Makalah Tentang Tanaman Hias Melati

(1)

Les

Terserah kesalahan di dalam gadget ini

Selasa, 24 April 2012

Model Referat Anak uang Melati

Ki I

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 2.1 Sejarah

Melati ialah tanaman kalis Asia, banyak dijumpai di Indonesia. Di Eropa anakan ini dianggap berbunga dari Arab dan dikenal dengan stempel Arabian Jasmine. Tanaman melati berbentuk perdu, mempunyai tinggi 0,3-3 m. Jika bukan dipangkas tanaman melati nan sudah ki akbar akan memanjat pada batang tanaman tak. Tanaman melati banyak ditanam orang di halaman rumah andai tanaman rias. Melati juga merupakan tanaman bunga rias berupa perdu berbatang agak gelap yang usia menahun.

Di Italia, melati casablanca (Jasminum officinalle), yang disebut Spanish Jasmine ditanam masa 1692 bikin dijadikan parfum. Perian 1665 di Inggris dibudidayakan melati kalis (J. sambac) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Kerumahtanggaan tahun 1919 ditemukan melati J. parkeri di daerah India Barat Laut yang kemudian dibudidayakan di Inggris pada hari 1923. Di Indonesia, salah suatu jenis melati dijadikan sebagai “puspa nasion” atau simbol kewarganegaraan yaitu melati kudus (Jasminum sambac), karena bunga kudus mungil nan harum ini merepresentasi kesucian dan kemurnian, serta dikaitkan dengan berbagai tradisi berasal banyak suku di negara ini. Anakan ini merupakan suatu keharusan hiasan bulu pengantin n domestik upacara perkawinan berbagai suku di Indonesia, terutama suku Jawa dan Sunda. Jenis lain yang juga terkenal adalah melati pancasuda (J. officinale).

Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara. Keunggulan-merek area bakal melati yaitu Menuh (Bali), Meulu cut atau Meulu China (Aceh), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), Mundu (Bima dan Sumbawa) dan Manyora (Timor), Melati Salam (UMI), Malete (Madura) serta Beruq-beruq(Mandar). 2.2 Macam – tipe anak uang melati

Di antara 200 variasi melati yang telah diidentifikasi oleh para pandai ilmu tumbuh-tumbuhan baru sekitar 9 jenis melati nan umum dibudidayakan dan terdapat delapan macam melati yang potensial lakukan dijadikan pohon hias. Sebagian besar jenis melati merecup liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomi dan sosialnya. Tumbuhan melati termuat kaki melati-melatian atau Oleaceae.

Jenis, varietas dan ciri-ciri penting (karakteristik) tumbuhan melati adalah ibarat berikut: – Jasminum sambac Air (melati ikhlas, puspa bangsa)

– Jasminum multiflorum Andr. (melati hutan: gambir, poncosudo, ‘Star Jasmine’, J. pubescens Willd.).

– Jasminum officinale (melati casablanca, Spanish Jasmine) sinonim dengan J. floribundum = Jasmine grandiflorum). Perdu setimbang 1,5 meter.

(2)

– Jasminum rex – Melati Raja King Jasmine). – Jasminum parkeri Dunn. (melati pot).

– Jasminum mensyi (Jasminum primulinum, melati Primrose). – Jasminum revolutum Sims. (Melati Italia)

– Jasminum simplicifolium (Melati Australia, J. volibile, melati Bintang). Melati hibrida. Bunga bercelup merah muda dan harum.

Adapun jenis dan varietes Melati yang cak semau di Pulau Jawa antara lain :

– Jasminum sambac (Melati Polos), antara lain keberagaman: ‘Maid of Orleans’, ‘Grand Duke of Tuscany’, menur dan ‘Rose Pikeke’

– Jasminum multiflorum (‘Star Jasmine’) – Jasminum officinale (gambir).

2.3 Kegunaan

Selain sani dipandang dan semerbak harumnya, pohon ini juga berkhasiat obat. Wangi bunga melati menerimakan rasa suka dantenang bagi nan menghirupnya. Penanaman dan perawatannya juga lampau mudah. Ki gua garba kimia internal bunga dan daunnya seperti indol, benzyl, livalylacetaat, terbukti efektif untuk :

2.3.1 Menghentikan ASI yang keluar jebah

Caranya, cabut satu genggam patera melati, tumbuk lembut, kemudian tempelkan di seputar buah dada, setiap pagi sebelum bersiram.

2.3.2 Sakit mata

Penyakit alat penglihatan yang ringan seperti ain merah ataupun belek karena iritasi, dapat diatasi dengan segenggam daun melati. Caranya, ambil satu genggam daun melati, tumbuk subtil, kemudian tempelkan pada dahi. Bila sudah mengering ganti dengan yang bau kencur. Ulangi setakat sembuh. 2.3.3 Bengkak akibat bidasan lebah

Caranya, ambil 1 kepal bunga melati, remas-mengepal sampai halus, kemudian tempelkan lega fragmen yang tersengat naning.

2.3.4 Demam dan gempa bumi bos

Ambil 1 genggam patera melati dan 10 kuntum bunga melati. Campur semua bahan, mengepal-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air n domestik rantang. Prinsip menggunakannya, air rendaman ini digunakan untuk kompres jidat.

2.3.4 Demam berpembawaan

Rebus 7 rayon daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml air hingga menjadi 1 beling air belaka. Setelah tawar rasa, saring dan minumkan sreg penanggung demam berbakat. Untuk 3 periode berturut-turut dengan dosis 8 gelas tiap-tiap tahun.

2.3.5 Sembuhkan jerawat

Rampas 10 utas daun melati, cuci suci, tumbuk / hancurkan hingga lumat atau hingga daunnya menjadi kerdil-kecil. Lalu beri dua sendok makan air jeruk nipis, kemudian usapkan daun tersebut ke durja ia seumpama kedok, biarkan semalam suntuk daun tersebut mampu di wajah sira. Pagi bersihkan, lakukan setiap 2 kali sehari.

2.3.6 Sesak Nafas

Ambil 10 sutra daun pokok kayu melati, garam seadanya. Kedua bahan direbus dengan air 3 beling sampai mendidih, hingga tersisa 2 gelas saja. Kemudian gotong dan disaring. Selepas ramuan hangat minumlah 2 kali sehari, pagi dan senja masing-masing 1 gelas. Setiap hari korban ramuan harus diganti.

2.4 Manfaat

– Bunga melati berguna sebagai bunga tabur, – sasaran industri petro wangi,

(3)

– kosmetika, – parfum, – farmasi,

– penghias rangkaian bunga, dan – bulan-bulanan sintesis alias pengharum teh. 2.5 Syarat Pertumbuhan

2.5.1 Iklim yang diperlukan

– Siram hujan abu 112–119 mm/rembulan dengan 6–9 hari hujan/bulan, serta mempunyai iklim dengan 2–3 bulan kering dan 5–6 bulan basah.

– Hawa udara siang hari 28-36 derajat C dan suhu mega malam hari 24-30 derajat C, – Kelembaban udara (RH) yang cocok bikin budidaya pohon ini 50-80 %.

– Selain itu peluasan budi resep melati paling cocok di daerah yang sepan mendapat pendar matahari.

2.5.2 Ki alat tanam

– Tanaman melati biasanya tumbuh gemuk pada variasi persil Podsolik Merah Kuning (PMK), latosol dan andosol.

– Tanaman melati membutuhkan kapling yang bertekstur pasir sampai liat, aerasi dan drainase baik, berkecukupan, endut-endut, banyak mengandung bahan organik dan punya.

– Derajat keasaman persil yang baik bagi pertumbuhan pokok kayu ini merupakan pH=5–7. 2.5.3 Ketinggian wadah

Pohon melati dapat bersemi dan berproduksi dengan baik di dataran minus sampai legok tinggi lega ketinggian 10-1.600 m dpl. Meskipun demikian, tiap jenis melati punya resep adaptasi tersendiri terhadap lingkungan tumbuh. Melati putih (J,sambac) ideal ditanam di dataran adv minim hingga ketinggian 600 m dpl, sedangkan melati Star Jasmine

(J.multiflorum) dapat beradaptasi dengan baik hingga kebesaran 1.600 m dpl. Di sentrum produksi melati, seperti di Kabupaten Tipar, Purbalingga dan Pemalang (Jawa Tengah), melati tumbuh dengan baik di legok rendah sebatas dataran menengah (0-700 m dpl).

2.6 Budi Siasat Melati

2.6.1 Perawatan bibit stek

– Lakukan penyiraman secara kontinu 1–2 barangkali sehari. – Usahakan bibit stek mendapat sorot matahari pagi.

– Pindahkan tumbuhan pati stek yang sudah lalu berserat cukup kuat (umur 1–23 bulan) ke privat polybag berisi medium tumbuh campuran tanah, pasir dan pupuk organik (1:1:1).

– Didik bibit melati secara intensif (pendirusan, pemupukan dan penyemprotan pestisida dosis rendah) hingga esensi berumur 3 wulan.

2.6.2 Pembukaan Lahan

– Bersihkan lokasi bakal kebun melati mulai sejak rumput palsu (gulma), pepohonan yang bukan berjasa/bujukan-batuan agar mudah penyelenggaraan lahan.

– Olah petak dengan mandu di cangkul/dibajak sedalam 30-40 cm sampai gembur, kemudian biarkan tandus angin selama 15 musim

2.6.3 Pembentukan Bedenga

Membentuk bedengan selebar 100-120 cm, tinggi 30-40 cm, jarak antara bedeng 40–60 cm dan tinggi disesuaikan dengan kondisi lahan.

2.6.4 Pengapuran tumbuhan

Petak yang pH-nya masam dapat diperbaiki melalui pengapuran, misalnya dengan kapur kalsit (CaCO3) dolomit {CaMg (CO3)2}, kapur bakar (Quick lime, CaO)/kapur hidrat

(4)

(Slakked lime,{Ca(OH)2}. Kekuatan/kegunaan pengapuran tanah masam adalah bakal menaikan pH tanah, serta bagi menambah zarah-molekul Ca dan Mg.

2.6.5 Pemupukan tanaman

Tebarkan cendawan kandang di atas permukaan tanah, kemudian campurkan secara merata dengan lapisan tanah atas. Serabut kandang dimasukkan plong tiap gorong-gorong tanam sebanyak 1-3 kg. Dosis serabut kandang berkisar antara 10-30 ton/hektar. Lubang tanam dibuat ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan jarak antar lubang 100-150 cm. Pengemasan lahan sebaiknya dilakukan pada tahun kemarau/1-2 rembulan sebelum musim hujan.

2.6.6 Tali air dan Penyiraman tanaman

Puas fase awal pertumbuhan, pokok kayu melati membutuhkan ketersediaan air yang memadai. Pengairan terbiasa secara kontinyu tiap perian sampai tanaman berumur kurang lebih 1 wulan. Pengairan dilakukan 1-2 kali sehari adalah lega pagi dan sore hari. Cara tali air adalah dengan disiram iar asli tiap tanam hingga kapling di sekitar perakaran cukup basah. 2.6.7 Penyemprotan tanaman

Zat perangsang/zat pengatur Bertunas (ZPT) bisa digunakan bagi mempertahankan dan meningkatkan produksi rente, zat perangsang bunga yang berpengaruh baik terhadap pembungaan melati adalah Cycocel (Chloromiguat) dan Etherel. Tumbuhan melati yang di semprot dengan Cycocel berkonsentrasi 5.000 ppm memberikan hasil bunga yang paling tinggi, yakni 1,45 kg/ tanaman. Cara pemberiannya: zat perangsang bunga disemprotkan pada seluruh putaran tanaman, terutama bagian ujung dan tunas-recup pembungaan. Pemfokusan yang dipetuakan 3.000 ppm–5.000 ppm kerjakan Cycocel atau 500-1.500 ppm bila digunakan Ethrel.

2.6.8 Pemangkasan tanaman

Pemangkasan tanaman puas umumnya dimaksudkan bikin mendapatkan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan menjadi lebih baik begitu juga yang diinginkan. Pada tumbuhan melati, pemangkasan bentuk dilakukan untuk keperluan melati pot maupun ujana. J. sambac apabila dipangkas adegan cagak dan ranting-rantingnya secara ekonomis akan terbentuk tanaman yang punya kanopi yang serasi terhadap ukuran pot dan wadahnya dengan jumlah bunga banyak. Demikian kembali J. multiflorum bisa dibentuk menjadi tumbuhan yang tegak berbentuk payung dan penuh bunga dipermukaan kanopinya. Pokok kayu tersebut menjadi adv amat indah dan menggandeng apabila diletakkan pada posisi yang tepat di n domestik suatu ujana.

2.6.9 Ciri dan hidup penuaian

Ciri-ciri bunga melati nan sudah saatnya dipanen adalah dimensi kuntum bunga sudah besar (maksimal) dan masih kuncup / sehelai mekar. Produksi bunga melati di Indoensia masih rendah yakni berkisar antara 20-25 kg/hektar/perian. Tanaman melati mulai mulai sejak pada nasib 7-12 bulan setelah tanam. Penuaian bunga melati dapat dilakukan sejauh tahun secara berkali-kali sampai umur tanaman antara 5-10 perian. Setiap tahun berbunga tanaman melati lazimnya berlangsung sejauh 12 ahad (3 bulan).

2.6.10 Kaidah Panen

Pemetikan anakan melati sebaiknya dilakukan pada pagi sore, yakni saat pendar master udara tidak terlalu panas.

2.7 Hama dan Penyakit

Tanaman melati tak luput dari bujukan hama dan ki aib, prinsip pokok dan prioritas teknologi pengendalian hama/kebobrokan.

a. Pengendalian hayati dilakukan secara maksimal dengan memanfaatkan musuh-n partner alami hama (parasitoid, perdator, patogen) dengan cara :

– memasukan, membudidayakan, memperbanyak, melepaskan musuh alami

– mengurangi penggunaan racun hama organik sintetik yang berspektrum dempak/menunggangi pestisida selektif.

(5)

– penggunaan bibit sehat – sanitasi ladang

– perabukan berimbang – pergiliran tanaman nan baik – pemakaian tanaman perangkap

c. Pestisida digunakan secara ketat berdasarkan hasil pemantauan dan analisis ekosistem. 2.8 Hama

2.8.1 Ulat palpita (Palpita unionalis Hubn)

Pengendalian: dilakukan dengan cara memotong putaran tanaman yang terserang rumpil dan menyemprotkan insektisida yang mangkus dan sangkil, misalnya Decis 2,5 EC, Perfekthion 400 E/Curacron 500 EC .

2.8.2 Penggerek rente (Hendecasis duplifascials)

Gejala: menyerang tanaman melati dengan cara menggerek/melubangi bunga sehingga gagal mekar. Perempuan rente yang terserang menjadi rusak dan kadang-kadang terjadi infeksi sekunder makanya cendawan hingga menyebabkan rente busuk.

2.8.3 Thips (Thrips sp)

Gejala: menyerang dengan cara mengisap cairan permukaan patera, terutama daun-daun muda (pucuk).

2.8.4 Sisik peudococcus (Psuedococcus longispinus)

Gejala: mengupas tanaman dengan cara mengisap hancuran lembaga pemasyarakatan tanaman dan menyingkirkan hancuran madu.

2.8.5 Ulat nausinoe (Nausinoe geometralis)

Gejala : mengupas daun tanaman melati identik (separas) dengan serangan ulat P. unionalis. 2.8.6 Hama Lain

Hama lain nan pelalah ditemukan adalah kutu steril (Dialeurodes citri) dan kutu tempurung (scale insects). Berkelompok menempel pada cabang, ranting dan pucuk tanaman melati, menyerang dengan kaidah mengisap hancuran rumah pasung, sehingga proses asimilasi (metabolisme).

2.9 Penyakit 2.9.1 Hawar daun

Penyebab : pupuk (kawul) Rhizcotonia solani Kuhn.

Gejala : menyerang daun nan letaknya karib parasan tanah. 2.9.2 Hawar benang (Thread Blight)

Penyebab : rabuk Marasmiellus scandens (Mass). Gejala : menyerang bagian cabang tanaman melati. 2.9.3 Hawar rente (Flower Blight)

Penyebab : cendawan (pupuk) Curvularia sp. Fusarium sp dan Phoma sp,.

Gejala : anak uang busuk, berwarna coklat muda dan kadang-kadang bunga bertumbangan. 2.9.4 Jamur upas

Penyebab : jamur Capnodium salmonicolor. Kebobrokan ini menyerang layon dan simpang tanaman melati nan berkayu.

Gejala : terjadi peragian yang tertutup makanya lapisan jamur bercat merah jambu pada bagian tanaman terinfeksi apnodium sp. dan Meliola jasmini Hansf. et Stev. Gejala terjangan capnodium yaitu permukaan atas daun terkatup makanya kapang jelaga berwarna hitam merata. 2.9.5 Bercak patera

(6)

Penyebab : jamur Pestaloita sp.

Gejala : bercak-noda berwarna coklat sampai kehitam-hitaman pada daun. 2.9.6 Karat patera (Rust)

Penyebab : terali plonco sakat (Cephaleuros virescens Kunze).

Gejala : sreg permukaan daun yang terserang tampak bercak-bercak kemerah-merahaan dan berbulu. Penyakit ini umumnya mencamkan daun-daun yang wreda.

2.9.7 Antraknosa

Penyebab : jamur Colletotrichum gloesporoides.

Gejala : terdidik tutul-bintik kecil berwarna kehitam-hitaman. Totot tersebut membesar dan ki bertambah bercat bangkang jambu, terutama pada adegan daun. Serangan pelik dapat menyebabkan sepi ujung (die back).

2.9.8 Ki kesulitan lain

Busuk anak uang oleh mikroba Erwinia tumafucuens. Bintil akar tunggang oleh nematoda Meloidogyne incognito, penyebab abnormilitas perakaran tanaman. Virus kecil penyebab terhambatnya pertumbuhan tanaman melati, bertelang-telang daun dan sekali-kali seluruh ranting dan pucuk menjadi kaku.

2.9 Beberapa susuk melati

2.10 Daftar Pustaka

http://i-herbal.blogspot.com/2008/05/manfaat-bunga-melati.html Diperoleh, 27 mei 2011, 18:45

http://indorating.com/view.php?pg=2010/09/20092010/8666&judul=Atasi%20Sesak %20Nafas%20Dengan%20Daun%20Melati Diperoleh, 28 mei 2011, 10:26

http://requestartikel.com/db/kurnia+daun+melati+kerjakan+rambut Diperoleh, 28 mei 2011, 10:27

(7)

http://brilliantoro.wordpress.com/daun-melati-sembuhkan-jerawat/ Diperoleh, 28 mei 2011, 10:29

http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/1986477-siasat-manjur-dari-daun-melati/#ixzz1TSWQP3HH Diperoleh, 28 mei 2011, 10:30

http://aliasabdullah.blogspot.com/2007/12/melati-berkhasiat-remedi.html Diperoleh, 28 mei 2011, 10:31

http://wuryan.wordpress.com/2008/06/18/budidaya-melati/ Diperoleh, 28 mei 2011, 10:32 http://www.blogiztic.net/info/tanaman/pendirian-budidaya-rente-melati-yang-benar.html Diperoleh, 28 mei 2011, 10:33

http://blogs.unpad.ac.id/trisnamonica/2010/06/13/budidaya-anak uang-melati/ Diperoleh, 29 mei 2011, 22:10,

Diposkan maka dari itu Khasillalone di 00.21

Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Bagikan ke Pinterest

1 komentar:

1.

indo biotech 6 April 2016 00.30

Kiat Wahana BIOTEKNOLOGI AGRO

menyempatkan HORMON STREPSON untuk keperluan penelitian, laboratorium, mandiri, perusahaan .. hub 081805185805 / 0341-343111 atau kunjungi kami di https://www.tokopedia.com/indobiotech temukan pun berbagai kebutuhan anda lainnya seputar bioteknologi agro

Balas Muat yang tidak…

Posting Bertambah BaruPosting LamaBeranda

Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Cari Blog Ini

(8)

Cari Blog Ini

Cari Blog Ini

Penyembah

riskasita05@yahoo.co.id

Sertifikat Blog

 ▼ 2012 (11) o ▼ April (11)  FITOFARMAKA

 Paradigma makalah tentang KB (Keluarga Berencana)

 100 Kombinasi Pentol Keyboard

 Optika (Fisika)

 Magnet dan elektromagnet (Fisika)

 Gelombang, Getaran, Obstulen (Fisika)

 Ideal makalah Antitrombotika

 Contoh Makalah Bunga Melati

 Pendirian penyimpanan obat secara umum

(9)

 pengertian Peminta tradisional

Adapun Saya

Khasillalone

bandung barat, Jawa Barat, Indonesia

Facebook : Kha.riskha@yahoo.co.id Twitter : @Khastillalone Ym : Riskasita_bk@yahoo.com

Tatap profil lengkapku

Amazon MP3 Clips

Source: https://123dok.com/document/yew7gj1y-makalah-bunga-melati.html

Posted by: holymayhem.com