini ,Terupdate dan Terpercay”.
    bintangpost.com
    (kerumahtanggaan bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2022-05-18
    .





  68. ^


    “Vanili Mulai Dibudidayakan Juga di Kawasan Temanggung – Himpunan Berita Pemerintah Kabupaten Temanggung”.
    hebat.temanggungkab.go.id
    . Diakses terlepas
    2022-05-18
    .





  69. ^


    Haryono (MG-88), Soni. “Gurihnya Bisnis Pohon Vanili di Indonesia | TIMES Indonesia”.
    www.timesindonesia.co.id
    . Diakses tanggal
    2022-05-18
    .





  70. ^



    website.wonosobokab.go.id
    https://website.wonosobokab.go.id/category/detail/Potensi-Investasi-Kabupaten-Wonosobo. Diakses tanggal
    2022-05-18
    .




Rujukan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Bambang Purwanto, “The Economy of Indonesian Smallholder Rubber, 1890s-1940”, J.Th. Lindblad, ed., Historical Foundation of a National Economy in Indonesia, 1890s-1990. (Amsterdam: KNAW, 1996).
  • Booth, Anne, Agricultural Development in Indonesia. Sydney: Allen & Unwin, 1988.
  • Houben, Vincent J.H., “Private Estates in Java in the Nineteenth Century. A Reaprisal”, J.Th. Lindblad, ed., New Challenges in the Beradab Economic History of Indonesia. Leiden: Programme of Indonesian Studies, 1993.
  • Soegijanto Padmo, Tobacco Plantations and Their Impact on Peasant Society and Economy in Surakarta Residency:1860-1980s. Yogyakarta: Aditya Media, 1999
  • Van der Eng, Pierre, Agricultural Growth in Indonesia Since 1880. Groningen: Universiteitsdrukkerij Rijkuniversitiet Groningen, 1993.
  • Jasad Agribisnis Kementerian Perladangan. 1999. Investasi Agribisnis Produk Unggulan Tanaman Hutan dan Hortikultura. Kanisius. Yogyakarta
  • Danarti dan Sri Najiyati. 1998. Palawija, Budidaya dan Analisis Persuasi Tani. Penerbit Swadaya, Jakarta.
  • Belas kasih Rukmana, H. Ir. 1997. Ubi Kayu, Budidaya dan Pascapanen. Penerbit Kanisius (Anggota IKAPI), Yogyakarta.



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian_dan_Perkebunan_di_Indonesia

Posted by: holymayhem.com