Pipa Hydrant Tanam Dan Cara Pemasangannya

Pemasangan Fire Hydrant SystemPencantuman fire hydrant system harus dilakukan dengan teliti mengajuk kaidah-kaidah dan standar yang bertindak dan dilakukan oleh firma nan n kepunyaan tenaga pakar yang berpengalaman dalam instalasi sistem pemadam kebakaran khususnya fire hydrant system. Menghafal penting nya fire hydrant system dalam suatu gedung, ditambah dengan angka pendanaan yang sepan besar untuk pengadaan dan pengisian sistem pemadam kebakaran hidran ini, maka tangga pelaksanaan mulai bermula perencanaan, pengadaan dan pemasangan harus dilakukan dengan baik untuk menghindari kesalahan dalam perencanaan dan pemasangannya.

Berikut adalah tahapan dalam pemasangan fire hydrant system :

Pemasangan Fire Hydrant System

Pasca- pangkat perencanaan selesai dan semua arsip teknis, rencana anggaran biaya atau piagam administrasi dan bisnis lainnya sudah lengkap, maka tahapan selanjutnya melakukan pengepakan atau instalasi fire hydrant system apabila kontraktor mutakadim ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan tersebut. Pekerjaan instalasi atau pemasangan fire hydrant system harus mengikuti prosedur dan spesifikasi yang telah ditentukan pada tahap perencanaan tersebut diatas dengan mengacu kepada standar dan ordinansi nan berlaku bikin mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan kebutuhan.

Panjang mula-mula dalam pemasangan instalasi fire hydrant system adalah dengan membangun bagaikan air atau waduk medan menampung air nan akan digunakan andai kendaraan pemadam kebakaran yang akan disalurkan melangkahi jaringan pipa hydrant nantinya. Terdapat berbagai macam jenis bak air nan lumrah digunakan untuk menampung air hydrant pemadam kebakaran antara tidak :

  1. Bak penampung air hidran terbit struktur beton
  2. Misal penampung air hidran dari bata
  3. Andai penampung air hidran dari fiberglass

Tentu saja selama pembuatan bak penadah air ini harus mengikuti gambar kerja yang telah disetujui, tiba berusul dimensi bak air, ukuran dan kedalam pondasi, manfaat begisting, ukuran dan cara pembesian jika bak air menggunakan struktur beton bertulang, mutu beton, water proofing, pengecatan dan spesifikasi teknik lainnya nan mutakadim ditentukan. Setelah pekerjaan pembautan bak penghimpun air hidrant ini radu, harus dilakukan pengetesan kebocoran (leak test) dengan cara memuati air secara bertahap dengan kebesaran tertentu dan dibiarkan dalam juluran masa tertentu bakal memastikan bahwa disetiap level pengetesan tidak terjadi kebocoran plong bak air hydrant tersebut.

Tahapan selanjutnya yakni membangun flat pompa yang akan digunakan sebagai tempat menaruh peralatan utama pompa hydrant dan peralatan-peralatan lain sama dengan valve-valve, pressure gauge, pressure switch, header pipe, pressure tank, fuel tank, panel kontrol jockey pump, panel kontrol electric pump, panel pengaturan diesel pump, tanki solar, aki starter diesel pump dan peralatan pendukung lainnya. Umumnya kondominium pompa tersebut diselesaikan bersamaan dengan pengerjaan bak air / ground tank / reservoir takdirnya peletakkan nya dilokasi yang terpisah lakukan mempercepat progress pekerjaan, karna pekerjaan sipil pembangunan misal air hydrant dan rumah pompa hydrant tersebut adalah tercatat pegangan nan cukup meratah waktu berusul keseluruhan jenis pekerjaan instalasi fire hydrant system selain pemasangan instalasi jaringan pipa hydrant.

Selama pelaksanaan pekerjaan sipil pembuatan laksana air dan apartemen pompa tersebut, secara bersamaan dapat sekali lagi dilakukan fabrikasi dan pemasangan instalasi jalur pipa fire hydrant dan fabrikasi piping system buat intalasi rumah pompa seperti header pipe, joint connection untuk pemuatan pressure gauge, taping connection untuk pressure switch, pipe piece atau spool pipe buat jongkong suction ataupun jalur discharge tercantum fabrikasi pipe piece set dan flange buat valve-valve. Rincihan-potongan pengudut nan difabrikasi tersebut sekali lagi dapat dilakukan permohonan pencelup dasar dengan menunggangi cat yang sudah lalu ditentukan.

Pekerjaan bukan yang perlu mendapat pikiran yakni pembuatan pipe support lakukan menopang intalasi pipa hydrant sejauh kempang yang mutakadim ditentukan tercatat pencahanan eksplorasi jikalau terdapat jalan hidup crossing urut-urutan atapun pipa under ground. Pembuatan pipe support tersebut harus memperhatikan ukuran dan rencana nan telah disetujui termasuk level pipe pipe support kerjakan meninggalkan kesalahan pengisian jalur pipa hydrant.

Jika pekerjaan rumah pompa mutakadim selesai dan siap dipasang peralatan fire hydrant system didalamnya, maka persiapan semula yang akan dilakukan adalah dengan mengatur penempatan pompa-pompa hydrant dan peralatan lain seyogiannya sesuai dengan kerangka bagan dan posisi peralatan menjadi efisien serta mudah dioperasikan nantinya. Kemudian seluruh peralatan yang telah tersedia dirangkai sedemikian rupa sesuai dengan gambar teknis mulai berbunga pemuatan foot valve untuk masing-masing jalur suction pompa, penyambungan pipa suction ke inlet pompa jockey, penerusan cangklong suction ke inlet pompa elektrik, pelanjutan pipa suction ke inlet pompa diesel termasuk pemasangan peralatan mekanikal dan interumentation lainnya yang berada di sagur suction. Pekerjaan lebih jauh adalah melekatkan pompa hidran dengan header pipe fire hydrant system dengan kaidah meletuskan peralatan mekanikal kasatmata flexible joint, check valve dan gate valve yang dihubungkan oleh spool pipe nan sudah difabrikasi sebelumnya.

Sementara jalan hidup instalasi didalam kondominium pompa dikerjakan, cak regu lain terus mengerjakan instalasi jalur culim outdoor nan mengarah ke hydrant pillar & siamesse connection dan intalasi sagur honcoe indoor yang mengarah ke indoor hydrant valve (landing valve) untuk proteksi kebakaran pada suatu bangunan. Perikatan culim-pipa tersebut disambung dengan menggunakan metode pengelasan tertentu nan sudah disetujui melalui Welding Procedure Specification (WPS) yang sudah disahkan oleh pihak nan berwenang. Jika susunan kolek pipa tersebut sudah siap dan telah tersambung ke pipa header yang ada di dalam rumah pompa, maka dapat dilakukan pemasangan hydrant pillar, siamesse connection, gate valve, check valve, outdoor hydrant box dan accessories lain begitu juga pressure gauge dan lain-tidak. Jalur pengudut indoor dan outdoor harus diproteksi dengan lapisan pewarna dasar maupun top coat nan berwarna merah cak bagi mereservasi pipa bersumber bahaya korosi. Tersendiri untuk jalur pipa yang ditanam dibawah tanah, diperlukan perlindungan partikular yang telah disetujui kerjakan pipe coating nya demi menjaga gudu-gudu dari bahaya korosi.

Source: https://firesolution.id/fire-solutions/fire-hydrant-system/cara-pemasangan-fire-hydrant-system

Posted by: holymayhem.com