MANFAAT DAUN PEPAYA Ibarat PESTISIDA NABATI Bikin PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT)

Masalah besar yang dihadapi peladang dalam kegiatan produksi tanaman adalah hama penyakit tumbuhan. Namun, eksploitasi pestisida kimia secara terus menerus dalam jangka tahun yang lama akan menimbulkan dampak merusak terhadap lingkungan. Tingginya penggunaan bahan racun hama kimia menyorong berbagai usaha untuk menekuni pemberdayaan/pengusahaan pestisida alami andai alternative penggati racun hama sentitis.

Salah satu bahan nan bisa dijadikan racun hama alami yaitu daun pepaya. Getah pepaya mengandung kelompok enzimsistein protease sepertipapain dankimopapain serta menghasilkan senyawa-paduan golonganalkaloid, terpenoid, flavonoid dan asam aminonon zat putih telur nan sangat beracun bagi insek predator pohon. Pungkur yang dihasilkan pecah pestisida nabati dari daun pepaya ini lebih mudah terurau sehingga lebih anam bagi lingkungan.

Persiapan Alat dan Incaran :

Instrumen :

  1. Timba,
  2. Pisau,
  3. Sendok,
  4. Penumbuk
  5. Saringan dari kain,
  6. Spryer,
  7. Timbangan,
  8. pot dan corong.

Bulan-bulanan

  1. 1 kg daun papaya,
  2. 10 liter air,
  3. 2 sendok makan minyak persil, dan 30 g deterjen.



Cara Pembuatan:

1. Siapkan 1 kg daun pepaya

2. Dirajang atau ditumbuk setakat halus

3.  Tambahkan air 10 ltr

4. Tambahkan 30 gr ditergen

5. Tambahkan 2 sendok minyak tanah

6. Aduk setakat  merata

7. Kemudia disaring

8. Diamkan sejauh sehari semalam

Mandu pengaplikasiannya:  Encerkan cairan pestisida nabati sebanyak  2-2,5 gelas bekas air mineral dengan 10-14 liter air bagi satu tangkisprayer . aplikasikan setiap seminggu sekali.

Kelemahan:

  1. Kurang Praktis dalam aplikasinya karena saat tuntutan memerlukan frekuensi yang berulang-ulang
  2. Memerlukan bahan pelarut
  3. Memerlukan bahan sahih tanaman dengan volume yang banyak
  4. Ketersediaan target baku tanaman yang terbatas terhidang dilingkungan petani

Keunggulan:

  1. Tidak terjadi resistensi pada hama
  2. Tidak berbuah mudarat lakukan n partner alami hama
  3. Tidak menyebabkan kerusakan lingkungan dan persediaan air tanah
  4. Mengurangi resiko terjadinya letupan serangan hama kedua.
  5. Mengurangi bahaya bagi kebugaran manusia dan ternak
  6. Mengurangi biaya produksi dan ketergantungan pembajak terhadap pestisida ilmu pisah

Mata air : Direktorat Perlindungan Hortikultura Kemeterian Pertanian

Produsen : Dede Rohayan, Nasriati, Gohan  OM,