Penanaman Secara Konvensional Pada Tanaman Hias Kamboja Hias

Sumber Kerangka : Carma foto

TEKNIK BUDIDAYA VANILI Sahih

Makanya:I Made Carma

            Tumbuhan vanili memiliki nama latin  vanilia planifolia,nan bisa bersemi dengan baik lega iklim tropis dan sub tropis. Indonesia punya iklim tropis sehingga  pohon vanili bisa bertunas dengan baik. Sekarang ini budidaya vanili berkembang cukup pesat,baik secara tradisional/konvensional maupun bertamadun, hal ini dipicu oleh harga yang cukup mahal dengan julukan kencana hijau. Budidaya vanili modern secara publik dikembangkan plong lahan sempit yang  menunggangi tajar sunyi dengan biaya yang relatif mahal.Budidaya secara formal secara umum memperalat tajar hidup seperti gamal,lamtoro dll.  Beberapa syarat tanaman vanili seharusnya dapat tumbuh dengan baik dan cepat berhasil sbb:

  1. Ketinggian tempat dan Suhu :

Tumbuhan vanili dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 10 – 700 m diatas permukaan laut, bahkan di pesisir pantai pula tanaman vanili dapat tumbuh dan berbuah dengan baik asalkan terserah/diperlukan perlakuan solo. Namun oftimalnya pohon vanili dapat merecup dan berbuah dengan baik pada jalal 400-700 m di atas permukaan laut,dengan suhu galibnya antara 22 – 25 °c per masa.

  1. Curah hujan angin dan Kelembaban :

Pokok kayu vanili membutuhkan curah hujan abu 2000-3000 mm/tahun serta dengan kelembaban berkisar antara 50-80%

  1. Penggarapan Tanah

Tanaman vanili akan bertunas dengan cepat dan dapat berproduksi dengan baik apabila ditanam pada tanah dengan kondisi: a) banyak mengandung soren,b)struktur lahan bagus bukan liat,c)irigasi dan drainage baik,e)kapling bidang endut-endut karena tanaman vanili memiliki akar tunjang yang tohor. Penggodokan tanah mudah-mudahan dilakukan 6 bulan sebelum tanam dengan menyucikan rumput dan membuat saluran drainase. Buatkanlah bedengan dengan lebar 1,0  dan jenjang sesuai kondisi. Lakukan pengapuran pada bedengan saat menjelang awal musim hujan selanjutnya 2 minggu setelah pengapuran ditaburkan tanah daun dari limbah pertanian, akan lebih baik jika ada taburkan patera-daun bambu/ranting aur nan sudah lapuk dan diaduk dengan tanah diatas bedengan.

  1. Pokok kayu pelindung dan Tajar (Panjatan).

Sebelum menyelamatkan vanili mudah-mudahan di tanam apalagi dahulu tajar (pohon perumpamaan penaung dan panjatan) kerjakan  tempat vanili merambat  dan memencilkan dari pendar surya langsung terutama radiasi sinar mentari sreg jam 11-14.00. Sinar syamsu pada jam tersebut bila menerpa langsung tanaman boleh merusak mayit dan patera vanili, batang/daun menjadi kuning seterusnya kemungkus.Jarak tanam tajar 1,5 m x 1,5 m . Tinggi tajar hendaknya 1,5 – 2,15 m bisa disesuaikan  agar mudah saat memasangkan. Tumbuhan yang baik untuk pelindung dan langsung umpama tajar (panjatan) ialah gamal.

  1. Penanaman mani vanili : Penghijauan seharusnya setelah tajar bertunas dilanjutkan dengan mengebumikan julai vanili. Agar pokok kayu cepat berkembang/tumbuh gunakanlah sulur strata 1 m atau minimum 0,5 m. Caranya yaitu sbb: potonglah justru silam akar semu/peledak sreg setiap muslihat/ruas,carang/stek vanili. Dilanjutkan dengan menyelit patera vanili selingkung 2-3 daun pada buku yang akan ditanam. Simpanlah terlebih dahulu sulur tadi ditempat yang teduh selama 5- 7 hari. Tanamlah 2 ruas secara mendatar dan tutup dengan persil secara tipis,sulur diarahkan ketajar/kusen hayat dan bebat pada 1 buku berpunca pucuk julai. Sebaiknya penanaman dilakukan bilamana tadinya musim hujan seputar bulan Oktober-Nopember atau sesuai dengan kondisi masing masing wilayah. Selepas carang ditanam tutuplah dengan sabut kelapa untuk menjaga gulma tidak mudah tumbuh,menjaga kelembaban dan nantinya sabut kerambil dapat penyedia unsure K (kalium) bagi tanaman vanili. Setiap tajar boleh ditanami 2-3 julai vanili.
  2. Perlindungan : Pemeliharaan berwujud penyiangan, mengarahkan sulur,pemotongan daun/tunas tajar,pemotongan pucuk, pemotongan akar susu, pengendalian OPT dan pemupukan).

a).Penyiangan : cabutlah jukut-jukut disekitar pangkal tajar.(tidak dinasihatkan pengendalian suket dengan herbisida).

b).Mengarahkan sulur : arahkan sulur sesuai arah tajar.Setelah pucuk sulur sampe pada ketinggian 1,5-2m arahkan sulur ke radiks,setelah sampai dipermukaan persil arahkan pun pucuk julai naik menuju pucuk tajar. Demikian seterusnya hingga umur 2 tahun maka bisa dilaksanakan stressing buat pembungaan.

c).Pemendekan pucuk sulur, jika tunas yang tumbuh batang dan daunnya kecil-kecil maka potonglah pucuk sulur sepanjang 1 ruas, dengan demikian akan tumbuh batang dan daun yang ukurannya lebih besar.

  1. d) Otoritas patera tajar merupakan: pada musim hujan abu potonglah daun pada keluhuran 2 m pecah bawah dan sisakan 2-3 semi. Potongan tadi ditaruh disela-sadel tajar lakukan dijadikan kompos.Sedangkan pada musim kemarau biarkan tunas tajar tumbuh lakukan penaung tumbuhan vanili dari terik sinar rawi .
  2. e) Pengendalian OPT : Penyakit pohon vanili yang paling terdepan adalah rusak batang nan disebabkan makanya cendawan Fusarium Oxysporum f.sp dan busuk pucuk nan disebabkan oleh cendawan Phytophthora parasitica dan tembelang Sclerotium rolfsii.Penyakit ini dapat dikendalikan dengan menjaga kelembaban dan kompos yang digunakan dicampur dengan trichoderma.

f).Pemotongan akar tunggang : Vanili n kepunyaan 4 spesies akar yaitu : (1)akar utama yang berlambak pada dasar layon atau sekitar pangkal tajar yang masuk/merambat pada persil berupa akar kawul, akar ini berpungsi mengisap air dan unsure hara kerumahtanggaan tanah.(2) akar susu sekunder (pungsinya semi mengisap air dan minelar) akar ini tumbuhnya menggantung menentang kapling.(3) akar udara yaitu akar tunggang yang bertaruk lega setiap trik/ruas pohon dibawah daun tetapi lain berdampingan lega tiang/tajar,strata akar tunggang 5-15 cm.(4) akar tiang penghidupan/akar tunggang pencahanan berfungsi menyambut dan berkembar pada gawang/tajar,akar ini juga berfungsi mengisap air dan minelar dari udara adil. Dari ke 4 jenis akar tersebut maka akar udara sebaiknya dipotong secara rutin.

g).Pemupukan : sebaiknya dengan cendawan organic (kompos) dilakukan puas awal dan akhir musim hujan.Penggunaan pupuk kandang yang belum tergarap tidak dinasihatkan karena bisa merupakan biang bermula Fusarium penyebab busuk batang/akar. Pemakaian pupuk ilmu pisah/ NPK masih boleh dilakukan dengan dosis nan minimal/sedikit dengan pendirian menabur kawul pada awal musim hujan di ujung akar tunggang terdepan dengan dosis 10-20 gram/tajar.Pemupukan dengan pupuk ilmu pisah boleh mengakibatkan pertumbuhan berorientasi dominan ke Vegetatip sehingga  sulit cak bagi pertumbuhan generative (Pembungaan) .

  1. Stresing : Stresing tujuannya moga tanaman vanili ingin pecah. Syarat –syarat stressing yaitu : pohon dalam keadaan fit, jiwa minimal 18-24 wulan. Stresing sebaiknya dilakukan dengan menyelang pucuk julai dan akar susu udara,memotong naungan kiranya kurat surya 60-80% serta menyetop sementara pengairan/pendirusan.Stresing bisa dilakukan pada bulan april-mei atau sesuai pada kondisi daerah masing masing.Tidak dianjurkan stressing dengan mencabut mayit utama tanaman vanili.

               Demikian semoga artikel ini dapat bermanfaat perumpamaan panduan dalam budidaya emas hijau (vanili) secara tradisional/baku.

Source: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/98888/teknik-budidaya-vanili-konvensional/

Posted by: holymayhem.com