Proposal Budidaya Tanaman Sayuran Sawi

Ajuan BUDIDAYA Tanaman SAWI

Disusun oleh: Gerombolan 4 Anggota : –

Alayda Farah Loleng Ferdion O.P Muh. Arief Biudiman Nafiatul Amrah Nurhidayati Winny Wahyuni Lestari

Tahun Ilham 2015/2016

Sekapur sirih Puji syukur kehadirat Tuhan Y.M.E, atas anugerah dan karunia-NYA sehingga kami dapat menuntaskan tawaran budidaya tanaman sawi putih memperalat pot dan polybag. Tujuan kami dengan adanya proposal ini dapat memberi paparan tentang budidaya tanaman sawi , sehingga proses budidaya tanaman tersebut bisa bepergian dengan lancar.Plong kesempatan ini kami juga mengucapkan terimakasih kepada bapak Anwar S.pd selaku temperatur pembimbing, nan sudah banyak membantu dalam proses penghijauan tanaman sawi hijau. Demikian proposal ini di lakukan dengan harapan boleh dimanfaatkan dan mungkin juga dalam pembuatan proposal ini masih banyak kekurangan. Kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya mendukung demi perbaikan dan penyempurnaan isi tawaran ini. Atas perhatian dan kerjasamanya di ucapkan terima pemberian.

Bima, 25 Februari 2016

Anggota kelompok 4

Daftar isi Kata sambutan ……………………………………………………………………………………………. i Daftar Isi …………………………………………………………………………………………………….. ii

BAB I PENDAHULUAN 1. Satah Belakang Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran nan banyak bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan bagi individu. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia terlampau tepat kerjakan dikembangkan lakukan jual beli sayuran. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah sawi. Karena caisim ini lampau mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Selain itu juga lalu potensial cak bagi kulak dan kebolehjadian sangat baik.. Ditinjau semenjak aspek klimatologis, aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung, sehingga memiliki kelayakan bakal diusahakan di Indonesia. Manfaat pakcoi habis baik untuk menyabarkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh kebobrokan kepala, bahan pembersih darah, membetulkan kebaikan ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat lega sawi putih adalah protein, eco, karbohidrat, Ca, P, Fe, Zat makanan A, Zat makanan B, dan Gizi C. Akhir-pengunci ini terdapat kaidah berhuma salah satunya merupakan dengan menggunakan pot atau polybag. Dengan menggunakan pot atau polybag bisa meminimalisir pengusahaan tanah yang luas. Selain itu penggunaan pot dan polybag dalam budidaya pokok kayu ini juga boleh meminimalisir terjadinya pengrusakan pokok kayu oleh gulma.

2. Maksud Harapan kami membudidayakan sawi putih dengan pot dan polybag ini adalah:

1. Melatih umur mandiri dan berwirausaha 2. Melatih berwirausaha di satah budidaya tanaman dan sayuran. 3. Menerapkan kesigapan di latar budidaya pokok kayu dengan pot dan polybag. 4. Melatih ketangkasan kerumahtanggaan proses budidaya tanaman sawi.

Portal II TINJAUAN PUSTAKA

A. Klasifikasi Botani Divisi : Spermatophyta. Subdivisi : Angiospermae. Kelas : Dicotyledonae. Ordo : Rhoeadales (Brassicales). Famili : Cruciferae (Brassicaceae). Genus : Brassica. Jenis : Brassica Juncea. Secara umum pokok kayu sawi biasanya n kepunyaan daun panjang, halus, tidak berambut, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam pakcoi yang biasa dibudidayakan yakni : sawi hijau kudus (sawi gala-gala), sawi putih hijau, dan sawi putih huma. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga terserah kembali keberagaman sawi putih keriting dan caisim sawi monumen. Sawi putih alias sawi bakso suka-suka juga nan menyebutnya sawi cina., yaitu spesies sawi nan paling kecil banyak dijajakan di pasar-pasa dewasa ini. Gandar cangkul daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna mentah. Rasanya yang renyah, cegak, dengan sedikit sekali rasa ki getir. Selain lezat ditumis atau dioseng, juga bagi pedangan mie bakso, mie ayam jantan, atau kedai kopi cina. B. Aspek Teknis Caisim yakni komoditi hortikultura nan dapat memberikan keuntungan bagi petani, selain permintaan pasar nan terus meningkat, cara budidayanya mudah. Sawi juga termasuk salah satu jenis tanaman sayuran umbi dari kol-kubisan (Cruciferae maupun Brassicaceae) yang telah lama dikenal maka dari itu umum luas. Tumbuhan caisin boleh bertunas dan beradaptasi pada hampir semua tanah, baik sreg tanah mineral yang bertekstur ringan / sarang setakat plong tanah-tanah bertekstur liat berat dan kembali pada persil organik seperti mana tanah gambut. Kemasaman (pH) tanah nan optimal bagi pertanaman caisin adalah antara 6-6,5. Sawi caisin yang dianjurkan ditanam didataran cacat atau panjang merupakan LV.145 dan tosakan, dan kebutuhan benih per hektar sebesar 450600 gram. C. Aspek Sosial Ibarat sayuran daun, sawi kaya akan perigi gizi dan mineral. Kandungan nutrisi sawi tiap 100 gram bahan dapat dilihat sebagai halnya tabel dibawah ini :

Kandungan Gizi Sawi Tiap 100 gram Kandungan Beralaskan Direktorat gizi

Bersendikan Food Nutrion

dan Atak Vitamin

Reseach Center Hand Book

Dep. Kes RI ( 1981)

No. 1 Manila (1964) Energi (kal)

21,0

22,0

Protein (gr)

1,8

2,3

Eco (gr)

0,3

0,3

Karbohidrat (gr)

3,9

4,0

Pupuk (gr)

0,7

Fospor (mg)

33,0

38,0

Zat Metal (mg)

4,4

2,9

Natrium (mg)

20,0

Potasium (mg)

323,0

220,0

Zat makanan A (S.I)

3.600,0

6460,0

Thiamine (mg)

0,1

0,1

Riboflavin (mg)

0,1

Niacin (mg)

1,0

Vitamin (mg)

74,0

102,0

Air (gr)

92,2

Zat kapur (mg)

147,0

220,0

Sawi berpunya akan sumber Vitamin A, sehingga habis berguna dalam upaya memecahkan masalah kehilangan vitamin A atau penyakit rabun Jauh yang hingga saat ini menjadi kebobrokan dalam galangan anak asuh balita.

D. Aspek Pasar Harga penjualan caisim berkisar antara Rp. 4.000 sampai Rp. 8.000 / kg. Penjualan dalam nisbah boncel dapat sekali lagi dijual dengan ikatan dimana seikat terdiri dari catur sebatas lima rumpun dengan harga Rp. 2000 sampai Rp.4000. sehingga sangat mudah untuk dipasarkan.

BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN

1. Masa dan tempat Budidaya sawi ini dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2016 semester 6 tahun ajaran 2015/2016 di taman kelas Akselerasi SMAN 1 Kota Bima. 2. Perabot dan Target Alat yang digunakan intern budidaya sawi ini adalah sendok tanam, botol ukuran sedang, polybag, gunting dan cutter .Tentang bahan nan kami gunakan adalah ekstrak sawi hijau, tanah gembur dan pupuk kompos.. 3. Anju Kerja Berikut ini ialah uraian kegiatan budidaya pakcoi internal jambang dan polybag : a. Menyiapkan alat dan bahan b.

menggemburkan tanah

c. mencampurkan kapling gembur dengan serat humus d. mengisi pot dan polybag dengan tanah yang telah dicampuri baja tanah daun e. Menguburkan bibit pakcoi f.

Menyiram setiap hari sampai terlihat anakan sawi.

Gerbang IV PEMBAHASAN

A. Teknis produksi 1. Persemaian Persemaian dilakukan pasca- 2 pekan anugerah kawul kandang, benih di tabur lega satah bedengan , selanjutnya benih ditutupi dengan tanah yang halus setebal 1 – 2 cm.dilakukaan perawatan dengan penyiraman menggunakan sprayer.benih nan baik akan bertaruk sesudah 3 – 5 hari. Selepas berdaun 3 – 5 helai ( kira-kira berusia 2-3 minggu sejak poin di semai) tanaman boleh dipindah kan dilahan yang digunakan. 2. Penyiapan Lahan Penyediaan kapling dilakukan, dengan prinsip penyiapan bedangan dengan luas lahan 50 m2 dengan membersih kan terlebih dahulu rumput dan pohon haram nan ada lalu di pacul hingga berkemut-kemut. Luas lahan 50m2 dengan jarak tanam 15 cm x 20 cm. 3.

Penanaman Penanaman bibit ke lapangan dilakukan sesudah bibit berumur 12 periode. tolok bibit yang baik adalah pertumbuhannya sehat dan normal, berbatang literal dan telah berdaun 4 – 5 helai.

4. Pemeliharaan Penyiangan gulma dilakukan pada jiwa + 2 minggu pasca- tanam. Kemudian dilakukan penyiangan dan pendangiran susulan setiap 2 minggu sekali, terutama pada musim hujan abu. Pendirusan tanaman perlu dilakukan apabila ditanam pada waktu kemarau maupun dilahan yang sulit air. Penyiraman dilakukan sejak tadinya penanaman sebatas waktu panen. Pendirusan dilakukan 2 mungkin sehari pada pagi dan sore hari. Wereng-hama nan dapat menyerang pokok kayu sawi adalah : a. Kumbang daun (Epilachna spp.) Gejala serangan adanya gigitan pada latar daun sebelah bawah.Bila gempuran susah dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang petiolus tetapi. Prinsip pengendalian : Kumpulkan dan musnahkan kumbang,atur tahun tanam. b. Kutu Daun (Aphis spp.) Memperhatikan dengan cara mengisap hotel prodeo,terutama pada episode pucuk atau daun daun masih cukup umur.Daun tidak baku,keremot atau berkeluk-keluk atau menggulung. Cara pengendalian : Mengeset perian tanam dan pergiliran tanaman.

c. Tungau (Tetranychus spp.) Serbuan hebat musim kemarau. Mencela dengan cara mengisap hancuran sel tanaman,sehingga menimbulkan gejala bintik titik bangkang sampai kecoklatan atau hitam pada permukaan patera jihat atas maupun pangkal. Mandu pengendalian : seimbang seperti pengendalian pada kutu patera. Penyakit-keburukan yang boleh mengamati tanaman sawi hijau : a. Layu Bakteri Penyebab: Bakteri Pseudomonas solanacearum. Boleh nyawa lama dalam tanah. Gempuran hebat pada temperatur cukup tinggi. Gejala serangan terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak. b.

Bercak Patera Penyebab : jamur Cercospora sp,Alternaria solani,Botrytis cinerea. Gejala calit bercak kelabu-kecoklatan atau hitam lega patera.

c. Antraknose Penyebab :serabut Gloesporium melongena Gejala bercak bercak melekuk dan bulat lega buah dulu membesar berwarna hitam dengan bintik bintik hitam. d. Kemungkus Leher Akar tunggang Penyebab : Sclerotium rolfsii Gejala pangkal kunarpa mereput berwarna coklat. 5.

Panen Pengetaman bisa dilakukan sehabis pohon berumur 45-50 hari selepas pindah tanam. Pemanenan dilakukan dengan pendirian merabut seluruh tumbuhan beserta akarnya atau dengan mandu memotong bagian pangkal batang nan mewah di atas petak dengan menggunakan pisau tajam.

6. Pasca Panen Pasca panen dilakukan dengan kaidah kumbah tanaman yang sudah dipanen dengan air bersih seyogiannya semua kotoran berupa lahan yang menempel sreg akar alias renjis lahan yang terikut pada daun dan batang menjadi suci dengan cara disiram. Daun yang kelihatan jompo dan tidak menjajarkan dibuang. 7. Pemasaran Pemasaran dilakukan dengan secara langsung ke agen alias ke pengguna dalam komplek SPP dengan harga Rp. 8000 /kg atau Rp. 2000 – Rp. 4000 per ikat.

BAB V ANALISIS USAHA

Asumsi RAB (Rencana Runding Belanja) Jumlah volume No

Uraian

Kuantitas

(m,unit,kg

HargaSatuan

,bungkus, biji)

(Rp)

1 Jambangan

20

5.000

100.000

2 polybag

25

2000

50.000

I

Harga(Rp)

Fixed Cat ( FC)

< FC II

Variable Cast (VC)

A

Saprodi 1 Pati

150.000

1000

30

30.000

2 Nutrisi

5

2000

10.000

serat

5

2000

10.000

3

< VC

100.000

Jumlah Cost FC + VC

1)

Anggaran hasil penuaian = 1000 tanaman sawi = 1 jaras = 2 pohon = 1000 : 2 = 500 ikat = 500 x Rp. 1.000 = Rp. 500.000

2)

Keuntungan = Runding hasil – biaya operasi = Rp. 500.000 – Rp. 200.000 = Rp. 300.000

3)

R/C Ratio = Jumlah penerimaan/ Jumlah pengeluaran = 500.000/200.000 = 2,5

200.000

R/C Intern budidaya sawi ini yaitu 2,5.Jadi apabila suatu budidaya yang mempunyai R/C lebih dari 1 maka usaha tersebut layak dikembangkan/diteruskan menjadi makin lautan probabilitas usahanya. 4)

BEP (Break Event Point) BEP unit = Kuantitas biaya/Harga Jual-Variabel Cost = 200.000/1000-100 = 223 Artinya dalam usaha budidaya sawi putih secara hidroponik modal kita akan juga setelah kita menjual 223 ikat sawi,maka sisanya ialah keuntungan kita yaitu sekita 277 ikat. BEP rupiah = FC/ (1 – (VC/P)) =150.000/(1-(100)/1000) =166.667

Bab VI Pengunci

Kesimpulan Berpokok kegiatan budidaya sawi yang kami lakukan kegiatan nan kami lakukan berangkat dari ancang sarana, pengemasan Ekstrak, penanaman pati ,pemindahan esensi ,pengairan , ,pemupukan, pengendalian OPT ,hingga panen dan pasca panen. Dalam kegiatan ini analisa ekonomis yang kami terima cukup bagus,misalnya R/C adalah 2,5 artinya propaganda budidaya yang kami lakukan cukup untuk diteruskan/dikembangkan dan BEP yang kami peroleh 223 ikat artinya intern aksi budidaya sawi secara hidroponik modal kita akan kembali setelah kita menjual 223 ikat pakcoi,maka sisanya adalah keuntungan kita yaitu sekita 277 bebat.

Source: https://pdfcoffee.com/download/proposal-sawi-docx-pdf-free.html

Posted by: holymayhem.com