Paper Makalah Budidaya Tanaman Sayuran

MAKALAH

BUDIDAYA Pokok kayu SAYUR

Disusun Oleh

GOLONGAN D

Programa STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR

SURABAYA

2021

A. Budidaya Sayuran

  1. Menempa Tanah a. Mencabut gulma alias tumbuhan gelap yang suka-suka. b. Menggemburkan tanah dengan kaidah dicangkul sedalam 20 – 40 cm. c. Membuat guludan/bedengan dengan ukuran Panjang 1-2 m, sintal 30 – 50 cm, dan hierarki 20 – 30 cm, dilengkapi dengan saluran drainase yang baik. Parit dengan jarak 15-20 cm. d. Membentangi kapling dengan alamat organik berupa soren. e. Jika persil plus asam maka dapat dilakukan pengapuran menggunakan dolomit.

  2. Pembibitan/Penyemaian a. Memilih sperma unggul. b. Merendam benih selingkung 6-12 jam, sperma nan digunakan merupakan benih yang tidak mengapung. c. Benih ditanam dalam polybag kebal kapling dan pupuk organic (soren) dengan perbandingan 1:3. Setiap polibag ditaruh 5 – 10 benih sayuran dan disiram setiap 2 kali sehari sebatas daun muncul (bertunas). d. Simpan benih nan disemai di tempat nan sejuk dan dihinggapi sinar matahari secara langsung. e. Tanaman sayuran daun (sawi/kangkung) siap dipindahkan ke lahan tanam sehabis ±10 perian. Sedangkan bakal sayuran buah (tomat/lombok) sehabis ±2minggu.

  3. Penghijauan a. Hasil penyemaian ditanam di persil dengan jarak tanam 25–30 cm bakal sayuran daun, setiap tanaman dengan kedalaman terowongan tanam 6 – 10 cm.

masih melakukan pernapasan. Pemanenan bisa dilakukan setiap 2-3 hari sekali

B. Budidaya Tanaman Toga

  1. Godok Lahan a. Mencabut gulma atau tanaman bawah tangan yang cak semau. b. Melambuk tanah dengan pendirian dicangkul. c. Membuat guludan/bedengan, dilengkapi dengan saluran drainase yang baik. d. Membentangi guludan/bedengan dengan incaran organic baik berupa kompos ataupun baja kandang.

  2. Penanaman a. Persiapkan sintesis pupuk humus dengan kandang dengan perbandingan 1:1. b. Masukkan media tanam ke internal vas atau ajang. c. Menanam bilang tanaman toga/konsentrat (jerangau, kunir, temulawak) ke privat media tanah sedalam 8cm.

  3. Cara Pelestarian a. Guyur pohon pembeli ini seadanya. b. Pastikan apabila hujan abu, tidak tersiram banyak air. c. Pengajiran agar tanaman tidak mudah terban. d. Pengaturan jarak tanam dan penjarangan agar mencegah adanya hama dan komplikasi tanaman.

  4. Panen a. Penuaian bisa dilakukan setelah ±10-12 bulan. b. Alat pemanenan gunakan garpu atau cangkul, dan selektif rimpang jangan sampai rusak.

c. Panen dilakukan dengan cara mencangkul rimpang dan mengangkatnya secara perlahan.

Source: https://www.studocu.com/id/document/universitas-pembangunan-nasional-veteran-jawa-timur/agriculture/budidaya-tanaman-sayur-dan-tanaman-obat-this-is-practical-about-sustainable-agriculture/32936780

Posted by: holymayhem.com