Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Sayuran

Liputan6.com, Jakarta Wereng dan ki aib tanaman membuat pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak maksimal. Biasanya penyebab suatu tanaman tidak boleh tumbuh dan berkembang dengan maksimal disebabkan karena ki kesulitan yang menyerang serta hama pengganggu.

Suka-suka bermacam ragam spesies hama dan keburukan tanaman yang menjadi momok bagi para penanam alias peladang. Kesudahannya, mereka mengalami ketakberuntungan ki akbar karena masalah hama dan kelainan tanaman nan menuduh perkebunan maupun pertanaman mereka.

Hama dan penyakit pokok kayu terbiasa diketahui sebaiknya bisa diatasi. Apalagi dalam budidaya beraneka ragam tanaman, kadang hama dan komplikasi menjadi kejadian nan absah terjadi. Namun, dia bisa mengendalikannya kiranya tetap mendapatkan hasil yang baik.

Berikut Liputan6.com rangkum dari bermacam rupa perigi, Selasa (27/8/2019) tentang wereng dan ki aib tanaman.

Hama

Ada berbagai macam hama dan ki aib pohon yang terbiasa kamu ketahui. Hama adalah hewan yang galibnya menyerang atau menggangu tumbuhan, sehingga tumbuhan tersebut bukan bisa bertaruk dan berkembang dengan optimal. Berikut neko-neko hama:

Tikus

Hama dan kebobrokan pokok kayu tentunya memang sangat merugikan bagi peladang. Salah suatu hama yang paling banyak merugikan petambak adalah tikus. Hal ini disebabkan karena tikus memiliki mobilitas nan tahapan serta daya pembiasaan dan perkembangbiakan nan sekali lagi sangat tinggi.

Tikus umumnya menyerang pohon padi, dan sering bergerak sreg malam hari. Umumnya target utama tikus dalam menyerang padi adalah nilai dan batangnya. Dengan giginya nan tajam, tikus bisa memakan kredit-bijian padi. Kebanyakan tikus mewujudkan lubang didekat sawah dan bersembunyi diantara belukar-semak.

Dia bisa mengendalikan hama satu ini dengan bilang mandu, yaitu:

– Menyelimuti liang yang ada disekitar sawah yang digunakan misal gelanggang persembunyian, adv amat menggetah tikus

– Gunakan ular yang sudah dijinakkan untuk membuyarkan alias memangsa tikus.

– Menggunakan pembasmi tikus atau umpan beracun, doang dalam menerapkan prinsip ini harus berhati-lever

Ulat

Hama selanjutnya adalah ulat. Kebanyakan ulat akan memakan daun serta batang tumbuhan. Hal ini bahkan mungkin cinta kamu lihat di lingkungan sekitar.

Kaidah mengendalikan wereng bernga ini adalah bak berikut:

– Mengecek bagian bawah daun, apabila terletak telur kupu berwarna jati maka segera dibersihkan

– Genangilah tempat persemaian dengan air agar ulat panjat ke atas dan mudah untuk dibasmi

– Apabila pendirian sebelumnya tak efektif, maka opsi ragil merupakan dengan menunggangi pestisida

Hama Lainnya

Jenangau

Jenangau yaitu riuk suatu hama nan cukup meresahkan para pekebun. Walang sangit boleh subversif tanaman dengan meloncat ataupun terbang dari satu tanaman ke tanaman bukan sambil mengkhususkan bau nan enggak sedap.

Mengenai cara mengendalikan hama pianggang adalah andai berikut:

– Menerapkan sistem tanam serentak

– Menjaga kebersihan sawah dari rumput gelap

– Menangkap belalang sangit

– Menggunakan predator sama dengan galagasi

– Menanam baja yang mengasihkan efek buat walang sangit

– Menggunakan insektisida

Wereng

Hama lebih jauh adalah hama wereng. Wereng galibnya menyerang daun dan batang lega tumbuhan sehingga menyebabkan pohon tersebut menjadi mati. Wereng wereng ini menjadi salah satu penyebar virus yang menyebabkan penyakit tungro.

Adapun cara untuk menangani wereng wereng adalah sebagai berikut:

– Menata Pola Tanam plong tanaman dengan melakukan penghijauan bersamaan atau bergilir kerjakan memutus siklus hidup hama wereng.

– Menunggangi Pemakan sebagaimana sigenting Paederuss fuscipes, Ophinea nigrofasciata dan laba-laba Lycosa Pseudoannulata.

– Menggunakan insektisida. Namun cara ini harus dilakukan dengan efisien dan tegar dengan menjaga lingkungan

Selain bervariasi hama nan sudah disebutkan, terserah sejumlah wereng kembali nan lagi termasuk ke intern hama dan penyakit tanaman. Diantaranya merupakan Tuma kecil ataupun tungau, babi rimba, belalang, laler buncis, kumbang, lalat buah, serta burung pipit.

Keburukan Tanaman

Pasca- ceratai tentang macam tipe hama, selanjutnya engkau boleh melanjutkan ke penyakit tumbuhan dalam pembahasan hama dan ki kesulitan tanaman ini.

Penyakit pada tumbuhan umumnya disebabkan oleh mikroorganisme berupa virus, bibit penyakit dan jamur. Tumbuhan yang terserang penyakit akan mengalami hambatan kerumahtanggaan pertumbuhan dan perkembangannya, bahkan adakalanya terdapat juga nan mengalami pertumbuhan tidak biasa.

Akan tetapi, penyakit yang memperhatikan tumbuhan tidak sekadar diserang oleh jasad renik tetapi, melainkan juga dikarenakan kekurangan anasir hara atau elemen tanah lainnya. Makara terwalak banyak faktor yang menyebabkan ki kesulitan pokok kayu.

Berikut beberapa kebobrokan tanaman yang sering ditemui:

Penyakit Tungro

Salah satu wereng dan kebobrokan pohon yang minimum sering terjadi, terutama lega tumbuhan padi adalah penyakt tungro. Keburukan ini menyebabkan produksi padi nasional kekurangan hasil yang cukup tingkatan.

Penyakit Tungro disebabkan maka dari itu dua jenis virus yaitu, Rice Tungro Bacilliform Virus dan Rice Tungro Spherical Virus. Kedua jenis virus ini bisa menginfeksi tumbuhan secara bersamaan karena tak mempunyai kekerabatan serologi. Virus tungro juga dapat ditularkan makanya wereng.

Dia boleh melihat tanaman yang terkena penyakit wereng hijau dengan melihat beberapa gejala begitu juga muncul sepekan sehabis inokulasi, adanya diskolorasi bercelup asfar, dan adanya klorisi pada daun. Bila kamu menemukan hal-hal tersebut pada antah, maka akan mempengaruhi hasil panen.

Penyakit Mosaik

Penyakit mosaik yaitu penyakit nan gegares menyerang tumbuhan tembakau. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama Tobacco Mosaic Virus maupun demap disingkat sebagai TMV. Adapun gejala pohon yang terserang kebobrokan ini adalah sreg daunnya terdapat calit plonco muda alias kuning yang tersebar, apabila semainya terkontaminasi maka tidak lama kemudian semai tersebut akan antap, ukuran buahnya menjadi kecil, pada batangnya terdapat garis hitam yang menandakan bahwa terdapat jaringan yang mati.

Selain kedua masalah tersebut, ada beberapa ki kesulitan tanaman nan juga cukup pelalah ditemui, yaitu Penyakit Embun Tepung, Penyakit Layu Cabai, Penyakit Taun Daun Ubi belanda, Ki aib Daun Berlubang, Masalah Semai Roboh, Ki aib VSD (Vascular Streak Diaback) sebatas Kelainan Bubuk Coklat.

Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pokok kayu

Hama dan kelainan pokok kayu sebatas momen ini dahulu merugikan banyak pihak, baik itu para petani maupun pemakai. Maka bermula itu, mutakadim banyak metode untuk mengatasi hama dan penyakit tanaman yang bisa diterapkan. Berikut cara menuntaskan hama dan penyakit tanaman:

Pengendalian Mekanis

Menyelesaikan hama dan penyakit tumbuhan secara mekanis adalah dengan tindakan nyata untuk mengurangi hama dan penyakit tersebut. Mandu ini dapat dikatakan seumpama cara tradisional, dikarenakan enggak menunggangi zat kimia semacam insektisida, akan tetapi dengan instrumen-perangkat seperti sabit, gunting pokok kayu dan lain sebagainya. Mandu ini membutuhkan hari nan lama, hasilnya pun lain maksimal dikarenakan perkembangan hama dan ki kesulitan puas tanaman yang hambur luas.

Pengendalian Biologis

Mengendalikan hama dan kebobrokan pohon secara biologis adalah mengamankan hama dengan menggunakan pemangsa bikin memangsa para hama tersebut. Akan tetapi pengendalian secara biologis ini dapat dikatakan terbatas maksimal, hal tersebut dikarenakan fauna predator yang kadang langka ditemukan.

Pengendalian Kimia

Mengamankan wereng dan penyakit tanaman secara kimia adalah prinsip anak bungsu apabila cara sebelumnya tidak membuahkan hasil yang maksimal. Cara pengendalian hama dan penyakit dengan kimia adalah dengan menggunakan pestisida seperti insektisisa, fungisida dan herbisida. Pengendalian ini memang terbilang mudah dan balasannya maksimal, akan tetapi mempunyai dampak negatif bagi mileu sekitar, salah satunya yakni menimbulkan polusi udara.

Sumur : Liputan6

Source: https://www.corteva.id/berita/Hama-dan-Penyakit-Tanaman-serta-Cara-Mengatasinya-yang-Perlu-Diketahui.html

Posted by: holymayhem.com