Jurnal Analisis Optimilisasi Penelitian Tanaman Sayuran Pdf

Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan prospek pemanfaatan lahan pekarangan cak bagi mendukung ketahanan pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30. https://doi.org/10.21082/fae.v30n1.2012.13-30

Azra, A. L. Z., Arifin, H. S., Astawan, M., & Arifin, N. H. (2014). Analisis karakteristik pekarangan n domestik kondusif penganekaragaman wana tanggungan di Kabupaten Bogor. Jurnal Lanskap Indonesia, 6(2), 1–12. https://doi.org/10.29244/jli.2014.6.2.1-12

Direktorat Jenderal Infrastruktur dan Sarana Perladangan. (2015). Pedoman peluasan usaha agribisnis perkampungan TA 2015.

Diwanti, D. P. (2018). Penggunaan pertanian kondominium hierarki (pelataran rumah) dengan teknik budidaya pohon sayuran secara vertikultur. Jurnal Pengabdian Masyarakat: MARTABE, 1(3), 101–107.

Dwiratna, Falak. P. S., Widyasanti, A., & Rahmah, D. M. (2016). Penggunaan persil pelataran dengan menerapkan konsep kawasan apartemen pangan lestari. Dharmakarya: Kronik Petisi Ipteks Kerjakan Masyarakat, 5(1), 19–22. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v5i1.8873

Edi, S., & Bobihoe, J. (2010). Budidaya tanaman sayuran. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi.

Haryanti, Y., & Sukmana. (2016). Optimalisasi pemanfaatan tanah jerambah dalam kondusif peningkatan zat makanan keluarga. Buletin Hasil Amatan, 6(06).

Leghari, S. J., Wahocho, N. A., Laghari, G. M., HafeezLaghari, A., MustafaBhabhan, G., HussainTalpur, K., Bhutto, Cakrawala. A., Wahocho, S. A., & Lashari, A. A. (2016). Role of nitrogen for plant growth and development: a review. Advances in Environmental Biology, 10(9), 209–219.

Muldiana, S., & Rosdiana. (2017). Respon tanaman terong (Solanum malongena L.) terhadap pause pemberian pupuk organik cair dengan interval waktu nan berbeda. Prosiding Seminar Nasional 2017 Fakultas Pertanian UMJ “Persawahan Dan Tanaman Herbal Per-sisten Di Indonesia,” 155–162.

Nuryanti, S., & Swastika, D. K. S. (2011). Peran kelompok bersawah dalam penerapan teknologi pertanian. Forum Penelitiaan Agro Ekonomi, 29(2), 115–128.

Batu halus, S., & Hakim, M. S. (2014). Penyuluhan penghijauan sayuran dengan kendaraan polybag. Surat kabar Inovasi Dan Kewirausahaan, 3(3), 159–163.

Robinson, N., Brackin, R., Vinall, K., Soper, F., Holst, J., Gamage, H., Paungfoo-Lonhienne, C., Rennenberg, H., Lakshmanan, P., & Schmidt, S. (2011). Nitrate paradigm does not hold up for sugarcane. PLoS ONE, 6(4). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0019045

Salmon, K. E. (2017). Penerapan fungsi tata pada kelompok bertegal Asi Endo di Desa Tewaen Kecamatan Amurang Barat Kabupaten MInahasa Selatan. Agri-SosioEkonomi Unsrat, 13(3A), 259–270.

Sarjiyah, Samijo, G. S., & Istiyani, E. (2016). Mewujudkan desa mandiri wana melampaui pengelolaan pelataran. BERDIKARI, 4(1), 13–22.

Satriyasa, B. K., & Pangkahila, W. I. (2010). Fraksi heksan dan fraksi metanol bibit nilai pepaya muda menahan spermatogonia mencit (Mus Musculus) bagak. Jurnal Veteriner, 11(1), 36–40.

Setiawan, A. N., & Wijayanti, S. N. (2019). Desa mandiri pangan berbasis pekarangan di Donokerto, Turi, Sleman, DIY. Adimas : Kronik Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 16–22. https://doi.org/10.24269/adi.v3i2.1828

Syamsi, F., Anggraini, D., & Ramses, R. (2019). Pemanfaatan pelataran rumah untuk bertanam sayuran organik kerumahtanggaan rang mewujudkan kemandirian pangan batih. Minda Baharu, 3(1), 9–15. https://doi.org/10.33373/jmb.v3i1.1877

Yang, Y., Gao, S., Su, Y., Lin, Z., Guo, J., Li, M., Wang, Z., Que, Y., & Xu, L. (2019). Transcripts and low nitrogen tolerance: Regulatory and metabolic pathways in sugarcane under low nitrogen stress. Environmental and Experimental Botany, 163(April), 97–111. https://doi.org/10.1016/j.envexpbot.2019.04.010

Source: https://jurnal.uns.ac.id/prima/article/view/42397

Posted by: holymayhem.com