Sayur Ditanam Di Perbukitan Atu Peggunungan

Ada beraneka rupa keberagaman tanaman sayuran yang diperlukan dalam konsumsi sehari-hari. Namun enggak semua pohon sayur cocok atau bisa bersemi optimal untuk ditanam di pekarangan. Keadaan ini disebabkan suka-suka beberapa diversifikasi sayuran nan memerlukan intensitas cerah matahari yang tinggi, guru yang dingin, media nan luas dan lain sebagainya. Beberapa macam tumbuhan sayur sudah lalu terbukti tumbuh dan berkembang dengan baik ditanam di pekarangan apartemen. Berikut ini beberapa variasi pokok kayu sayuran nan bisa ditanamn di pekarangan rumah:

  1. Sawi hijau (Caisim)

Sawi hijau merupakan keropok tumbuhan berasal marga Brassica yang dimanfaatkan patera maupun bunganya sebagai bulan-bulanan alas (sayuran), baik segar maupun tergarap. Sawi putih mencakup beberapa spesies Brassica yang kadang-kadang mirip satu sama bukan. Akan sekadar, galibnya sawi diusahakan di lembang rendah, yaitu di pekarangan, di ladang, di pot atau di sawah, rumpil diusahakan di daerah gunung-gunung. Akan halnya cara budidaya sawit dalam botol ialah : Siapkan pot dengan matra diameter 15 cm atau kurang, Isi jambang dengan kapling humus atau sub soil. akan bertambah baik seandainya menggunakan humus, Semaikan biji sawi di intern suatu jambang. Mani sawi yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya merecup baik. Lakukan penyiraman saban hari yaitu pagi dan sore waktu. Bibit sawi dapat ditanam setelah berumur 3 – 4 minggu setelah penyemaian poin sawi

Tanaman sawi putih bisa dipetik hasilnya setelah berumur 2 rembulan. Banyak pendirian nan dilakukan untuk memanen sawi: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong penggalan batangnya tepat di atas latar tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara nan terakhir ini dimaksudkan seharusnya tumbuhan dapat tahan lama. Untuk menjaga ketersediaan pakcoi ia dapat melakukan penanaman sawi dengan selang tahun sepekan sekali sebanyak 5 – 10 vas.

  1. Seledri

Seledri (Apium graveolens) juga dikenal dengan keunggulan daun sop, yaitu pokok kayu sayuran yang juga banyak dipakai sebagai tanaman obat. Media pohon yang cocok adalah campuran kapling subur, pupuk kandang dan bubuk gergaji/sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Penyemaian biji bisa dilakukan lega kotak/bedengan dengan media tanam tanah atau moss. Taburkan biji seledri secara merata, lebih mudah bila skor dicampur dengan pasir halus agar penyebaran merata. Ajar cangap kelembaban media seyogiannya poin cepat berkecambah. Setelah seledri tumbuh dan memperlainkan 2-3 daun, mutakadim dapat dipisah dan ditanam pada polybag kerdil atau gelas plastik arena air mineral, selepas tumbuhan cukup besar pindahkan lagi ke jambang yang lebih besar atau di tanam pada broker plastik. Preservasi tanaman seledri pada skala rumah tangga tidaklah sulit, yang penting buruk perut jaga kelembaban media tanam, terutama di hari panas,  hama  dan penyakit jarang ditemukan.  Pemupukan cukup dengan menyemprotkan cendawan daun begitu juga Gandasil D sepekan sekali.

Panen dapat dilakukan seminggu sekali dengan memetik daun yang sudah patut besar. Kerjakan mempercepat daunnya tumbuh ki akbar, lempar setiap keluar anakan pada tanaman seledri, sehingga pertumbuhan daunnya maksimal. Membiarkan bertaruk anakan akan mengurangi pertumbuhan besar daun, belaka kejadian ini bisa dilakukan apabila kita mau memperbanyak tanaman seledri tersebut lampau anakan, pisahkan bunga nan sudah patut banyak perakarannya

  1. Bayam Merah

Begitu juga mengetanahkan sawi bau kencur, bayam abang pun jenis sayuran  cocok ditanam di halaman rumah. Ambil angka bayam kemudian sebarkan di jambangan-pot berdosis sedang. Satu pot bisa berisi 10 biji atau bertambah. Jika tanaman ingin tumbuh kian gemuk maka total tanaman tiap-tiap pot bisa dikurangi. Sejumlah hari kemudian akan muncul recup-semi kecil, pulang ingatan lahan harus dalam keadaan basah dan lembap agar biji cepat bertunas. Jika pertumbuhan bayam sedikit baik, kurangi jumlah tanaman di dalam pot, atau silih tanah pot dengan tanah yang baru, atau pasrah tambahan pupuk organik.


  1. Cabai Rawit

Embalau rawit merupakan kebutuhan sehari-musim yang sepan vital. Jenis sayuran ini baik merecup di pekarangan apartemen. Bahkan dalam beberapa pengalaman, menanam tanaman cabai rawit di pekarangan n kepunyaan waktu arwah yang lebih tataran dipandingkan di sawah.


  1. Daun Kucai

Reboisasi menggunakan rente. Pertama-tama, siapkan pokok kayu daun bawang seleksian dan campakkan sebagian daunnya. Tanam dalam botol nan telah pintar media tanam. Setelah umbi lapis daun berumur 15 hari, cak bagi penyulaman. Bila suka-suka bibit bawang daun yang mati atau yang pertumbuhannya kurang baik, runjam layon bunga dan daun tua bangka bikin merangsang tunas. Siram secara teratur. Semprotkan racun hama organik bila muncul tanda-nama serangan hama dan penyakit. Untuk menghasilkan daun bawang nan sehat dan ramah lingkungan, gunakan cendawan dan pestisida organik.


  1. Berudu Cabut

Persiapkan peralatan dan bahan nan dibutuhkan (pot/polybag, benih kangkung, tanah berkecukupan, air secukupnya). Isi pot/polybag dengan tanah subur maupun media tanam lainnya, sebagai : campuran arang sekam, tanah dan baja kompos. Sebelum ditanam, berkubang sperma / kredit kangkung di dalam air sampai semalaman. Engkau bisa menambahkan terbatas garam bila teradat agar benih cepat berkecambah.

Tanam jauhar kangkung ke dalam petak/ki alat tanam sebatas kedalaman sekitar 1-1,5 cm serta jarak tanam kira-asa 15-20 cm. Untuk total benih tiap lubangnya dapat diisikan sampai 3-5 benih.

– Sesudah itu benih ditutup dengan tanah, perlahan curah air dalam jumlah nan agak banyak. Meski terka becek, situasi ini tidaklah cak kenapa. Bila kangkung sudah berkecambah, maka penyiraman boleh dilakukan secara rutin tiap burit dan pagi hari.

– Gunakan pot yang berdosis kecil (panjang diameter sekitar 10 cm). Namun, jika tujuannya untuk memanen benihnya, maka tanamlah benih bongkok pada wadah yang makin besar.

– Usahakan tanaman bisa terkena sinar mentari dari pagi musim hingga burit hari buat mempercepat pertumbuhan tanaman.

  1. Perawatan

– Curah tanaman secara teratur setiap pagi dan sore hari .

– Plong umur 1 atau 2 minggu pertama pohon kangkung diberi pupuk secukupnya.
– Lakukan pemeliharaan pokok kayu berpunca jukut liar.
– Waktu panen berkisar 30-45 hari. Sesudah itu dapat anda petik dan dimasak sesuai dengan selera.

Menanam Kangkung Rebut alias katak darat lalu mudah bagi dilakukan di halaman kondominium. Bancet rampas ditanam bermula biji, ditunggu setakat bertaruk tunas. Setelah tumbuh tunas perlu penyiraman rutin dan dijaga mudah-mudahan sampai sedikit air, setelah cukup besar bisa dipanen dengan mencabutnya ataupun memotongnya. Setelah dipotong semi baru akan tumbuh dan selepas ukuran besar boleh dipotong kembali.

Pekarangan rumah dapat dimaksimalkan buat menyerahkan nilai tambah bagi kehidupan. Bukan hanya memasrahkan kesan asri dan segar namun menanam tanaman sayur di pelataran saja juga  mengasihkan poin gemi.

Penulis : Elvinsye Latupeirissa

Source: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/88997/Yuk-Menanam-Sayuran-Di-Pekarangan-/

Posted by: holymayhem.com