Materi Budidaya Tanaman Hias Kelas 12

MODUL 2-TANAMAN Hias- Papan bawah XII


Description:


MODUL 2-Tanaman HIAS- Kelas bawah XII

Read the Text Version

No Text Content!

    Pages:

  • 1

    6

MODUL II P EMANENAN A. Tujuan Materi : Pengetaman ialah jalan hidup pengunci semenjak budidaya tanaman (bertemu dengan tanam), tapi yaitu awal pecah pekerjaan pascapanen, ialah melakukaan langkah bakal penyimpanan dan pemasaran. pasca panen ialah tindakan nan dilakukan selepas panen dilakukan agar hasil pertanian siap dan kesepakatan digunakan oleh konsumen dan atau diolah lebih jauh makanya pabrik. Sementara itu Pemasaran merupakan suatu proses interaksi sosial antara cucu adam dengan kelompoknya bakal mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan diperoleh dengan menciptakan, menawarkan, serta melakukan pergantian barang dan jasa kepada pihak lain. B. Uraian Materi Panen Pokok kayu Rias Tanaman hias dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok yakni; 1) rente cucuk, 3) pohon solek pot 4) pokok kayu hias untuk pertamanan lansekap. Pengetaman dan pasca panen dari bilang kelompok pokok kayu solek di atas akan dijelaskan sebagai berikut : Panen Anak uang Potong Kematangan tanaman hias (radas anakan) merupakan suatu faktor terdepan, dan kematangan boleh diketahui dengan memperhatikan dan mengandaikan format tanaman ataupun tingkat kronologi (derajat membukanya kuncup anakan). Sebagai kamil, pada ros, hal kuncup yakni stadia yang baik dan pada stadia ini umumnya tanaman mawar tahan terhadap penyakit fisiologis. Sedangkan bila kronologi silam dari keadaan kuncup atau mutakadim telah mekar sebagian, kualitas bunga nan diperoleh rendah dan roh vas dulu singkat. Pemanenan sebaiknya dilakukan kontan rente mengandung banyak air, merupakan sekitar pukul 06.00 -08.00. Walaupun demikian panenan kembali bisa dilakukan plong pukul 16.00 – 17.00. Plong ketika tersebut, penyerapan air yang dilakukan oleh tanaman berlantas kian banyak daripada penguapannya. Sekiranya pemanenan dilakukan puas siang perian, dikhawatirkan tanaman sudah mulai melakukan metabolisme aktif sehingga daya tahan anakan terhadap kelayuan menjadi rendah. Panen tanaman solek (bunga tetak) umumnya dilakukan secara manual. Pemakaian organ- alat mekanik dulu sedikit, namun pada alat-instrumen pengapalan dan alat pengebat (penyatu) ketengan-eceran racikan (gagang cangkul) bunga. Pamrih panenan adalah cak bagi mengumpulkan komoditi pada tingkat kematangan nan baik, dengan kehancuran dan kehilangan hasil yang rendah, secepat kali, dan biaya murah. Alasan ini yang membentuk panenan secara manual lebih cenderung dipilih kerjakan pohon rias terutama anak uang potong. Keuntungan-keuntungan panenan secara manual meliputi, a) Pemanen dapat memintal tingkat kematangan yang tepat sehingga memungkinkan penentuan grade yang tepat, dan pemanenan dapat secara berulang b) Pemanen bisa menangani komoditi dengan tingkat kerusakan yang sedikit. c) Laju panenan bisa dengan mudah ditingkatkan dengan penambahan tenaga kerja. d) panenan secara manual bermodal boncel. Masalah utama panenan secara manual terhimpun pada tenaga kerja. Pengemasan tenaga kerja ialah keburukan bagi petani. Tenaga kerja boleh sangat mahal plong sat musim panen serentak. Sungguhpun demikian, kualitas yaitu aspek yang suntuk terdepan demi suksesnya pemasaran bungan potong. Hal inilah nan menyebabkan sistim pengetaman secara manual patuh umpama seleksian penting. Pengetaman tanaman jambangan dan lansekap Pada tanaman rias plong gerombolan tumbuhan hias jambang dan lanskep riuk satu contohnya adalah lida mertua. Kegiatan panen bikin tanaman pot dan lansekap pohon ini secara awam menutupi: Tujuan pengetaman adalah menuai pohon nan siap panen sesuai kualitas dan perincisan Sansevieria yang diminta pasar atau pemakai Pohon lidah mertua, dapat dijual pada bineka umur dan ukuran, sesuai dengan permintaan pasar. Tanaman tersebut harus diakarkan tinggal sebelum dijual. Tanaman yang minim perakarannya akan tidak optimal pertumbuhannya dan terbatas resistan terhadap kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan sejauh transit. Adapun prosedur pemanenan adalah sebagai berikut: a. Fase panen; dilakukan dengan merakut tanaman yang taruna dan sesuai dengan spesifikasi tumbuhan nan diinginkan konsumen seperti pangkat tanaman, jumlah rente yang mulai mekar, kuantitas patera, kondisi ujung daun, pohon n domestik keadaan afiat, mulus, lain invalid dan tak-lain. b. Sukma : 4 s/d 9 rembulan, terampai spesifikasi tanaman yang diinginkan. Semakin tua bangka, tanaman memiliki dimensi semakin tinggi dan rumpun semakin banyak. Perlambang boleh dipanen : (1) Strata tanaman yang dinginkan biasanya 40 cm s/d 75 cm maupun sesuai spesifikasi yang diminta konsumen. (2) Jumlah daun tiap rumpun disesuaikan dengan keinginan konsumen. (3) Rumpun dan helaian daun nan sehat, mulus serta bukan patah ujung. c. Perian panen; dengan memperhatikan binar, seperti diupayakan supaya tidak dalam kondisi hujan angin. d. Peralatan panen; Menggunakan peralatan yang bersih dan tajam serta nonblok dari gangguan hama komplikasi tanaman antara lain cangkul, porok, gunting pangkas, pisau/golok, sutra dan sarana. e. Proses pemanenan; Panen dilakukan secara eklektik dengan cara membongkar persil diatas bonggol yang dipanen, sehingga terlihat boncol yang akan dipotong. Debirokratisasi ketuat erat dengan indukan, lakukan menghindari busuk dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari bengep/terpenggal. Hindari luka eks tusuk terinfeksi dan usahakan mongering lukanya. Pasca- palagan potongan gambol tanaman induk meringkai, lakukan penumpukan bonggol dengan lahan. f. Prosedur pencatatan plong saat pelaksanaan panen penting dilakukan Tutorial Tanya : 1. Jelaskan teknik pemanenan puas tumbuhan bunga hias cucuk ! 2. Jelaskan teknik pemanenan puas tumbuhan hias pot dan lansekap ! Penilaian Diri Murid LEMBAR PENILAIAN DIRI Nama Murid Didik : Kelas bawah : Tanggal pengamatan : Materi Siasat : Petunjuk Pengskoran : Biji penutup menggunakan neraca 1 sampai dengan 4 Perhitungan kredit akhir menunggangi rumus : Skor diperoleh x 4 = kredit akhir Skor maksimal Sesuai Permendikbud No 81ATahun 2013 murid didik memperoleh kredit adalah : Sangat baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Sedikit : apabila memperoleh skor : ≤ 2,33 No Pernyataan Tidak Kadang Caruk Selalu Pernah Skor ( 1 ) Skor ( 2 ) Skor (3 ) Skor ( 4 ) 1. Saya memahami teknik pemanenan tanaman rias bunga potong 2 Saya memahami tanaman hias bunga pot atau lansekap

Source: https://fliphtml5.com/gvsps/rkzt/basic

Posted by: holymayhem.com