Klasifikasi Tanaman Sayur Berdasarkan Bagian Yang Dapat Dimakan



Klasifikasi Tanaman Sayur

Berdasarkan Perlengkapan nan Dimakan Pemanfaatan adegan tumbuhan sayur sebagai alamat makanan tinggal beragam. Oleh karena itu, klasifikasi bagian tumbuhan sayur nan dimanfaatkan ibarat incaran kas dapur bermacam-macam dan suatu tempat ke arena yang lain. Labu (squah) dapat diklasifikasikan ke internal sayuran daun karena yang dimanfaatkan adalah daunnya tetapi dapat pun diklasifikasikan perumpamaan sayuran bunga jika bunganya yan dimanfaatkan misal bahan nafkah. Jadi dengan demikian, suatu spesies tanaman bisa dikelompokkan ke dalam bertambah dan suatu klasifikasi, hal ini tergantung sreg bagian tanaman yang dimanfaatkan seumpama sayuran. Dengan demikian klasifikasi pokok kayu sayur berdasarkan gawai tanarnan yang dimakan dibedakan atas 4 kelompok, ialah:

1. Kelompok pokok kayu sayur nan dimanfaatkan daun dan/atau batangnya sebagai sayuran  Transendental sayuran dan gerombolan ini adalah kubis, akar parsi, selada, bayam dan seledri

2. Kelompok pohon sayur nan dimanfaatkan biji zakar maupun bijinya bagaikan sayuran. Ideal sayuran semenjak kelompok ini merupakan melon, tomat, terung, buncis, kacang kacang polong kacang gude.

3. Kerubungan tanaman sayur yang dimanfaotkan fragmen dan anak uang.  Arketipe sayuran dan kelompok mi adaloh cauliflower dan brokoli.

4. Kelompok tanaman sayur yang dimanfaatkan bagian gawai yang berada di asal permukaan tanah, sebagai halnya akar, tuber, bulb dan corm. Contoh sayuran dan kelompok ini ialah kentang, bit, wortel, lobak, bawang bombay, bawang putih dan dasun merah.

Masing-masing kerumunan tersebut mencakup banyak jenis pokok kayu sayur yang dulu beragam dalam kaidah budidayanya, sehingga pengelompokan tanaman sayur atas dasar putaran organ yang dimakan sedikit punya ponten.

Klasifikasi  Tanaman Sayur Berdasarkan Kaidah Budidayanya Tanaman sayur nan secara awam memiliki kesamaan cara budidayanya dan memiliki hama serta penyakit yang sama diklasifikasikan dalam satu golongan. Klasifikasi atas sumber akar mandu budidayanya nan proporsional ini akan memungkinkan cak bagi menciptakan menjadikan pedoman umum praktik budidaya tanaman sayur dalam satu golongan tanpa membuatkan pedoman tersendiri cak bagi setiap jenis tanaman sayur. Dalam klasifikasi seperti mana ini memungkinkan juga satu keramaian pokok kayu sayur terdiri dan bermacam rupa familia dan kemungkinan pula organ yang dimanfaatkan sebagal sayuran dapat juga berbeda. meskipun demikian, sistem kbasifikasi ini lebih memuaskan daripada klasifikasi lainnya, terutama dabam mempebajari budidaya tanaman sayur. Klasifikasi tanaman sayur berdasarkan cara budidayanya dekenal adanya pengelompokkan sebagal berikut:

Kelompok 1.  Perennial crops (tanaman sayur menahun Akar parsi, bambu muda, rhubarb, sea kale dan artichoke.

Kelompok 2.  Potherbs atau greens Bayam, kale, orach, chard, collard, dandelion don mustard. atau greensBayam, kale, orach, chard, collard, dandelion don mustard.

Gerombolan 3.  Salad crops ataupun Leafy vegetables Pohon sayur yang dimanfaatkan babak patera baik dikonsumsi mentah alias dimasak. Contohnya merupakan seledri, selada, mustard, peterseli, boyam dan kangkung

Kerubungan 4.  Cole crops, Crucifers atau Brassicas Tumbuhan sayur yang tergolong dabam famili Brassicaceae (kubis.. kubisan). Contohnya adabah kubis, brokoli, cauliflower dan sawi

Kelompok 5.  Root crops Beet, wortel, parsnip, turnip dan lobak

Kelompok 6.  Bulb crops Bawang bombay, bawang putih, dan kucai berma

kelompok 7. The potato

Kerumunan 8.  The sweet potato Keramaian 9. Peas don Beans ada pua yang menyebutnya sebagai kelompok Pulses atau Legumes Mencakup tanaman sayur yang termasuk intern familia legurninosae seperti kapri, polong pangkat, buncis dan polong.

Kelompok 10.  Solanaceous crops Tomat, terung dan merica

Kelompok 11.  The cucurbits Mencangam gerombolan tanaman sayur yang termasuk dalam familia Cucurbitaceae. Contoh tanaman sayurnya cidalah mentimun, jipang, waluh, semangka, melon dan pare.

Kelompok 12.  Sweet corn dan okra

Klasifikasi Tumbuhan Sajur Berdasarkan  Syarat Tumbuh, terutama Suhu

Penggolongan tanaman bersendikan syarat tumbuhnya didasarkan atas tanggapan pohon terhadap suhu kerjakan pertumbuhannya. Bersendikan suhu pertumbuhan optimumnya, tumbuhan sayur dapat dikelompokkan (diklasifikasikan) ke dalam pohon sayur iklim adem (cool-temperature vegetables) dan pohon sayur iklim panas (warm temperature vegetables). Tanaman sayur iklim dingin memaksudkan guru lazimnya 10-18°C selama sebagian besar masa pertumbuhannya dan beberapa diantaranya toleran (resistan) terhadap suhu rendah lebih lagi titik beku. Supaya tanaman sayur iklim anyep dapat berbunga, umumnya tanaman harus tertular suhu tawar rasa (vernalisasi). Bagian tanaman sayur iklim dingin yang dikonsumsi biasanya berupa jaringan daun, batang, rente yang belum perkembang penuh dan akar susu. Tanaman sayur iklim panas menghendaki suhu rata-rata 18-300C seama sebagian samudra masa pertumbuhan dan perkembangannya dan bukan toleran (tidak resistan) terhadap master dingin. Episode tanaman nan dimanfaatkan laksana sayuran biasanya berupa biji pelir dan/atau skor nan belum masak.

Tabel 4. Contoh tumbuhan sayur yang termasuk tanaman sayur iklim dingin (cooltemperature vegetables) Akar parsi Beet Brokoli Selada Brussel sprouts Bayam Kentang Cauliflower Seledri Daun bawang Kubis Peterseli Wortel dan iklim panas (warm-temperature vegetables) cool temperature vegetables  Beet Brokoli Selada Brussel sprouts Bayam Ubi belanda Cauliflower Seledri Daun umbi lapis Kubis Peterseli Wortel warmtemperature vegetables Bayam Kacang panjang  Mentimun Labu siam Jagung manis Cabai Waluh Ubi jalar Pare Katak Okra Melon Semangka Mustard Lobak Kedelai Tomat

Terletak perbedaan karakteristik tertentu dan pokok kayu sayur cool-temperature vegetables dengan tanaman sayur warm-temperature vegetables, sehingga menimbulkan perbedaan dalam pendirian budidayanya. Tanaman sayur iklim tawar rasa biasanya mempunyai akar tunjang yang makin dangkal daripada tumbuhan sayur iklim panas. Demikian luga ukuran pokok kayu sayur iklim dingin pun lebih katai tinimbang pohon sayur iklim sensual sehingga tanaman sayur iklim dingin ditanam Iebih rapat daripada pohon sayur iklim memberahikan. Tanaman sayur iklim anyep Iebih tanggap terhadap kisaran fertilisasi nitrogen yang luas dan memerlukan pengairan nan Iebih selalu bikin mengisi lengas tanah di wilayah perakaran yang cetek.

Klasifikasi tanaman sayur berdasarkan suhu ini lebih bermanfaat untuk daerah iklim medium (temperate) karena perbedaan tanaman sayur iklim panas dan iklim dingin sangat tegas. Di derah tropika, klasifikasi ini bukan banyak manfaatnya karena perbedaan kedua iklim terutama suhu laksana syarat tumbuhnya tanaman sayur tidak jelas akibat adanya tanaman sayur iklim dingin dapat merecup dan menghasilkan (toleran) di daerah iklim menggiurkan. Klasifikasi tanaman sayur yang tercatat ke dalam golongan cool-temperature vegetables sening pula disebut sebagai tanaman sayur ceduk tinggi, sedangkan tanaman sayur yang termasuk dalam golongan warm-temperature vegetables gelojoh pula disebut ibarat sayuran datanan rendah.

Klasifikasi Tumbuhan Sayur Berdasarkan Botani Klasifikasi

Pohon sayur beralaskan botani didasarkan atas pernah kekerabatan pohon atas radiks tipe struktur bunganya, umpama kriteria utama penggolongan tanaman sayur, selain juga didasarkan lega keberagaman morfobogi dan kecocokan seksual antar tanaman. Pohon dapat diklasifikasikan menginjak dan pengelompokkan nan paling luas ke privat. kingdom, division, subdivision, phylum, subphylum, class, subclass, antaran, family, genus dan jenis. bagi Iebih praktisnya, pengggolongan tanaman sayur dimulai dari famili. Kombinasi (jalinan) antara genus dan spesies menciptakan menjadikan logo pohon sayur Iebih ilmiah sehinqga bisa diterima dan dimengerti di seluruh dunia. Kadang-kadang suatu varietas tanaman sayur diberi nama sinonimnya sehingga punya Iebih pecah satu variasi nama ilmiah sekadar penyebutannya patuh satu jenis. Tanda genus sama doang nama spesiesnya dapat beragam. The United Stated Departement of Agriculture (USDA) menciptakan menjadikan klasifikasi pohon sayur dengan nama famili, genus dan jenis menurut aturan internasional (The International Rules on Nomenclature). Di pangkal ini diberikan bilang contoh klasifikasi tanaman sayur berdasrkan familianya.

1. Amaranthaceae Amaranthus viridis L. (bayam hijau) dan Amaranthus spinosus (bayam duri).

2. Apiaceae Apium graveolens (seledri), Daucus carota (wortel) dan Petroselinum crispum (peterseli).

3. Araceae Colocasia esculenta (taro

4. Asteraceae Chrysanthemum coronarium, Lactuca sativa (selada), Tragopogon porrifolius, Cynara scolymusL. (globe artichoke) dan Helianthus tuberosus (Jerussalem arthicoke).

5. Basellaceae Basella alba L. (ceylon spinach, putih) dan Basella rubra L. (ceylon spinach, merah).

6. Brassicaceae Brassica napus L. (pak-choi), Brassica oleraceae var. acephala DC (collard), Brassica oleracea var. capitata L. (kubis), Brassica pekinensis (chinese cabbage), Brassica juncea (indian mustard), Brassica napus (swede), Brassica oleracea var. gangylodes L. (kohlrabi), Brassica oleracea var. gemmifera DC (brussel sprouts), Brassica rapa (turnip), Brassica oleracea var. botrytis L. (cauliflower), Brassica oleracea var. italica Plenck (brokoli) dan Nasturtium officinale R. Br. (radish).

7. Chenopodiaceae Spinacia oleracea L. (spinach), Beta vulgaris L. subsp. vulgaris (sugar beet) dan Beta vulgaris subsp. cicla (L) Koch (spinach beet).

8. Convolvulaceae lpomoea reptans (bangkong) dan lpornoea batatas (ketela rambat).

9. Cucurbitaceae Benincasa hispidci (chinese winter melon), Cucurbita moschata (pumpkin), Cucurbita pepo (zucchini spaghetti squash), Cucurbita maxima (pumpkin), Cucurbita lanatus ( water melon), Cucumis melo (melon), Cucumus sativus L. (mentimun), Lagenaria siceraria (spaghetti squash), Luffa aegyptiaca (vegetable sponge), Luffa acutangula ( chinese okra), Momordica charantia L. (bitter gourd), Sechium edule (chayote) dan Trichosanthes anguina L. (snake gourd).

10. Fabaceae Cajanus cajan (pigeonpea), Canavalia ensiformis (sword bean), Cicer arietinum L. (chickpea), Glycine max (soybean), Lablab purpureus (bonavist bean), Pochyrrhizus erosus (yambean), Phaseolus lunatus (limo bean), Phaseolus vulgaris (green bean), Pisum sativum (garden pea), Tetragonolubus purpureus (winged bean), Vigna unguiculata (cowpea) dan Vignd adiata (green gram).

11. Liliaceae Allium cepa (shallot), Ailium odorum L. (chinese chives), Allium porrum L. (Leek), ,Allium sativum L. (garlic), AJlium schoenoprasum L. (chives), Allium fistulosum L. (green onion), Allium cepa X Allium fistulosum (betsville bunching onion) don Asparagus officinolis L. (garden sapersi).

12. Malvaceae Albelmoschus esculentus (okra) don Hibiscus sabdariffa L. (rosella)

13. Poaceae Phyostachys dulcis (bamboo shoot) don Zea mays (sweet corn).

14. Solanaceoe Capsicum annuum L. (bell pepper), Capsicum frutescens L. (chili pepper), Lycopersicon lycopersicum L. (tomato), Solanum melongena (eggplant) dan Solanum berosum (potato).

15.Tiliaceae Corchorus olitorius (bush okra).

16.Zingiberoceae Zingiber officinale (ginger).

17.Trapaceae Trapa natans (waterchestnut). Jamur yang normal dimakan juga termasuk privat sayuran, meskipun kaidah budidayanya berbeda dengan jenis sayuran lainnya. Diversifikasi lamur menggalas yang dikenal adalah:

a. Agaricus spp. (jamur sentral)

b. Pleurotus salor-calu (oyster mushroom)

c. Auricularia spp. (pupuk kuping hitam) d. Volvoriella spp. (baja merang).

Rangkuman

Di dunia ini paling enggak terdapat 10.000 spesies tumbuhan sayur meskipun belaka sekitar 50 diantaranya yang mempunyai nilal ekonomi jenjang. Oleh karena itu, perlu dilakukan penggolongan (klasifikasi) tumbuhan sayur yang sistematik lakukan mengidentifikasi tanaman dan menciptakan menjadikan katalog informasi yang terhimpun mengenai berbagai tanaman sayur yang sudah diketahui. Pemanfaatan bagian tanaman sayur ibarat bahan kandungan sangat bineka. Oleh karena itu, klasifikasi episode pokok kayu sayur nan dimanfaatkan sebagai target makanan beragam dan satu wadah ke tempot yang lain. Jadi dengan demikian, satu variasi tumbuhan sayur dapat dikelompokkan ke dalam kian dan satu klasifikasi, hal ini terjemur pada bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai sayuran. Dengan demikian klasifikasi tanaman sayur berdasarkan organ tanaman yang dimakan dibedakan atas 4 keramaian, yaitu kelompok tanaman sayur yang dimanfaatkan daun dan/atau batangnya; biji kemaluan atau bijinya; bunganya dan kelompok tumbuhan sayur yang dimanfaatkan episode gawai yang berada di pangkal parasan tanah seperti akar tunjang, bulb, tuber dan corm. Klasifikasi tanaman sayur berdasarkan kaidah budidayanya mengelompokkan tanaman sayur yang secara umum memiliki kesamaan cara budidayanya dan n kepunyaan hama serta penyakit yang sama diklasifikasikan dalam satu golongan. Klasifikasi atas pangkal cara budidayanya yang sepadan ini akan memungkinkan lakukan membuat pedoman umum praktik budidaya tanaman sayur internal satu golongan sonder membuatkan pedoman tersendiri untuk setiap jenis pohon sayur. Dalam klasifikasi sebagaimana ini memungkinkan pula suatu gerombolan tanaman sayur terdiri dan berbagai familia dan kemungkinan pula organ yang dimanfaatkan bagaikan sayuran boleh pula berbeda. Penggolongan tanaman beralaskan syarat tumbuhnya didasarkan atas tanggapan tanaman terhadap master bakal pertumbuhannya. Berlandaskan suhu perumbuhan optimumnya, tanaman sayur dapat dikelompokkan (diklasifikasikan) ke intern tanaman sayur iklim dingin (cool-temperature vegetables) atau disebut sekali lagi tumbuhan sayur dataran tinggi dan tanaman sayur iklim panas (warm-temperature vegetables) maupun disebut juga tanaman sayur ceduk tekor. Klasifikasi tumbuhan sayur berdasarkan botani didasarkan atas kawin kekerabatan tumbuhan atas dasar keberagaman struktur bunganya, sebagai tolok utama penggolongan tanaman sayur, selain juga didasarkan pada variasi morfobogi dan kecocokan genital antar tanaman. Tanaman dapat diklasifikasikan mulai dan pengelompokon yang paling luas ke dalam kingdom, division, subdivision, phylum, subphylum, class, subclass, order, family, genus dan macam. 2.4.

Pengunci

Tes Formatif

1. Tanaman sayur diusahakan karena ada bagian-adegan nan dapat dimakan, sebutkan babak tanaman mana saja nan boleh dimakan beserta contohnyal

2. Klasifikasi tanaman sayur berdasarkan kaidah budidayanya sungguhpun mencangam bermacam-macam familia dan organ yang dimakan kok diperlukan? Jelaskan!

3. Di Indonesia, orang menyingkirkan sayuran dalam dua kebompok yaitu sayuran dataran tekor dan sayuran ceduk tinggi. Dasar pertimbangan apa yang dipakai guna menetapkan pengelompokkan itu?

4. Beriabah tiga transendental masing-masing cak bagi sayuran dataran rendah dan sayuran n baruh tingkatan dengan nama botaninya!.

5. Orang uga membuat pengelorpokan tanaman sayur atas pangkal sifat-sifat botaninya. Menurut Saudara barangkali yang berkepentingan untuk menggunakan kiasifikasi mi dan apakah penanam sekali lagi memerlukannya? Jelaskan!

Tajali Jawaban Tes Formatif

1. Daun dan atau batangnya, contoh: bayam, kangkung, selada, seledri, kubis dan sawi. Bunganya, transendental: cauliflower dan brokoli. Biji pelir dan/atau bijinya: melon mendikai, gambas. Labu siam, terung, tomat, kapri, kacang panjang dan kacang gude. Perkakas yang berada di bawah latar kapling, seperti akar tunjang, bulb, corm don tuber, contöh: wortel, bowong ahmar, dasun putih, bawang bombay, ubi jalar don kentan.

2. Klasifikasi atas asal pendirian budidayanya nan sarna mi okan rnemungkinkan untuk mewujudkan pedoman umum praktik budidaya tanaman sayur dalam satu golongan tonpa membuatkon pedoman tersendiri cak bagi setiap macam pohon sayur. Dalam kiasifikasi seperti laksa memungkinkan pun satu kelompok pokok kayu sayur terdiri don berbagoi fomilia dan kemungkinan pula organ yang dimanfaatkan sebagai sayuran dopat juga berbedo.

3. Klosifikosinyo didosarkon atas suhu peledak yang dipenlukon bogi pertumbuhon don urut-urutan tanomon yang optimum.

4. Eksemplar sayuran dataran rendah terung (Solanum melongena), kecipir (Tetragonolubus purpureus) don kedelai buncis (Phaseolus vulgaris). Contoh soyuron dotoran tinggi bawong merah (Allium cepa), ubi belanda (Solanum tuberosum) dan wortel (Daucus carota).

5. Yang berkepentingan adalah para akademikus untuk melicinkan penyebutan suatu spesies tanaman sayur yang akan dimengerti maka dari itu semua orang di mayapada dan membuat nama tanaman sayur yang ilmiah. Orang tani tidak memerlukan pengelompokan tumbuhan sayur atas dasar botaninya tetapi lebih memerlukan penggolongan tumbuhan sayur atas dasar kaidah budidayanya.

Tajali Jawaban Pemeriksaan ulang Formatif

1. Patera dan maupun batangnya, komplet: bayam, kangkung, selada, seledri, kubis dan caisim. Bunganya, hipotetis: cauliflower dan brokoli. Biji zakar dan/atau bijinya: melon, semangka, gambas. Jipang, terung, tomat, kapri, kacang pangkat dan kacang gude. Radas yang berada di dasar permukaan tanah, sebagai halnya akar, bulb, corm dan tuber, contoh: wortel, bawang merah, bawang putih, dasun bombay, ubi jalar dan kentan.

2. Klasifikasi atas dasar prinsip budidayanya nan sarna ini akan rnemungkinkan bakal menciptakan menjadikan pedoman mahajana praktik budidaya tanaman sayur dalam satu golongan tanpa membuatkan pedoman tersendiri bikin setiap keberagaman pokok kayu sayur. Kerumahtanggaan kiasifikasi seperti misoa memungkinkan juga satu kerubungan pokok kayu sayur terdiri don berbagai familia dan kemungkinan lagi gawai yang dimanfaatkan sebagai sayuran boleh juga farik.

3. Klasifikasinya didasarkan atas suhu udara nan diperlukan lakukan pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang optimum

4. Contoh sayuran dataran rendah terung (Solanum melongena), kacang botor (Tetragonolubus purpureus) dan kacang buncis (Phaseolus vulgaris). Kamil sayuran legok tahapan bawang berma (Allium cepa), kentang (Solanum tuberosum) dan wortel (Daucus carota).

5. Nan berkepentingan adalah para ilmuwan untuk melampiaskan penyebutan suatu varietas pokok kayu sayur yang akan dimengerti oleh semua orang di marcapada dan membuat nama pohon sayur nan ilmiah. Petani lain memerlukan penjenisan tumbuhan sayur atas dasar botaninya tetapi lebih memerlukan kategorisasi tanaman sayur atas dasar cara budidayanya

Dolly Maylissa

Source: https://d01lymay.blogspot.com/2015/02/klasifikasi-tanaman.html

Posted by: holymayhem.com