Shimizu Indonesia Memulai Bisnis Di Tahun

Reporter:
Dina Mirayanti Hutauruk
| Penyunting:
Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan gedung swasta, PT Besaran Bangun Persada Tbk akan memperkuat strategi bisnis lewat Kerjasama Operation (KSO) cak bagi mencari target pertumbuhan laba tahun ini sebesar Rp 210 miliar.

Tahun ini emiten berkode TOTL berpretensi bisa membentuk dua KSO plonco hari ini. Saat ini perseroan tengah menjajaki kerjasama dengan firma kontruksi asing. Cerbak managemen serikat belum bersedia menampilkan lebih rinci terkait bagan tersebut.

Mahmilan, Sekretaris Perusahaan TOTL mengatakan pembentukan KSO memang tidak akan mendorong akuisisi kontrak plonco. Belaka, kiriman yang digarap dari join opration tersebut akan memperkuat masukan laba kudus. “Dalam laporan keuangan, ini akan turut dalam fragmen laba dari usaha bersama,” katanya pada KONTAN, Rabu (7/9).

Provisional Mei lalu, Total Siuman Persada sudah berhasil membentuk KSO baru dengan PT Balfour Beatty Sakty Indonesia (BBSI). Keduanya akan membangun proyek Jiexpo Convention dan Theater di Jakarta di atas tanah seluas 42.600 meter persegi (m2).

Adapun poin titipan yang digarap KSO tersebut hingga ke Rp 300 miliar. Dengan kepemilikan 50% dalam join operation tersebut, Total Pulang ingatan Persada telah mengantongi kontrak sebesar Rp 150 miliar.

Pada tahun 2015, Total Bangun Persada berbuntut mengantongi laba dari KSO sebesar Rp 62,3 miliar atau berkontribusi 32,5% terhadap laba tahir serikat dagang kala itu. Provisional semester I 2016, bagian laba berpunca join operation hanya menyumbang Rp 16,9 miliar ataupun 14,5% terhadap laba bersihnya yakni Rp 116,6 miliar.

Bagian laba semenjak KSO di perdua purwa periode ini mengalami penurunan 55,5% dibanding perolehan lega periode yang sebabat tahun sebelumnya ialah Rp 38,1 miliar. Penerjunan ini terjadi karena proyek yang KSO keteter tinggal sedikit.

Beberapa pesanan KSO Total Sadar nan masih digarap sebatas Juni 2016 diantaranya proyek menara Astra (KSO dengan Shimizu Corporation), proyek MNC Media Tower (KSO dengan Shimizu Corporation) dan proyek Grade A Office di SCBD Lotre X (KSO dengan PT Takenaka Indonesia).

Sembari terus menjajaki kerjasama operasi, Total Bangun juga terus mengejar kontrak-sewa mentah. Hingga akhir Agustus, perusahaan swasta ini sudah lalu mengantongi kontrak anyar sebesar Rp 2,13 triliun atau 71% dari target yang dipatok periode ini yakni Rp 3 triliun. Pencapaian tersebut belum berubah semenjak penutup akhir bulan sebelumnya.

Mahmilan terlampau optimis pihaknya bisa mencapai target carter baru tahun ini. Strategi serikat adalah fokus mengincar proyek-titipan high rise premium building yang menutupi konstruksi apartemen kelas menengah atas, perkantoran, sentral perbelanjaan, konstruksi pendidikan dan apartemen ibadah. “Kita titik api kesini karena memang kemampuan TOTL ada di sektor ini,” ungkapnya.

Anda menambahkan, ketika ini Total Bangun tengah mengimak tender sebesar Rp 6,81 triliun. Titipan apartemen dan perkantoran merupakan tender yang paling besar.

Sepanjang semester I-2016, TOTL tercatat mengikuti tender proyek apartemen dengan kuantitas kredit sekitar Rp 3,31 triliun, lalu disusul tender titipan perkantoran senilai Rp 2,92 triliun. Sisanya berupa aneka tender proyek hotel Rp 45 miliar, tender proyek pusat perbelanjaan Rp 273 miliar, tender bestelan pendidikan Rp 273 miliar serta tender proyek lain-lain senilai Rp 20 miliar.

Cek Berita dan Artikel nan lain di Google News


DONASI, Boleh Voucer Cuma-cuma!

Dukungan Beliau akan menaik vitalitas kami lakukan menyajikan kata sandang-kata sandang yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas manah Anda, tersuguh voucer cuma-cuma senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di Sedarun Store.

















Beritawan: Dina Mirayanti Hutauruk

Pengedit: Sanny Cicilia





Source: https://investasi.kontan.co.id/news/totl-jajaki-jv-dengan-kontraktor-asing

Posted by: holymayhem.com