Nama Alat Tanam Benih Sayuran

Sumber Gambar : Data pribadi

PENDAHULUAN

Program kewarganegaraan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) yang di kembangkan kementerian persawahan harus digemakan sampai ke tingkat usahatani. Program ini intern rangka untuk menepati kebutuhan beras Kebangsaan lakukan kesejahteraan awam.

Sulawesi selatan dapat dimasukkan sebagai daerah sentra produksi beras,dengan demikian Sul -rumah tahanan mampu mempertahankan produksi sampai 6% berpokok yang ditargetkan hanya 5%.

Kelangkaan tenaga kerja menanam di tingkat usahatani, menjadi focus terdahulu para penyelidik bagi berinovasi mengamankan permasalahan ini. lakukan mengatasi persoalan kelangkaan personel serta usaha menekan tingkat stress pokok kayu pada fase awal pertumbuhan.ATABELA (alat tanam jauhar serempak) diharapkan menjadi solusi kelangkaan fungsionaris.

ATABELA

Atabela adalah alat tanam benih langsung yang digunakan buat membantu melakukan penghutanan dengan tanpa mengerjakan persemaian terlebih dulu. Sehingga cara ini lalu potensi sreg berkurangnya tingkat stres tanaman padi.

masa ini sudah dilakukan petani-pekebun bikin menekan sida-sida tanam dan memasrahkan effek seni pada hamparan petambak. Dengan cara ini mengasihkan kemudahan puas petambak mengerjakan penyiangan, perabukan dan pengendalian wereng.

TEKNIK APLIKASI TEKNOLOGI ATABELA

Kesuksesan ATABELA silam ditentukan pendirian awalan petak. Persiapan persil membentangi:

  1. Lahan baru, sebaiknya aplikasi herbisida sebelum olah tanah
  2. Lahan tergarap tenggala/ pacul. Bila pake traktor, setelah diratakan biarkan lahan dan tunggu biji-biji gulma/ antah tumbuh sekitar 2 cm.
  3. Buat kemalir di keliling petakan
  4. Dua sampai tiga hari sebelum tanam, genanggi sawah dan aplikasi herbisida pra bertunas
  5. Sesudah lahan siap ditanami, tekor benih selama 24 jam, anginkan 24 jam. Selepas muncul tutul tumbuh (2-3mm), benih siap ditanam
  6. Masukkan benih ke dalam Atabela, jangan terlalu basah dan jangan terlalu munjung (2/3 dari torak paralon)
  7. Sesudah radu pengisian, alat siap dijalankan
  8. Petak sawah harus macak-macak, air hanya ada didalam parit/caren gelintar
  9. Alat ditarik sambil jalan mundur, patokan mata pada tali ajir yang dipasang sederajat pematang
  10. Tolok lebih lanjut adalah garis yang terjadi saat talik purwa, jadi tali belebas doang digunakan bila lain lagi yankin akan lurusnya galur.
  11. Bagi ciptakan effek seni, ketika pindah guri arah tetap mengacu sebelah yang mutakadim tertanami.

Proteksi Pokok kayu

  1. Terjemur kebiasaan petak di lokasi, penggenangan tipis biasanya dilakukan pada hari ke 3-5 pasca- tanam
  2. 10-14 hari setelah tanam, lakukan fertilisasi dasar pada larikan tanaman
  3. 15-20 hari setelah tanam, lakukan penyiangan, mandu mekanis makin baik berbarengan memperbaiki/menukar pohon yang tumbuhnya invalid baik.
  4. Ambil tumbuhan nan tumbuhnya terlalu rapat/banyak, tanam pada laskar tanaman nan kosong
  5. 25-28 hari setelah tanam, kerjakan pemupukan susulan I dan 45-50 hari setelah tanam, bakal perabukan susulan II
  6. Buat pengendalian hama dan ki aib sesuai dengan kaidan PHT

KENDALA LAPANG

Setiap Inovasi mentah, memiliki tanggapan berbeda sesuai kondisi area. Beberapa hambatan pengalaman aplikasi ATABELA di lapangan:

  1. Cara petani menyiapkan petak bukan maksimal
  2. Keterampilam peladang belum ter-asa, karena teknologi hijau.
  3. Pembajak belum familiar dengan teknologi plonco
  4. Keterbatasaan fasilitas pendukung kegiatan

Peristiwa-keadaan diatas harus dicermati bersama baik petani, petugas, agar output dari kegiatan jelas sebagiamana diharapkan dari Teknologi itu.

Rajmawati.SP.Penyuluh Pertanian Muda Kab.Sinjai Sul-Sel

Source: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/93428/alat-tanam-benih-langsung-atabela/

Posted by: holymayhem.com