Politik Memulai Bisnis Judi Di Yunani

Republik Hellenik

Ελληνική Δημοκρατία
Ellinikí Dimokratía
(Yunani)

Bendera Yunani

Bendera

{{{coat_alt}}}

Lambang

Semboyan:Ελευθερία ή Θάνατος


Elefthería í thánatos


(Yunani: “Merdeka atau Tenang”)

Lagu kebangsaan:

Ὕμνος εἰς τὴν Ἐλευθερίαν

Hymnos eís tìn Eleftherían

(Indonesia: “Himne Bagi Kebebasan”)

Greece on the globe (Europe centered).svg
Perlihatkan Bumi

EU-Greece.svg
Perlihatkan peta Eropa

Flag-map of Greece.svg
Perlihatkan kar Standard

Lokasi
Yunani

(yunior gelap)

– di Eropa

(yunior & abuk-abu)
– di Kakak Eropa

(mentah)

Lokasi Yunani
Ibu kota

(dan ii kabupaten terbesar)

Athena



37°58′N
23°43′E


 / 

37.967°Horizon 23.717°E
 /
37.967; 23.717


Bahasa seremonial

dan bahasa kewarganegaraan
Yunani
Agama

(2017)

  • 93% Kekristenan
  • 90% Kristen Ortodoks
  • 3% Kristen lainnya (Katolik & Protestan)
  • 4% Tidak beragama
  • 2% Islam
  • 1% Lainnya
Pemerintahan Kesendirian parlementer republik konstitusional

• Presiden

Katerina Sakellaropoulou

• Perdana Menteri

Kyriakos Mitsotakis
Legislatif Βουλή των Ελλήνων
Voulí ton Ellínon
Pendirian

• Otonomi berusul Kesultanan Utsmaniyah

25 Maret 1821

• Diakui

3 Februari 1830

• Kerajaan Yunani

30 Agustus 1832

• Konstitusi saat ini

11 Juni 1975
Luas

 – Total

131,957 km2
(97)

 – Perairan (%)

0,87
Populasi

 – Perkiraan 2015

10.846.979 (81)

 – Kepadatan

84/km2
(122)
PDB(KKB) 2014

 – Kuantitas

$285.297 miliar[1]
(51)

 – Per kapita

$25.954[1]
(44)
PDB(nominal) 2014

 – Total

$237.970 miliar[1]
(44)

 – Tiap-tiap kapita

$17.657[1]
(39)
Gini(2020)
Steady
 32,4[2]


sedang
IPM(2019) Kenaikan 0,888[3]


sangat tinggi
 · 29
Netra uang Mata uang (€)

(EUR)
Zona waktu Hari Eropa Timur (EET)
(UTC+2)

 – Waktu erotis (DST)

UTC+3
(Masa Musim Panas Eropa Timur (EEST))
Lajur setir kanan
Kode telepon +30
Kode ISO 3166 GR
Hening Internet .gr¹

.ελ
  1. Pula .eu, berbagi dengan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya.

Yunani
(bahasa Yunani:
Ελλάδα,


Ellaada



[eˈlaða]
(
simak)

), secara resmi bernama
Republik Yunani,[a]
dikenal pada zaman purba laksana
Hellas,[b]
merupakan sebuah negara tempat lahirnya budaya Dunia Barat yang berada di Eropa bagian tenggara, terletak di ujung daksina Jazirah Balkan, di bagian timur Laut Perdua (Mediterania).

Etimologi

[sunting
|
sunting sumber]

Kata “Yunani” intern bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab: ialah
اليُونَان
(al-yūnān), diserap dari bahasa Persia, yaitu
Yunân. Penamaan tersebut berdasarkan Ionia, satu distrik pantai barat Anatolia yang pernah menjadi daerah Yunani, masa ini babak bermula Turki.[12]
[13]

Dalam bahasa Yunani Kuno, negeri ini disebut sebagai Ἑλλάς (Hellas), sedangkan menurut artikulasi baku modern disebut umpama
Elláda.[14]

Dalam bahasa Indonesia lagi dikenal istilah
Gerika, terutama pelisanan bikin bahasa Yunani, yang diserap pecah bahasa Latin:
Graecus, yaitu untuk menamai daerah yang waktu ini terwalak di sebelah paksina Yunani, yang persaudaraan dihuni oleh suku Graekos.[15]

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Prasejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Peta wilayah dan koloni Yunani dalam waktu purba (ἀρχαῖος).

Daerah sekitar Attica dihuni sejak zaman Upper Paleolithic (30.000–10.000 SM), tetapi bukti ilmu purbakala hanya bisa menunjukkan bahwa terowongan-gorong-gorong kecil di sekitar “Akropilis Athena” dan mata air “Klepsythra” digunakan n domestik masa
Neolithic
(3000–2800 SM).

Di daerah Yunani inilah kebudayaan Eropa permulaan mungkin muncul, dimulai dengan kultur “Cycladic” di kepulauan Laut Aegea seputar 3000 SM, kultur “Minoan” di pulau Kreta (2700–1500 SM) dan peradaban “Mycenaean Greece” di tanah terdahulu (1900–1100 SM). Perian antara 1200 dan 800 SM dikenal misal “Greek Dark Ages” diperkirakan sesudah bidasan manusia Doria, yang mengakhiri zaman Mycenea. Dua karya sastra Yunani terkenal,
Illiad
dan
Odyssey
karya Homer, ditulis privat zaman ini.

Di akhir zaman ketaksaan Yunani, muncul bervariasi negara dan kota-negara di seluruh ancol Yunani mencapai pantai Laut Hitam, Yunani Besar (Italia Selatan) dan Anatolia (Asia Kecil/Asia Minor), mencapai tingkat kemakmuran yang tahapan dengan perkembangan budaya yang pesat, sebagai halnya bukti-bukti warisan arsitektur, drama, ilmu dan filsafat, yang dipelihara internal lingkungan demokrasi. Tetapi, karena bukan suatu ketunggalan, sering terjadi konflik antara negara-negara kecil di Yunani. Yang paling parah adalah Perang Peloponnesia, karena menandai hancurnya Kerajaan Atena sebagai penguasa terdahulu di Yunani.

Lega tahun 500 SM, Kerajaan Persia (Achaemenid Empire) menguasai provinsi ini.

Aleksander Agung

[sunting
|
sunting sumur]

Kerajaan Aleksander Agung menghampar mulai mulai sejak Yunani di sebelah barat sampai ke Pakistan di sebelah timur dan Mesir di selatan, sebelum antap mendadak sreg tahun 323 SM. Setelah kematiannya, kerajaan itu terpecah menjadi sejumlah negara kerdil, yang alhasil menjadi 4 negara terkemuka:
1. Kerajaan Ptolemaik di Mesir (selatan)
2. Imperium Seleukia di Persia (timur)
3. Kekaisaran Pergamon di Asia Kecil (paksina)
4. Kekaisaran Makedonia di Yunani (barat).

Kekaisaran Romawi Timur

[sunting
|
sunting sumur]

Imperium Romawi Timur berlangsung lebih pecah 1000 tahun, menginjak abad ke-4 M sebatas tahun 1453. Selama berdirinya, Romawi Timur yaitu satu guna penting di rataan ekonomi, budaya dan militer di Eropa.

Peninsula Yunani menjadi bagian Kekaisaran Byzantine hampir sepanjang berdirinya.

Kesultanan Utsmaniyah

[sunting
|
sunting mata air]

Kesultanan Utsmaniyah mulai menjamah daerah Yunani di penutup abad ke-14. Lega waktu Istanbul (Konstatinopel) jatuh pada musim 1453, banyak wilayah Imperium Romawi Timur, tertulis ii kabupaten kedua terbesarnya (yang sekarang menjadi ii kabupaten kedua terbesar di Yunani beradab), Thessaloniki, sudah direbut oleh sultanat Utsmaniyah. Pada perian 1500-an sebagian besar Yunani cak semau di bawah kekuasaan Utsmaniyah, termasuk Siprus (direbut tahun 1571) dan Kreta (direbut tahun 1670). Fragmen yang lain dikuasai Ottoman yakni kepulauan Ionia, yang tetap merdeka di radiks pemeliharaan Republik Venesia setakat direbut oleh Republik Prancis Pertama puas musim 1797, dan Britania Raya pada tahun 1809, serta dikembalikan bersatu dengan Yunani pada perian 1864. Setelah negosiasi bertahun-tahun, Republik Hellenik Mula-mula akhirnya diakui di pangkal London Protocol pada waktu 1830.

Abad beradab

[sunting
|
sunting sumber]

Yunani menjadi anggota ke-10 Komunitas Eropa (kemudian menjadi Teteh Eropa) sreg tanggal 1 Januari 1981, dan memasuki periode pertumbuhan ekonomi yang pesat. Penanaman modal di bidang pabrik bisnis dan infrastruktur, juga dana dari European Union serta turisme, perkapalan dan bidang jasa nan meningkat, membuat peningkatan taraf hidup nan bukan tercapai sebelumnya. Negara Yunani memakai mata uang
rial
plong tahun 2001 dan dengan sukses menyelenggarakan Olimpiade masa panas tahun 2004 di Athena.

Sejak akhirusanah 2000-an Yunani ditimpa resesi dan mengalami kegentingan keuangan dan hutang, sehingga mengancam penstabilan pasar uang pada tahun 2010-2011.

Geografi

[sunting
|
sunting mata air]

Batas kewedanan

[sunting
|
sunting sumur]

Negeri ini n kepunyaan ki kenangan panjang dan bernas sejauh yang membawa pengaruh budaya osean plong tiga benua. Pada periode modern ini, Yunani adalah negara bertamadun dengan penanda pembangunan pendapatan per kapita yang tinggi.

Tanahjj

[sunting
|
sunting sumber]

Yunani memiliki garis tepi laut terpanjang ke-11 di dunia, sepanjang 13.676 km (8.498 mi), dengan banyak kepulauan (sekeliling 1.400, di mana 227 dihuni), termaktub pulau Kreta (Crete),
the Dodecanese,
the Cyclades, dan kepulauan Ionia. Delapan desimal persen tanah Yunani terdiri berpunca gunung-gunung. Gunung tertinggi adalah
Argo Olympus
2.917 m (9.570 kaki).

Kebijakan

[sunting
|
sunting sumur]

Count Ioannis Kapodistrias, gubernur purwa, pendiri Negara Yunani modern, dan diplomat Eropa terkemuka.

Yunani merupakan republik parlementer kesatuan.[16]
Konstitusi kini disusun dan diadopsi makanya Parlemen Revisi Kelima Hellenes dan menginjak berlaku pada perian 1975 setelah jatuhnya junta militer musim 1967–1974. Telah direvisi tiga kali adalah tahun 1986, 2001, 2008 dan 2019. Konstitusi, yang terdiri bermula 120 pasal, mengeset separasi kekuasaan menjadi cabang manajerial, legislatif, dan yudikatif, dan menyerahkan jaminan tersendiri yang luas (ditegaskan lebih lanjut privat 2001) otonomi sipil dan eigendom-hak sosial.[17]
[18]
Hak pilih perempuan dijamin dengan amandemen Konstitusi 1952.

Presiden nominal adalah Presiden Republik yang dipilih oleh Parlemen kerjakan masa jabatan lima periode.[16]
Menurut Konstitusi, kekuasaan manajerial dijalankan maka itu Presiden dan Pemerintah.[16]
Namun, amandemen Konstitusi tahun 1986 membatasi tugas dan pengaturan Presiden sampai batas tertentu, menjadikan posisi tersebut sebagian lautan bersifat jamak; sebagian besar kurnia politik dipegang oleh Perdana Menteri, pembesar pemerintahan Yunani.[19]
Jabatan tersebut diisi oleh pimpinan parpol detik ini yang boleh memperoleh mosi berkeyakinan dari DPR. Presiden Republik secara konvensional mengangkat Patih Nayaka dan, atas rekomendasinya, mengangkat dan menempohkan anggota Kabinet lainnya.[16]

Supremsi legislatif dijalankan oleh Anggota dewan unikameral nan beranggotakan 300 orang.[16]
Antisipasi Dasar yang disahkan oleh Parlemen diumumkan maka dari itu Presiden Republik.[16]
Pemilihan legislator diadakan setiap empat waktu, semata-mata Kepala negara Republik bertanggung jawab untuk membubarkan Parlemen atas usul Kabinet, dengan pertimbangan menangani masalah kewarganegaraan yang sangat penting.[16]
Presiden juga wajib membubarkan Parlemen takdirnya pihak oposisi berhasil meloloskan mosi tidak percaya.[16]
Usia pengutipan suara minor adalah 17.[20]

Menurut kenyataan musim 2016 oleh OECD, turunan Yunani menunjukkan tingkat kooperasi sipil yang moderat dibandingkan dengan sebagian raksasa negara bertamadun lainnya; kolaborasi pemilih yakni 64 persen selama pemilihan baru-baru ini, bertambah minus dari rata-rata OECD sebesar 69 persen.[21]

Ekonomi

[sunting
|
sunting perigi]

Yunani memiliki sebuah ekonomi kapitalis campuran dengan sektor umum menyumbang sekitar sekerat dari PDB. Wisata mempunyai peranan utama, menyenggangkan porsi besar berpangkal GDP dan pendapatan dari perubahan mata persen asing. Yunani juga adalah atasan dunia pertama dalam kepemilikan kapal dan ketiga kerumahtanggaan registrasi bendera.[22]
Ekspor semenjak barang produksi, termasuk telekomunikasi, organ lunak dan gentur, mangsa makanan, dan bahan bakar menjadi adegan segara intern pembayaran Yunani.

Negara ini memiliki standar hidup yang tinggi, berkecukupan di bujuk ke-24 intern Parameter Pembangunan Manusia 2005 dan ke-22 dalam Indeks Kualitas Arwah Dunia 2005 varian
The Economist
[1]. Ekonominya terus meningkat dalam hari-tahun belakangan ini, sependapat dengan pemerintah yang mengetatkan kebijakan fiskal dalam tulangtulangan kemasukan Yunani ke dalam Zona Ringgit pada 1 Januari 2001. Pendapatan per kapita rata-rata puas 2004 diperkirakan AS$22.000 [2]. Yunani juga melakukan impor tenaga kerja (biasanya semenjak Eropa Timur, Timur Tengah, Pakistan, dan Afrika). Orang-turunan berpunca daerah tersebut masa ini ini sekeliling 10% bermula populasi kuantitas.

Tantangan utama yang dihadapi makanya negara ini terdaftar pengurangan pengangguran, penswastaan dari perusahaan hak negara, reformasi keamanan sosial, mengubah sistem pajak, dan menekan ketidakefisiensian birokratik. Perhitungan pertumbuhan ekonomi seputar 4-4,5% pada 2004. Ki pemotongan defisit pemerintah pula loyal masalah terdahulu, karena sekarang ini defisitnya bernas dua kali lipat dari bahan 3% GDP kerumahtanggaan Eurozone. Pemerintahan konservatif yang baru membeberkan kepada Eurostat bahwa biji sebelumnya yang diberikan, nan adalah dasar dari masuknya Yunani ke Eurozone, tak benar. Di bawah permufakatan negosiasi, UE memberikan Yunani periode 2 tahun (anggaran tahun 2005 dan 2006) bagi mengirimkan ekonomi sejalan dengan kriteria perjanjian kestabilan Eropa.

Bank of Greece, kini sebuah anak firma berpangkal European Central Bank, berfungsi perumpamaan bank kunci negara. Bank ini lain sebagaimana National Bank of Greece, sebuah bank menggalas.

Pariwisata

[sunting
|
sunting sumber]

Pada tahun 2004, Yunani menempati urutan ke-12 sebagai maksud pariwisata dunia semesta. 14,18 juta turis mengunjungi negara itu, terutama untuk menyaksikan ajang Olimpiade Hari Sensual.

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Menurut sensus tahun 2001, Yunani memiliki populasi sebanyak 10.964.020 atma. 58,8% di antaranya tinggal di kewedanan perkotaan, sisanya sebesar 28,4% terlampau di pedesaan. Populasi di dua kota terbesar Yunani, Athena dan Tesaloniki, hampir mencapai 4 juta orang. Meskipun populasi Yunani terus berkembang, Yunani tunak sahaja masih menghadapi masalah demografis yang patut serius. Tahun 2002 yaitu perian mula-mula di mana total kematian makin besar daripada jumlah kelahiran.

Total imigran yang menetap di Yunani saat ini diperkirakan hingga ke kian dari satu juta jiwa. Sebanyak 65% nomplok dari Albania nan ulem konflik karena terpinggirkan Yunani-Albania dibuka tanpa adanya persetujuan mulai sejak pemerintah Yunani. Makhluk Albania bosor makan kali dilecehkan dan dieksploitasi di Yunani. Belakangan ini mereka sekali lagi mujur reputasi misal penggubah onar dan pelaku tindak kejahatan terbanyak. Akan tetapi, saat ini banyak turunan Yunani yang mau mengamini kontribusi mereka kepada perekonomian negara. Selain berasal Albania, terserah sejumlah boncel imigran yang berasal dari Bulgaria, Serbia, Rumania, Pakistan, Ukraina, Belarusia, Polandia, Mesir, Palestina, Etiopia, Bangladesh, Tiongkok, dan Georgia. Jumlah pastinya tidak diketahui karena kebanyakan berdiam secara ilegal.

Agama

[sunting
|
sunting perigi]

Agama di Yunani (2017)[23]

 Masehi lainnya (3%)

 Lainnya (1%)

Konstitusi Yunani menjamin kebebasan mutlak dalam beragama. Yunani lagi menyatakan bahwa setiap cucu adam yang lampau di daerah Yunani akan menikmati pemeliharaan penuh akan ajun mereka. Sebagai tambahan, setiap aktivitas yang berhubungan dengan pembangunan kondominium ibadah resmi harus disetujui malar-malar sangat makanya Katedral Ortodoks. Nyatanya, agama mayoritas di Yunani yaitu Kristen Ortodoks Yunani dengan persentase sekitar (90%) mulai sejak total jumlah penduduk. Cak semau pula denominasi Serani lainnya sebagaimana Kristen Katolik Melkit dan sebagian sisanya ada juga penyanjung aliran Protestanisme. Agama Serani dianut 93% berusul total kuantitas penghuni, ada pula 4% gerombolan publik yang tidak terafiliasi/berafiliasi pada agama manapun (Ateisme & Agnostisisme/Agnostik), 2% bersumber jumlah pemukim merupakan Orang islam, 1% sisanya beragama bukan seperti mana: Yudaisme/Yahudi. Mereka rata-rata merupakan manusia keturunan bangsa Israel/Ibrani ataupun anak adam Eropa (termasuk Balkan) yang memang menganut ajaran Yudaisme (Yahudi). Agama Selam banyak dianut oleh imigran/orang keturunan Turki serta Albania, terserah pun sebagian kerdil awam nasab Arab yang mewujudkan komunitas muslim di Yunani. Yunani menjamin independensi beragama, umat Kristiani/Nasrani dan Umat Orang islam hidup berdempetan dengan berbaik di Yunani, begitupun dengan individu yang beragama lainnya.

Budaya

[sunting
|
sunting sumber]

Budaya Yunani telah berkembang selama beribu-ribu tahun, dimulai di Yunani Mycenaean dan berlanjut pada Yunani Klasik menerobos otoritas Kekaisaran Romawi, dan menerobos Yunani Timurnya, Romawi Timur atau Kekaisaran Bizantium. Budaya dan negara lain, seperti negara-negara Latin dan Frank, Kekaisaran Ottoman, Republik Venesia, Republik Genoa, dan Kerajaan Inggris kembali telah menyingkir yuridiksi mereka sreg budaya Yunani modern, meskipun sejarawan memuji Perang Kemerdekaan Yunani dengan merevitalisasi Yunani dan melahirkan satu keesaan yang kohesif dari budayanya yang berbagai ragam.

Sreg zaman kuno, Yunani ialah bekas kelahiran budaya Barat.[24]
[25]
Demokrasi modern berhutang sreg ajun Yunani sreg pemerintahan oleh rakyat, pidana maka dari itu juri, dan kesejajaran di bawah hukum. Orang Yunani bersejarah memandu banyak latar yang mengandalkan pemikiran sistematis, diantaranya logika, ilmu hayat, geometri, pemerintahan, geografi, kedokteran, sejarah,[26]
metafisika,[27]
fisika, dan ilmu hitung.[28]
Mereka memopulerkan kerangka-bentuk sastra berarti seperti puisi dan lirik, sejarah, tragedi, komedi dan drama. Intern mengejar keharmonisan dan rasio, orang Yunani menciptakan cita-cita keindahan nan terlampau memengaruhi seni Barat.[29]

Lihat kembali

[sunting
|
sunting sumur]

  • Daftar negara di marcapada
  • Daftar negara di Eropa
  • Daftar negara di Eropa Selatan
  • Perang Kedaulatan Yunani
  • Bahasa Yunani

Catatan

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    bahasa Yunani:
    Ελληνική Δημοκρατία,

    translit.



    Ellinikia Dimokratiaa

    ,

    [eliniˈci ðimokraˈti.a]

  2. ^

    bahasa Yunani Kuno:
    Ἑλλάς


    Ghellaas



    [ˈhɛləs])[4]
    [5]
    [6]
    [7]
    [8]
    [9]
    [10]
    [11]

Pustaka

[sunting
|
sunting sendang]

Catatan kaki

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b




    c




    d




    “Report for Selected Countries and Subjects”.
    World Economic Outlook Database, October 2015. Washington, D.C.: International Monetary Fund. 6 October 2015. Diakses sungkap
    12 October
    2015
    .





  2. ^


    “Gini coefficient of equivalised disposable income (source: SILC)”. Eurostat Data Explorer. Diakses tanggal
    22 Juni
    2015
    .





  3. ^


    “2014 Human Development Report Summary”
    (PDF). United Nations Development Programme. 2014. hlm. 21–25. Diakses tanggal
    27 Juli
    2014
    .





  4. ^


    Paul Anthony Rahe (1994).
    Republics Ancient and Berbudaya. UNC Press Books. hlm. 23. ISBN 978-0-8078-4473-1.





  5. ^


    Giannēs Koliopoulos; Thanos M. Veremis (30 Oktober 2002).
    Greece: The Bertamadun Sequel, from 1831 to the Present. NYU Press. hlm. 242. ISBN 978-0-8147-4767-4.





  6. ^


    Katalin Miklóssy; Pekka Korhonen (13 September 2010).
    The East and the Idea of Europe. Cambridge Scholars Publishing. hlm. 94. ISBN 978-1-4438-2531-3.





  7. ^


    James Whitley (4 Oktober 2001).
    The Archaeology of Ancient Greece. Cambridge University Press. hlm. 29. ISBN 978-0-521-62733-7.





  8. ^


    Hermann Bengtson (1975).
    Introduction to Ancient History. University of California Press. hlm. 39. ISBN 978-0-520-03150-0.





  9. ^


    Jacob Bryant (1776).
    A New System Or an Analysis of Ancient Mythology : where in an Attempt is Made to Divest Tradition of Fable.
    hlm. 384.





  10. ^


    Lee E. Patterson (15 Desember 2010).
    Kinship Myth in Ancient Greece. University of Texas Press. hlm. 228. ISBN 978-0-292-73959-8.





  11. ^


    Charles Antaki; Susan Condor (5 Maret 2014).
    Rhetoric, Ideology and Social Psychology: Essays in Honour of Michael Billig. Routledge. hlm. 131. ISBN 978-1-136-73350-5.





  12. ^


    Waters, Matt (2014-01-2-).
    Ancient Ancient Persia: A Concise History of the Achaemenid Empire, 550–330 BCE. Cambridge University Press. ISBN 9781107009608.





  13. ^

    Johannes Engels, “Ch. 5: Macedonians and Greeks”, In: Roisman and Worthington, “A companion to Ancient Macedonia”, p. 87. Oxford Press, 2010.

  14. ^


    “Government and Politics”.
    Ministry of Foreign Affairs. Diarsipkan berpangkal versi salih tanggal 27 December 2019. Diakses terlepas
    28 April
    2020
    .





  15. ^


    “GRÆCUS, Glossarium mediae et infimae latinitatis, Du Cange et al”.
    ducange.enc.sorbonne.fr
    (n domestik bahasa Latin). Diakses tanggal
    2021-09-07
    .




  16. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    g




    h




    “Syntagma”
    (PDF)
    (intern bahasa Yunani). Diarsipkan dari versi tahir
    (PDF)
    copot 25 September 2007. Diakses tanggal
    2 August
    2009
    .





  17. ^

    Dagtoglou 1991, hlm. 21.

  18. ^

    Venizelos 2002, hlm. 131–32, 165–72.

  19. ^

    Mavrias 2002, hlm. 477–78, 486–87

  20. ^



    Εφημερίδα της Κυβερνήσεως τη Ελληνικής Δημοκρατίας
    [Government Gazette of the Hellenic Republic] (dalam bahasa Yunani),
    A
    (133), Athens: National Publishing House, 27 July 2016, diakses terlepas
    12 February
    2019






  21. ^


    “OECD Better Life Index -Greece”.
    w.oecdbetterlifeindex.org. OECD. Diakses tanggal
    20 February
    2018
    .





  22. ^

    Statistik MARAB menurut negara

  23. ^

    Kesalahan pengutipan: Tag
    <ref>
    tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama
    Pew2017

  24. ^

    Mazlish, Bruce.
    Civilization And Its Contents.
    Stanford University Press, 2004. p. 3. Web. 25 June 2012.

  25. ^


    William J. Broad (2007).
    The Oracle: Ancient Delphi and the Science Behind Its Lost Secrets. Penguin Publishing Group. hlm. 120. ISBN 978-0-14-303859-7.
    Pada tahun 1979, seorang teman de Boer mengundangnya kerjakan menyatu dengan cak regu ilmuwan nan akan pergi ke Yunani bagi menilai kesesuaian … Tapi gagasan lakukan belajar makin banyak tentang Yunani – palagan lahir peradaban Barat, contoh baru berpokok tektonik kekuatan di …





  26. ^

    Myres, John.
    Herodotus, Father of History. Oxford: Clarendon Press, 1953. Web. 25 June 2012.

  27. ^

    Copleston, Frederick.
    History of Philosophy, Volume 1.

  28. ^


    Thomas Heath (1981).
    A History of Greek Mathematics. Courier Dover Publications. hlm. 1. ISBN 978-0-486-24073-2. Diakses tanggal
    19 August
    2013
    .





  29. ^

    Peter Krentz, PhD, W. R. Grey Professor of History, Davidson College.
    “Greece, Ancient.”
    World Book Advanced.
    World Book, 2012. Web. 8 July 2012.

Daftar pustaka

[sunting
|
sunting sumur]

  • “Minorities in Greece – Historical Issues and New Perspectives”.
    History and Culture of South Eastern Europe. An Annual Journal. München (Slavica) 2003.

  • The Constitution of Greece
    (PDF). Paparrigopoulos, Xenophon; Vassilouni, Stavroula (translators). Athens: Hellenic Parliament. 2008. ISBN 978-960-560-073-0. Diakses tanggal
    21 March
    2011
    .



  • Clogg, Richard (1992).
    A Concise History of Greece
    (edisi ke-1st). Cambridge University Press. hlm. 10–37. ISBN 978-0-521-37228-2. Diakses tanggal
    23 March
    2016
    .



    , 257 pp.
  • Clogg, Richard (2002) [1992].
    A Concise History of Greece
    (edisi ke-2nd). Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-00479-4.



    .
  • Dagtoglou, PD (1991). “Protection of Individual Rights”.
    Constitutional Law – Spesial Rights
    (kerumahtanggaan bahasa Yunani).
    I. Athens-Komotini: Ant. N. Sakkoulas.



  • Fine, John Van Antwerp (1991).
    The Early Medieval Balkans: A Critical Survey from the Sixth to the Late Twelfth Century. University of Michigan Press. ISBN 978-0-472-08149-3. Diakses tanggal
    23 March
    2016
    .



    , 376 pp.
  • Hatzopoulos, Marios (2009). “From resurrection to insurrection: ‘sacred’ myths, motifs, and symbols in the Greek War of Independence”. N domestik Beaton, Roderick; Ricks, David.
    The making of Bertamadun Greece: Nationalism, Romanticism, and the Uses of the Past (1797–1896). Ashgate. hlm. 81–93.



  • Kalaitzidis, Akis (2010).
    Europe’s Greece: A Giant in the Making. Palgrave Macmillan.



    , 219 pp. The impact of European Union membership on Greek politics, economics, and society.
  • Koliopoulos, John S.; Veremis, Thanos M. (2002).
    Greece: The Beradab Sequel. From 1831 to the Present. London: Hurst & Co.



  • Kostopoulos, Tasos (2011). “La guerre civile macédonienne de 1903-1908 et ses représentations dans l’historiographie nationale grecque”.
    Cahiers Balkaniques. 38-39 (38–39): 213–226. doi:10.4000/ceb.835alt=Dapat diakses gratis
    .



  • Kremmydas, Vassilis (1977).
    Η οικονομική κρίση στον ελλαδικό χώρο στις αρχές του 19ου αιώνα και οι επιπτώσεις της στην Επανάσταση του 1821
    [The economic crisis in Greek lands in the beginning of 19th century and its effects on the Revolution of 1821].
    Μνήμων
    (dalam bahasa Yunani).
    6: 16–33. doi:10.12681/mnimon.171alt=Dapat diakses gratis
    .



  • Kremmydas, Vassilis (2002).
    Προεπαναστατικές πραγματικότητες. Η οικονομική κρίση και η πορεία προς το Εικοσιένα
    [Pre-revolutionary realities. The economic crisis and the course to ’21].
    Μνήμων
    (dalam bahasa Yunani).
    24
    (2): 71–84. doi:10.12681/mnimon.735alt=Dapat diakses gratis
    .



  • Livanios, Dimitris (1999). “Conquering the souls: nationalism and Greek guerrilla warfare in Ottoman Macedonia, 1904‐1908”.
    Byzantine and Modern Greek Studies.
    23: 195–221. doi:10.1179/byz.1999.23.1.195.



  • Mavrias, Kostas G (2002).
    Constitutional Law
    (intern bahasa Yunani). Athens: Ant. Falak. Sakkoulas. ISBN 978-960-15-0663-0.



  • Mazower, Mark (1992). “The Messiah and the Bourgeoisie: Venizelos and Politics in Greece, 1909- 1912”.
    The Historical Journal.
    35
    (4): 885–904. doi:10.1017/S0018246X00026200.



  • Pappas, Takis (April 2003). “The Transformation of the Greek Party System Since 1951”.
    West European Politics.
    26
    (2): 90–114. doi:10.1080/01402380512331341121.



  • Story, Louise; Thomas, Landon Jr; Schwartz, Nelson D (14 February 2010). “Wall St. Helped to Mask Debt Fueling Europe’s Crisis”.
    The New York Times
    . Diakses copot
    26 March
    2013
    .



    .
  • Trudgill, P (2000). “Greece and European Turkey: From Religious to Linguistic Identity”. Dalam Barbour, S; Carmichael, C.
    Language and Nationalism in Europe. Oxford: Oxford University Press.



    .
  • Venizelos, Evangelos (2002). “The Contribution of the Revision of 2001”.
    The “Acquis” of the Constitutional Revision
    (privat bahasa Yunani). Athens: Ant. N. Sakkoulas. ISBN 978-960-15-0617-3.




  • Negara dan Bangsa Jilid 6: Eropa. Jakarta: Widyadara. 1988. ISBN 979-8087-05-4.




    (Indonesia)

  • Ἑλλάς – Ἑλληνισμὸς
    [Greece – Hellenism],
    Μεγάλη Ἐλληνικὴ Ἐγκυκλοπαιδεῖα
    (dalam bahasa Yunani), Athens: Pyrsos Co. Ltd.,
    10, 1934



Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Inggris)
    Ki kepresidenan Yunani Diarsipkan 2005-03-05 di Wayback Machine.
  • (Inggris)
    Situs resmi mengenai pariwisata
  • (Inggris)
    Jaringan Helenik
  • (Inggris)
    Atlas Yunani di Euratlas



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Yunani

Posted by: holymayhem.com