Manfaat Air Kelapa Untuk Tanaman Sayuran

Tanaman Bugar dengan Air Kelapa

Tanaman kelapa ialah pokok kayu dengan segudang manfaat. Semua bagian tanaman kelapa, mulai dari akar hingga buah kelapa memiliki manfaat bagi kehidupan hamba allah. Begitu pula dengan air kelapa, tak saja menyegarkan dahaga dan menyehatkan tubuh, air kelambir juga bermanfaat bagi tanaman.

            Lakukan mendapatkan hasil produksi yang baik, pertumbuhan pokok kayu harus diperhatikan misalnya penggunaan korban organik dan kebutuhan akan air. Manfaat lain mulai sejak pendayagunaan bahan organik untuk pertanian ialah untuk mengurangi pemakaian jamur kimia. Mandu enggak yang dapat digunakan cak bagi membantu mempercepat pertumbuhan pohon yaitu dengan menggunakan air kelapa (Cocos nucifera
L.) sebagai pengganti serabut kimia. Air kelapa ialah pelecok satu produk tanaman yang dapat dimanfaatkan lakukan meningkatkan pertumbuhan pohon. Air kelapa yang sering dibuang oleh para pelimbang di pasar enggak ada salahnya bila dimanfaatkan sebagai penyiram tanaman.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa air kerambil berharta akan kalium, mineral diantaranya Kalsium (Ca), Sodium (Na), Magnesium (Mg), Ferum (Fe), Cuprum (Cu), dan Sulfur (S), sakarosa dan protein. Kandungan mineral itu adalah hormon-hormon pertumbuhan yang suntuk dibutuhkan tumbuhan. Disamping subur mineral, dalam air kelapa juga terdapat 2 hormon alami ialah auksin dan sitokinin yang berperan ibarat pendukung pembelahan sel.

            Caranya penggunaan air kelambir sebagai baja tanaman cukup sederhana. Semprotkan air kelapa lega daun dan siramkan puas akar tunggang tumbuhan 1-2 mungkin sepekan, dan penyiraman dengan air biasa dilakukan setiap hari. Cara ini akan memacu pertumbuhan akar, daun dan anak uang. Dengan kandungan unsur kalium yang layak tinggi, air nyiur bisa seksi pembungaan pada anggrek seperti dendrobium dan phalaenopsis. Cara ini pun efektif diterapkan berbagai ragam diversifikasi ujana lainnya. Hasil penajaman menunjukkan bahwa produk hormon mulai sejak air nyiur ini bernas meningkatkan hasil polong hingga 64%, kedelai lahan hingga 15% dan sayuran hingga 20-30%. Karena terbuat dari bahan alami, cara ini terlampau aman
(Ika Hardiyan, S.P/Bidang Perkebunan).

Sendang:

Tiwery, Riny R. 2014. “Pengaruh Pemanfaatan Air Kelapa (Cocos Nucifera
L.) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi putih (Brassica juncea
L.)”. Harian Biopendix, 1 (1), 2014.

Source: https://dinpertanpangan.demakkab.go.id/?p=2797

Posted by: holymayhem.com