Pertanyaan Penting Tetang Memulai Bisnis Baru

Bisnis.com,
JAKARTA — Setelah Covid-19 enyebabkan PHK dan memperluas ketidakpastian tentang karier pada periode 2021, banyak orang mempertimbangkan opsi yunior.

Beberapa memutuskan apakah bekerja untuk diri sendiri lebih baik daripada berburu pekerjaan 9-to-5 lain yang siapa enggak bertahan lama.

Panitera kunci Bootstrapped Millionaire: Defying the Odds of Business Tim Mercer mengatakan bahwa kewirausahaan mengapalkan banyak kebebasan, kewajiban jawab, dan risiko, dan sebelum sosok berkomitmen bakal mengambil langkah osean itu, terserah bilang pertanyaan penting yang harus mereka tanyakan pada diri sendiri.

“Kewirausahaan adalah pekerjaan yang menawarkan semacam independensi dan kepuasan pribadi yang tak bisa Sira dapatkan dari pencahanan kantoran biasa,” kata Mercer, seperti dikutip melintasi globaltrademag.com, Selasa (26/1).

Dia kembali menambahkan bahwa kita tidak akan pernah tahu jika Dia memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi seorang pengusaha kecuali Ia menjeput langkah samudra itu dan mengalaminya sendiri.

Mercer berpikir bahwa orang nan menengah ki memenungkan kewirausahaan harus terlebih lewat lamar panca pertanyaan ini kepada diri sendiri:

1. Mengapa Dia ingin melakukan ini?

Alasan Beliau, yang ialah maksud Anda, harus jauh lebih besar semenjak diri Sira seorang. Anda harus berkeyakinan pada visi kok Dia ingin menjadi pengusaha untuk kemudian dikembangkan dengan melibatkan orang lain kerumahtanggaan visi Beliau.

Mercer merasa penting untuk menuliskan alasan Anda dan menyimpannya sebagai pengingat ketika waktu-masa sulit nomplok.

2. Apakah Anda berpose pragmatis?

Seseorang boleh terbawa emosi detik memulai bisnis, sekadar Mercer mengatakan bahwa lalu bermakna untuk setiap calon wirausahawan lakukan bersikap pragmatis intern proyeksi memikul mereka selama dua masa pertama memulai.

3. Apakah Anda punya disiplin nan kuat?

“Anda merupakan bosnya, dan hanya Ia yang bertanggungjawab atas diri Kamu,” kata Mercer.

Dia juga menekankan, jikalau selit belit bagi Ia untuk tetap titik api lega tugas ataupun setia termotivasi, dan menurut Dia menjadi pengusaha sekadar sagur instan untuk pendapatan nan mudah, kewirausahaan jelas bukan cak bagi Anda.

4. Bisakah pergaulan sosial Sira tarik urat dari pengorbanan untuk kaprikornus wirausahawan?

Komitmen waktu, ucap Mercer, untuk memulai menggandar sendiri dan menjalankannya secara efisien jauh melampaui tiang penghidupan biasa. Perantaraan sosial bisa tembelang.

Anda harus konstan fokus tanpa membiarkan darmabakti Anda lega kewirausahaan merusak hubungan Anda dengan orang-insan terhampir. Berkomunikasi dengan mereka agar tidak ada misinterpretasi detik Anda membangun bisnis.

5. Mampukah Anda bertahan dengan tantangannya?

Pertarungan dan kemusykilan adalah pemberitahuan nan harus dibiasakan dan dipelajari maka itu pengusaha mentah lakukan diatasi.

“Beliau wajib memafhumi berapa kali Anda akan gagal sebelum Anda berbuntut,” kata Mercer.

Anda akan selalu ditolak oleh primadona pelanggan dan harga diri Anda akan diuji setiap hari. Apakah alasan Anda sepan kuat buat membuat Ia terus maju?

Secara keseluruhan, memutuskan apakah Beliau sendiri pabrikan atau enggak berakhir sreg seberapa nyaman Sira merasa tidak nyaman.

Belaka periode yang akan memberi sempat apakah Beliau memiliki kesigapan orang dan kecekatan jual beli buat menjadi pengusaha yang sukses, saja yakinlah bahwa Anda harus menanggung perian elusif beberapa mungkin.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Editor : Mia Chitra Dinisari

Konten Premium



Source: https://entrepreneur.bisnis.com/read/20210126/88/1347985/5-pertanyaan-penting-sebelum-masuk-ke-dunia-kewirausahaan

Posted by: holymayhem.com