Pegertian Tanaman Sayuran Dalam Prakarya Spek Budidaya

Sumber Gambar : PPL SURYANA, SP

Sayuran terdiri mulai sejak sejumlah tipe sayuran. Berdasarkan keberagaman-jenisnya tersebut, sayur-sayuran memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Tentu untuk melancarkan serta mensukseskan upaya budidaya, berguna buat para penanam untuk memafhumi benih nan ingin dibudidayakan serta teknik pembudidayaannya.

Secara umum, teknik budidaya tanaman sayuran apapun punya ekualitas. Berikut ini beberapa teknik budidaya tanaman sayuran secara umum yang harus diperhatikan dan dilakukan.

Teknik pembibitan

Seperti pohon-tanaman bukan, kerumahtanggaan budidaya tanaman sayuran teknik pembibitan pasti pun diperlukan. Benih nan baik nan dipilih memiliki isyarat seperti mana, bebas dari hama dan masalah, n kepunyaan daya tumbuh nan tinggi, memiliki daya kecambah sekitar 80%, dan riwayat induknya sehat serta produktif. Berdasarkan macam tanamannya, terdapat beberapa perlakuan sebelum bibit disemai atau yang langsung dapat disemai. Teknik pembibitan yang pun harus diperhatikan ialah kecukupan akan kebutuhan gizi pohon. Di masa pembibitan, esensi membutuhkan asupan air yang cukup, serat yang cukup, dan pencegahan akan organism pengganggu.

Teknik penggodokan lahan

Sehabis melakukan pembibitan biasanya bibit harus dipindahkan ke persil yang permanen. Tanah tersebut malar-malar dahulu harus melalui plural proses penggodokan persil sebagai langkah. Proses pengolahan tanah dilakukan dengan menggemburkan tanah dan memastikan lahan sudah lalu sesuai dengan syarat-syarat bertaruk tanaman nan akan ditanam. Misalkan menyetimbangkan pH dan garis hidup air. Dalam berbuat penggemburan, petani dapat mencangkul tanahnya secara biasa namun dan setakat merata.

Teknik penghutanan

Seperti nan telah dijelaskan sebelumnya, sebelum melakukan penanaman perlu dipastikan apakah tanaman nan akan ditanam perlu disemai maupun bukan. Jika perlu, lakukan penyemaian dan jika tidak lanjutkan ke proses reboisasi. Dalam hal penanaman, yang wajib diperhatikan yaitu jarak memakamkan. Jarak menanam yang ideal merupakan salah suatu faktor yang menentukan kemajuan tumbuhan bikin tumbuh.

Teknik konservasi

Intern berbuat budidaya tumbuhan sayuran ada tiga jenis perlindungan yang penting dan harus dilakukan. Proteksi nan mula-mula yakni dalam hal pengairan. Irigasi harus dilakukan secara teratur dan mencukupi kebutuhan sesuai variasi sayuran yang ditanam. Penjagaan kedua yaitu penyiangan ataupun pemangkasan. Pemangkasan dilakukan bakal menstimulasi tanaman sayuran untuk tetap produktif serta menuntaskan pula kemungkinan hama dan penyakit. Perawatan ketiga yang harus dilakukan adalah pemupukan. Setimbang seperti mana pada tanaman tidak, pemupukan merupakan salah suatu cara paling kecil efektif kerjakan memenuhi kebutuhan vitamin tanaman. Pemupukan dilakukan secara ajek sesuai jangka perian serta dosis tertentu. Pastikan kebutuhan pokok kayu Ia ki ajek tercukupi.

Teknik panen dan pasca panen

Setiap tanaman sayuran memiliki masa panen nan berbeda-cedera setelah waktu penanamannya. Ada yang dapat dipanen setelah 30 musim dan ada pula yang hijau bisa dipanen setelah sejumlah bulan. Oleh karena itu, terdepan bakal mengetahui periode hipotetis pokok kayu sayuran dapat dipanen.

Selain masa panen, kejadian lain yang terlazim diperhatikan adalah ciri-ciri sayuran sudah siap panen. Setiap sayuran n kepunyaan cirinya sendiri. Jikalau syarat perian panen serta ciri panen sudah terwujud, maka sayuran mutakadim siap dipanen. Setelah dipanen, sayuran harus diperlakukan dengan tepat untuk mencegah kebusukan. Lakukanlah penggolongan jenis sayuran yang sudah penuaian dan simpanlah sesuai kebutuhan kelembaban dari tanaman sayuran tersebut. Dengan demikian, sayur akan tetap segar dan tetap dapat dijual dengan harga yang hierarki.

(WKPP.GandapuraTimur I. Suryana, SP)

Source: http://www.cybex.pertanian.go.id/artikel/91935/perawatan-sayur-sayuran-di-rumah-bibit/

Posted by: holymayhem.com