Mapel Kwu Budidaya Tanaman Hias Rpp Sma X

(1)

Bagan PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Ketengan Pendidikan
: SMAN 6 KAB. TANGERANG

Kelas / Semester
: X/ 1

Netra Pelajaran
: Prakarya dan Kewirausahaan
Materi Pokok
: Desain Produk dan Pengemasan


Tanaman Solek

Alokasi Waktu
: 2 x 45 Menit

Pertemuan Ke
: 1

A. Kompetensi Inti

1. Meresapi dan mengerjakan pelajaran agama yang dianut

2. Menyelami dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (angkat royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsive dan proaktif putaran dari solusi atas berbagai persoalan dalam berinteraksi secara eklektik dengan lingkungan sosial dan tunggul serta dalam menempatkan diri sebagai gambaran nasion n domestik pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis makrifat nyata, sempurna, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang aji-aji penegetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebngasaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan amanat prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah budidaya tanaman pangan (kaspe/ toge/ cabe) dan budidaya tanaman hias (tanaman bunga/toga).

4. Mengolah, menalar, dan menyaji kerumahtanggaan mati konkret dan sirep niskala terkait dengan peluasan terbit yang dipelajari di sekolah secara mandiri, dan fertil menunggangi metode sesuai kaidah saintifik.

B. Kompetensi Bawah

Sikap 2.1. Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali wara-wara adapun spesies produk budidaya dan kewirausahaan di area setempat dan lainnya.

2.2. Menyelami perilaku jujur, beriktikad diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya di kawasan setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha.

2.3. Menghayati sikap bekerja sama, angkat royong, bertoleransi, disiplin, berkewajiban, rani dan inovatif dalam mencerna kewirausahaan dan melaksanakan bududaya di distrik setempat dan lainnya dengan memeperhatikan estetika produk akhir bakal membangun sukma manuver.

Warta 3.4. Memahami konsep kewirausahaan dalam menjalankan sebuah wirausaha budidaya tanaman rias

Ketangkasan 4.4. Menyervis konsep kewirausahaan berlandaskan pengalaman keberhasilan otak-tokoh wirausaha budidaya tumbuhan solek

C. Indikator Percapaian Kompetensi

Sikap
1.
Mempunyai motivasi internal dan peduli lingkungan terutama terhadap komoditas budidaya dan kewirausahaan di area setempat.
2.
Mentransformasikan diri dalam berperilaku valid, berkeyakinan diri, dan

mandiri dalam memperkenalkan produk budidaya tanaman rias di wilayah setempat dan menerapkan wiraswasta.

3.
Menunjukkan sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, ketaatan, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami usaha budidaya tanaman rias di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun vitalitas usaha.

(2)

Keterampilan
6.
Terampil melayani konsep kewirausahaan berlandaskan pengalaman tokoh-tokoh wirausaha budidaya tanaman rias.
D. Maksud Penerimaan

Selepas pembelajaran, pesuluh didik dapat:

Sikap ozon Berlambak menumbuhkan cambuk kerumahtanggaan yang tinggi dan perilaku peduli terhadap lingkungan, terutama terhadap manuver budidaya tanaman rias.

ozon Mampu mentransformasikan diri dalam bertabiat jujur, percaya diri, dan mandiri dalam menyelesaikan tugas budidaya tanaman hias dan menerapkan wirausaha.

o Menunjukkan sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, kesetiaan, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif privat mengetahui usaha budidaya pokok kayu rias dengan mencerca estetika produk akhir bikin membangun usia usaha.

Persuaan Pertama o Menemukan konsep pengertian kewirausahaan. o Menemukan konsep tujuan kewirausahaan.

Kecekatan 1. Terampil memperalat konsep kewirausahaan berdasarkan pengalaman tokoh-tokoh wirausaha budidaya tanaman solek.
E. Materi Pelihara

Sikap a. Motivasi dalam dan perilaku peduli terhadap lingkungan. b. Berperilaku kredibel, percaya diri, dan mandiri intern

memintasi tugas budidaya tanaman hias dan menerapkan wirausaha.

c. Bekerjasama, angkat royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami usaha budidaya tumbuhan hias.

Pertemuan

Pertama (2×45’) o

Signifikansi Wirausaha ozon Pengertian Kewirausahaan. o Tujuan Kewirausahaan.
F. Kamil/Metode Penataran

Pendekatan : Student Centered

Model Pendedahan : Discovery Learning (Penerimaan Kreasi)

Problem Based Learning (Pendedahan Berbasis Masalah) Projek

G. Kegiatan Pembelajaran
Persuaan Kedua

Alokasi Waktu:

2 x 45 menit

KEGIATAN
DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI

WAKTU
Pendahuluan
a. Penyesuaian:

 Mengucap salam, menunangi kabar murid, beribadat & mendoakan siswa/orang tua renta petatar yang sakit (jika terserah).

 Memeriksa keberadaan siswa umpama sikap disiplin.  Mempersiapkan tubuh dan psikis peserta pelihara internal

mengawali kegiatan pembeajaran konsep kewirausahaan.

b. Apersepsi:

 Mengajukan tanya mengenai usaha-usaha yang banyak ditemui oleh pelajar di sekitar apartemen.

c. Lecut:

 Memberikan bayangan tentang kurnia mempelajari materi pengertian dan tujuan kewirausahaan.

 Menyampaikan intensi pembelajaran dengan jelas.

(3)

d. Kasih Acuan:

 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas.  Pencatuan kerubungan sparing.

 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan camar duka membiasakan sesuai dengan awalan-ancang penataran.

Inti
1. Untuk dapat menemukan konsep pengertian

dan tujuan kewirausahaan, murid didik diminta bikin menganalisa khasiat dua suku introduksi (wira=berani, pahlawan; usaha= kegiatan, pegangan) yang diberikan maka itu guru.

(Kecam)

2. Guru membai siswa menjadi 6 kelompok. Tiap-tiap gerombolan diminta bakal berdiskusi adapun konsep pengertian dan tujuan

kewirausahaan. Tiap kerubungan diberi

kesempatan bakal bertanya dan memberikan pendapat. Siswa tidak diminta bakal

menuding dan menanggapi. (Menanya)

3. Setiap kerubungan diminta kerjakan membacakan hasil temuan mereka adapun denotasi dan maksud kewirausahaan.

(Mengeksplorasikan)

4. Setiap keramaian diminta untuk

mengenali propaganda yang berkembang di daerah seputar dan menghubungkannya dengan konsep pengertian dan tujuan kewirausahaan. (Mengasosiasikan) 5. Salah suatu siswa diminta kerjakan

menyimpulkan hasil diskusi akan halnya denotasi dan tujuan kewirausahaan. (Mengkomunikasikan)

Catatan:

Sejauh pembelajaran berlangsung, guru

mengamati sikap pelajar dalam

pembelajaran yang menutupi sikap:

kesetiaan, rasa percaya diri, bertabiat

teruji, tangguh menghadapi masala,

tanggung jawab, rasa ingin tahu, peduli

lingkungan.

55 menit

Penghabisan
 Murid bimbing dengan arahan hawa, takhlik resume tentang pengertian dan pamrih kewirausahaan.

15 menit

H. Alat/Media

1. Belebas, spidol, papan tulis. 2. Laptop & infocus.

3. Lembar kerja.
I. Sumber Penelaahan

a. Tim Penulis, Buku Kewirausaha Kelas bawah X SMA. b. Pemberitaan penunjang.

J. Penilaian Hasil Belajar

a. Penilaian sikap : Tehnik Non Tes Bagan Pengamatan Sikap dalam pembelajaran. b. Penilaian laporan : Tehnik Pengecekan Gambar Tertulis Uraian

(4)

(Lembar Kerja/LK dan Instrumen Penilaian Terlampir)

Mencerna/menyetujui Jakarta, Juli 2014

Pejabat Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. USEP KUSMARA, MM
MUJIAROTUL KH, S.Kom.

NIP. 196107261986031005 NIP. 198110262014062001
Makao PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Satuan Pendidikan : SMA
Kelas/Semester
: X/1

Mata Pelajaran
: Prakarya dan Kewirusahaan

Materi Sosi
: Desain Dagangan dan Pengemasan Tumbuhan Hias
Waktu Pengamatan :

Indeks sikap aktif dalam penelaahan budidaya tanaman hias:

1. Adv minim baik :
jika
menunjukan kadang kala tidak rebut bagian privat pembelajaran. 2. Baik :
sekiranya
menunjukan sudah ada usaha cabut bagian dalam pembelajaran

tetapi belum konsisten

3. Sangat baik :
jika
menunjukan mutakadim renggut bagian dalam menyelesaikan tugas kerumunan . Terus menerus dan sudah konsisten

Indikator sikap bekerjasama kerumahtanggaan kegiatan kelompok :

1. Kurang baik :
jika
sama sekali bukan berusaha lakukan bekerjasama kerumahtanggaan kegiatan kerubungan.

2. Baik :
takdirnya
menunjukan sudah ada usaha kerjakan bekerjasama kerumahtanggaan kegiatan kelompok tetapi belum kukuh.

3. Sangat baik :
jikalau
menunjukan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan keramaian secara terus-menerus dan setia.

Indikator sikap toleran terhadap proses separasi masalah yang berbeda dan kreatif : 1. Kurang baik :
jika
terkadang bukan beraksi toleran terhadap proses pemecahan

masalah nan berbeda dan bakir.

2. Baik :
takdirnya
menunjukan sudah cak semau aksi bakal bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah nan berbeda dan rani tetapi masih belum ajeg/ tegar.

3. Lampau baik :
seandainya
menunjukan sudah ada gerakan bikin bergaya toleran terhadap proses penceraian masalah nan berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Bubuhkan tanda √ plong ruangan-kolom sesuai hasil pengamatan.
KELAS X MIA 1

No
Cap Siswa

Sikap

Aktif
Kerja sama
Toleran

K

B
B
SB

K

B
B
SB KB
B
SB

(5)

11

No
Keunggulan Siswa

Sikap

Aktif
Partisipasi
Toleran

(6)

26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

Keterangan :

KB : Kurang baik B : Baik

SB : Sangat baik

Mengetahui/menyetujui Tangerang, Juli 2014

Superior Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. USEP KUSMARA,MM
MUJIAROTUL KH, S.Kom.

(7)

INSTRUMENT PENILAIAN SIKAP Rangka PENILAIAN DIRI
Eceran Pendidikan: SMAN 6 Kab. Tangerang

Kelas/ Semester
: X/1

Indra penglihatan Kursus
: Prakarya dan Kewirausahaan

Materi Pokok
: Desain Produk dan Pengemasan Tanaman Hias
Stempel :

Kelas :
Wahi :

1. Bacalah instrument ini dengan cermat !

2. Pilihlah keseleo suatu jawaban dari pernyataan di bawah ini dengan sikap jujur dan sesuai dengan kejadian yang sebenarnya , bukan menurut nan hendaknya.

3. Beri logo √ lega kolom yang sesuai.
Rubrik Penilaian Sikap

TP = Tak Kekeluargaan

:
Seandainya presentase terjadinya : 0%

JR = Musykil
:

Sekiranya persentase terjadinya : 0% < X ≤ 60 %
SR = Cak acap
:

Kalau persentase terjadinya : 60% < X ≤ 75 %
SS = Lewat Demap
:

Jika persentase trejadinya : 75% < X ≤ 99 %
SL = Selalu

:

Jika persentase terjadinya : 100%

No
PERNYATAAN
TP
JR
SR
SS
SL

1
2
3
4
5

1 Seandainya hari itu cak semau jadwal pelajaran prakarya dan kewirausahaan , saya berharap guru pekerjaan tangan dan kewirausahaan saya enggak berhalangan hadir ke sekolah.

2. Saya merasa rugi, jika tidak hadir ke sekolah saat ada jadwal pelajaran hasta karya dan kewirausaan.

3. Saya tetap mengerjakan PR prakarya dan kewirausahaan yang ditugaskan temperatur, meskipun saya berhalangan hadir ke sekolah. 4. Saya membaca / mempelajari sampai-sampai terlampau, materi latihan

sebelum pelaksanaan pembelajaran prakarya dan kewirausahaan. 5. Saya mengkritik dengan sungguh-sungguh penjelasan suhu

prakarya dan kewirausahaan, pada saat belajar di kelas.

6. Saya menanyakan kepada guru tentang materi tutorial prakarya dan kewirausahaan nan belum saya pahami.

7. Saya mendengarkan semua informasi yang berkaitan dengan materi latihan prakarya dan kewirausahaan yang menengah belajar. 8. Saya bersungguh-sungguh menuntaskan soal/tugas individu

dalam pelajaran prakarya dan kewirausahaan.

9. Saya tidak mencontek momen ulangan prakarya dan kewirausahaan. 10. Saya berkomplot internal kelompok bagi menyelesaikan kelainan

intern latihan prakarya dan kewirausahaan.

11. Saya berusaha mengendalikan dengan baik, tugas kerumunan yang yaitu kewajiban jawab saya

(8)

hasta karya dan kewirausahaan.

13. Saya berusaha memintasi masalah / tanya dalam pelajaran prakarya dan kewirausahaan dengan baik/maksimal.

14. Saya memberikan kontribusi nan berguna n domestik kejayaan kerumunan saya dalam tuntunan prakarya dan kewirausahaan. 15. Saya bersemangat mengatasi tugas kerumunan dalam cak bimbingan

prakarya dan kewirausahaan.

16. Saya berusaha memperoleh deklarasi dari berbagai sendang untuk menyelesaikan masalah dalam pelajaran prakarya dan

kewirausahaan.

17. Saya berusaha melengkapi alat-organ nan dibutuhkan dalam pelajaran prakarya dan kewirausahaan.

18. Saya membeli atau meminjam diperpustakaan sendi penunjang yang dibutuhkan n domestik tuntunan prakarya dan kewirausahaan. 19. Saya memperoleh manfaat dari kegiatan kelompok pada pelajaran

prakarya dan kewirausahaan.

20. Saya berusaha mengendalikan dan menyerahkan tugas/PR prakarya dan kewirausahaan di awal waktu.

Tangerang, Juli 2014 Hawa Mata Tuntunan

(9)

Perangkat PENILAIAN Maklumat

Pemeriksaan ulang Tercatat Rajah URAIAN/ESSAY

No Indikator pertanyaan diambil mengacupada tujuan pembelajaran)
Bentuk Cak bertanya
MaksSkor 1. Menemukan konsep signifikasi

kewirausahaan Uraian netral
40

2. Menemukan konsep pamrih

kewirausahaan Jabaran bebas
60

Total SKOR MAKSIMAL

100

Logo
:
Papan bawah
:

NO
Butiran Soal
URAIAN JAWABAN
SKORMAK

S

1 Jelaskan pengertian kewirausahaan!
10

2 Jelaskan tujuan kewirausahaan yang kamu ketahui!

5

SKOR Biji
100

NILAI = Total Poin Siswa X 100 Nilai Maksimal

Tangerang, Juli 2014

Kepala Sekolah Guru Mata Les

Drs. USEP KUSMARA, MM
MUJIAROTUL KH, S.Kom.

(10)

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN
Alat penglihatan Cak bimbingan
: Prakarya dan Kewirausahaan
Kelas/ Semester
: X/1

Tahun Latihan
: 2014/2015
Waktu Pengamatan
:

Indicator terampilan menerapkan konsep/prinsip dan kebijakan pemecahan kelainan yang
relevan yang berkaitan dengan materi budidaya pohon solek :

1. Kurang Terampilan (KT)
: jika kadang kala tidak boleh menerapkan konsep /

mandu dan kebijakan pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai dan fungsi di bervariasi kuadran.

2. Terampil (T)
: jika menunjukan telah cak semau propaganda untuk menerapkan

konsep/prinsip dan garis haluan separasi problem nan relevan yang berkaitan dengan skor fungsi di bermacam ragam kuadran semata-mata belum tepat.

3. Sangat Terampil (ST)
: sekiranya menunjukan adanya manuver cak bagi menerapkan

konsep/cara dan ketatanegaraan separasi masalah yang relevan nan berkaitan dengan nilai arti di berbagai kuadran dan sudah tepat.

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan
KELAS X MIA 1

No
Nama Siswa

Keterampilan

Menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan kebobrokan

KT
Cakrawala
ST

(11)

20

No
Merek Siswa

Keterampilan

Menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah

(12)

35

Mencerna/menyetujui Tangerang, Juli 2014

Ketua Sekolah Master Ain Pelajaran

Drs. USEP KUSMARA, MM
MUJIAROTUL KH, S.Kom.

NIP. 196107261986031005 NIP. 198110262014062001

INSTRUMEN PENILAIAN Kecekatan (KREATIFITAS)
TES TERTULIS BENTUK URAIAN

Satuan Pendidikan: SMAN 6 Kab. Tangerang
Kelas/Semester

: X/1

Mata Pelajaran

: Pekerjaan tangan dan Kewirausahaan

Materi Pokok

: Desain Produk dan Pengemasan Pohon Rias

Tanda :

Papan bawah :

No Tanya

Skor Aspek yang Dinilai

Jumlah Skor

Besaran Total

Ruangan Penilaian Pemeriksaan ulang Daya kreasi Siswa:
Aspek yang

Dinilai
Skor
Indikator

Fluency (Kelancaran)

4 Seluruh jawaban benar dan beberapa pendekatan/cara digunakan. 3 Paling kecil tidak dua jawaban benar diberikan dan dua cara digunakan. 2 Paling kecil tidak satu jawaban benar diberikan dan satu prinsip digunakan 1 Jawaban lain pola atau cara nan dipakai tidak berhasil Fleksibilitas

(Keluwesan)

4 Memberikan jawaban yang beragam dan bersusila 3 Memberikan jawaban yang beragam doang salah 2 Mengasihkan jawaban yang lain beragam semata-mata bermartabat 1 Memberikan jawaban nan tidak beragam tetapi keseleo 0 Tidak mengasihkan jawaban

Elaborasi (Kejelasan)

4 Memberikan jawaban yang rinci dan hasil yang benar 3 Memberikan jawaban yang rinci tetapi hasil salah 2 Menerimakan jawaban yang enggak rinci saja hasil benar. 1 Memberikan jawaban yang tak rinci sahaja hasil salah. 0 Invalid ataupun tidak ada penyelesaian

Originality (Keaslian)

4 Mandu yang dipakai berlainan dan menyeret.

3 Cara yang dipakai enggak biasa dan berhasil. Cara digunakan oleh invalid siswa. 2 Mandu yang dipakai merupakan solusi soal doang masih umum.

1 Cara yang digunakan bukan merupakan solusi persoalan. Memahami/menyetujui Tangerang, Juli 2014

(13)

Drs. USEP KUSMARA, MM
MUJIAROTUL KH, S.Kom.
NIP. 196107261986031005 NIP. 198110262014062001

Perlengkapan PENILAIAN Titipan
Mata Kursus
: Kewirausahaan

Nama Antaran
: ………..

Alokasi Waktu
: 2 x 45 menit

Guru Pembimbing: ………

Segel Petatar
: ………

Kelas
: ………

Jenjang
Uraian Kegiatan

Skor
Kurang

(1)
Cukup(2)
Baik(3)

Amat
baik

(4)

Perencanaan

Penyusunan

rencana/scenario/prosedur Penyusunan desain

Penyiapan sumber dan bahan

Pelaksanaan

Mengumpulkan data dan informasi Menganalisis data dan informasi Mengelola waktu serta sumber-sumber daya yang enggak

Pengetahuan proyek

Relevansi hasil dengan kompetensi nan harus dicapai

Keaslian hasil Manfaat hasil

Mengetahui/menyetujui Tangerang, Juli 2014

Ketua Sekolah Hawa Alat penglihatan Kursus

Drs. USEP KUSMARA, MM
MUJIAROTUL KH, S.Kom.

Source: https://123dok.com/document/eqoo3gjq-rpp-prakarya-kelas.html

Posted by: holymayhem.com