Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) melaksanakan program siaran Faperta Berkarya melewati Dr. Darwin Pangaribuan (Dosen Agronomi FP Unila), beserta Agung Lasmono, SP., M.Si. (BPTP Lampung) dan Ir. Sismanto (Dosen Polinela) dengan tema Pemanfaatan Lahan Pekarangan Bakal Budidaya Tanaman Sayuran  Dengan Metode Hidroponik Lengkap Nutrien Film Technic (NFT) Dalam Rangka Memenuhi konsumsi Sayuran Sehat Bakal Keluarga Pada Musim Pandemi Covid 19, bertempat Radal Lampung Televisi, Kamis (15/10/2020).

Pelataran adalah tanah terbuka yang terdapat di seputar rumah silam. Di hari hawar sebagian lautan masyarakat mutakadim bosan tinggal di rumah.  Buat mengatasi kebosanan tersebut salah satunya boleh dilakukan dengan memanfaatkan lahan jerambah rumah.

Pemakaian lahan jerambah akan  mengasihkan keistimewaan bagi usia keluarga seperti: perigi pangan dan juga bagaikan sendang pendapatan. Salah suatu teknologi pertanian yang dapat diterapkan kerjakan memanfaatkan tanah pekarangan adalah teknologi hidroponik.

Hidroponik adalah suatu teknik memiara pohon sonder menunggangi tanah andai media tanam. Kelebihan tanaman nan dibudidayakan dengan metode hidroponik yaitu hasil  Kelupanen yang diperoleh lebih tinggi dengan  kualitas hasil kian baik.

Prospek pengembangan aksi hidroponik lampau baik terutama di daerah perkotaan, karena :
1. Petak di kawasan perkotaan lewat sempit bak akibat alih kelebihan lahan  sebagai halnya  cak bagi pembangunan perumahan, perkantoran, pertokoan, dan jalan.  Pada kapling sempit cocok lakukan  digunakan kampanye perladangan dengan menggunakan teknologi hidroponik.

2. Kesadaran masyarakat kota semakin jenjang lakukan menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi sayuran dan biji kemaluan-buahan yang berkualitas baik. Sejumlah jenis tumbuhan sayuran yang dapat dibudidayakan  dengan sistem hidroponik antara tak: tumbuhan selada, selederi, kubis rente, pakchoy, takecay dan lain sebagainya.

Cak semau dua tahapan yang harus dilakukan dalam menernakkan tanaman  hidroponik yaitu :
1. Tahapan pembuatan instalasi hidroponik
2. Pangkat budidaya sistem hidroponik

Tahapan pembuatan instalasi hidroponik

Bahan dan perangkat yang diperlukan : Talang air plastik, pipa paralon, knee, dop, wejangan emiter, perekat paralon, tanki gizi, pompa

Alat-radas yang digunakan gergaji, meteran dan bor.

Lega budidaya tanaman dengan metode hidroponik mangsa dan gawai yang diperlukan merupakan: Benih sayuran, sarana pesemaian dan larutan gizi dan stick bambu atau tusuk gigi

Janjang budidaya meliputi:

  1. Menyiapkan  benih sayuran (pakchoy).
  2. Menyiapkan alat angkut semai rockwoll, dahulu dipotong-bacok dengan dimensi 3×3 cm
  3. Menggali media rockwool  tebak-kira dalamnya 0,5-1 cm dengan menggunakan stick bambu maupun tusuk gigi dahulu masukkan  1  benih per lubang, lampau Letakan  di tempat pembibitan selama 2 minggu
  4. Reboisasi ekstrak, bibit pakchoy  ditanam pada umur 2 minggu, ataupun telah berdaun 4-6 helai
  5. Pemeliharaan tanaman meliputi: hadiah nutrisi dan pengontrolan gizi, pemangkasan daun,  pengendalian hama dan ki aib bila cak semau terjangan
  6. Panen,  tanaman pakchoy dipanen lega umur 30 perian setelah bermigrasi tanam.

Pemanenan dilakukan dengan cara mencabut, dulu dibersihkan dan dikemas bila akan dijual.

Maju Cemerlang Faperta Kita.