Manfaat Pestisida Puntung Rokok Bagi Pertumbuhan Tanaman Sayuran

Membasmi Keriting daun cabe di pekarangan, manfaatkan limbah rokok

Lada merupakan komoditas sayuran yang banyak dikonsumsi setiap saat, maka merica akan terus dibutuhkan dengan besaran yang semakin meningkat, seiring dengan pertumbuhan total penduduk dan perekonomian kewarganegaraan.

Ikal daun merica yakni pelecok satu keadaan puas patera cabai yang menjadi berkerut, asfar, kerempeng dan rontok. Keadaan daun begini menyebabkan nutrisi enggak bisa diproses secara sempurna, tanaman tak bertumbuh lebat, daya produksi tanaman menurun dan bisa gagal panen.

Problem keriting daun cabai disebabkan oleh serangan hama ataupun disebut organisme pengganggu tanaman yang bukanlah virus, serabut ataupun patogen. Suka-suka beberapa macam wereng yang menyebabkan keriting daun, ialah hama yang tergolong pada diversifikasi tuma-kutuan, merupakan thrips, tungau dan aphids.

Banyak dari kita memilih menggunakan racun hama kimiawi,  karena terbilang mudah dan praktris. Namun di era jaman sekarang ini prinsip pengendalian hama dengan kimiawi mulai perlahan ditinggalkan, hal ini bukan tanpa alasan. Kesadaran masyarakat lah yang mendurung itu semua terjadi, masyarakat kini sudah mulai bangun cak bagi menjaga kelestarian lingkungan, adanya bahaya dan efek samping nan menghantui setelah memperalat pestisida kimiawi merupakan faktor lain yang memerosokkan masyarakat menjauhi pestisida kimia adalah. Untuk menggantikan pestisida kimiawi kini sudah banyak petani dan para pembudidaya tanaman cabe berangkat beralih menggunakan racun hama organik atau pestisida alami.

Sugi merupakan salah satu pokok kayu yang suka-suka di Indonesia, nan patut besar menyedekahkan devisa buat Negara adalah melewati produksi rokok. Cuma, dsisi lain rokok sangat membahayakan tubuh manusia serta lingkungakannya sehingga perlu dicari kemujaraban tak berusul tanaman mole tersebut mudah-mudahan boleh berarti dan enggak membahayakan fisik individu serta lingkungan. Kandungan yang terdapat dalam sisik teryata dapat kondusif petani sebagai pembasmi hama tumbuhan. Pestisida ini kembali bisa mengurangi pendayagunaan sugi buat pembuatan rokok, yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Tingginya angka perokok di indonesia memang bukan boleh di pungkiri karna alasan diatas, dengan mengesampingkan masalah besaran perokok tsb, kita boleh memanfaatkan limbah rantas rokok ini bakal  untuk mengendalikan wereng tanaman cabe di rumah kita.

cara kerja pestisida alami ini adalah dengan mengganggu sistem saraf pusat serangga yang terpapar maka itu zat nikotin. Meski demikian, residu dari pestisida ini akan lebih mudah terurai di alam sehingga tidak merusak lingkungan, dengan mengumpulkan sisa puntung roko dan direndam, lalu airnya disaring, sebenarnya boleh serentak diplikasikan dengan luasan tanam yang kerdil, misalnya di pekarangan apartemen, tetapi untuk luasan yang lebih lautan, seharusnya bertambah efektif mudah  ikuti langkah dibawah ini, silahka kerjakan perbandingan jumlah dosis dengan sesuai jika dinilai ini berlebih banyak.

  • Sediakan daun tembakau/tersayat rokok kurang lebih 0.25 kg.
  • Sediakan welirang kurang kian 3 ons.
  • Sediakan juga abuk dapur abnormal bertambah 2 kg.
  • Sediakan air seckupunya.
  • Untuk pebuatannya yaitu, pertama rendam semua mangsa tadi kedalam air, sepanjang tekor kian -5 perian.
  • Setelah direndam 4-5 hari, saring air rendaman tadi menggunakan saringan lembut. Cair pun siap digunakan
  • Semprtokan larutan dari air rendaman tadi pada patera cabe, semprotkan secara merata angar mendapatkan hasil maksimal.
  • Jangan buang pungkur air rendaman, karena dapat digunakan atau disiramkan pada tanaman dibawah tanaman cabe.

Selain itu, tidak pelik juga, pestisida sisik ini dicampur dengan objek organik lainnya bagi lebih membantu dalam meningkatkan kerja dari pestisida nabati tersebut.

Sebagai contohnya saja, para peneliti mencampurkan filtrat tembakau dengan filtrat daun paitan. Campuran filtrat tersebut bisa digunakan untuk memberantas wereng jenangau yang biasanya ditemukan pada tanaman padi

Oleh: Reinnaas Amsyari Gunawan, S.TP

Penyuluh Pertanian Wilayah Binaan Alahan Nan Tigo

Source: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/83319/Basmi-Keriting-Daun-Pada-Cabe-Dengan-Rokok/

Posted by: holymayhem.com