Indek Keanekaragaman Arthropoda Pada Tanaman Sayuran

Komparasi kebinekaan arthropoda satah kapling pada komoditas lada ahmar, merica rawit dan tomat

Abstract

Titel: Komparasi keanekaragaman arthropoda meres kapling sreg komoditas cabai sirah, sahang rawit dan tomat

Pola. Abstrak tanam monokultur merupakan sistem budidaya tumbuhan pada suatu areal lahan yang ditanami dengan satu jenis tanaman saja. Pertanaman monokultur dapat menembakkan eksplosif wereng tertentu, karena sistem budidaya ini dapat menyebabkan agroekosistem menjadi enggak stabil. Beberapa faktor penyebab terjadinya kerentanan agroekosistem terhadap peledakan hama ialah penghamburan keragaman seni taman, penghamburan keragaman tanaman, penggunaan pestisida, pemupukan yang tak berimbang dan faktor iklim. Perangkap nan digunakan dalam investigasi ini yaitu
Pitfall trap. Peubah yang diamati membentangi populasi arthropoda permukaan kapling, indikator keragaman dan indeks kelimpahan. Puas perkebunan sahang merah terdapat 8 ordo arthropoda permukaan tanah dengan total 546 individu. Pada lada burung terdapat 9 ordo dengan total 599 individu, padahal pada pokok kayu tomat terwalak 11 ordo dengan total 399 khalayak. Ordo Hymenoptera semenjak famili Formicidae terwalak pada ketiga komoditi ditemukan 598 individu, sedangkan ordo yang paling sedikit ditemukan pada ordo Blattodea 1 individu. Angka indeks keanekaragaman pada ketiga tumbuhan berkisaran (1,27-1,64), penanda keglamoran pada ketiga pokok kayu berkisaran (0,23-0,38).

Comparison of  soil surface arthropod diversity on commodities of red chilies, bird’s eye chilies and tomatoes

Abstract.
Monoculture cropping pattern is a system of plant cultivation in an area of land that is planted with only one type of plant. Monoculture cropping can trigger the explosion of certain pests, because this cultivation system can cause the agro-ecosystem to become unstable. Several factors causing the vulnerability of agroecosystems to pest explosions are the decrease in landscape diversity, the decrease in plant diversity, the use of pesticides, unbalanced fertilization and climatic factors. The trap used in this research is the pitfall trap. The observed variables included ground surface arthropod population, diversity index and abundance index. In red chili plantations, there are 8 orders of arthropods on the ground with a kuantitas of 546 individuals. In cayenne pepper there are 9 orders with a kuantitas of 599 individuals, while in tomato plants there are 11 orders with a total of 399 individuals. The order Hymenoptera of the Formicidae family was found in all three commodities, found 598 individuals, while the least pesanan was found in the bestelan Blattodea 1 individual. The value of the diversity index in the three plants ranged (1.27-1.64), the abundance index of the three plants ranged (0.23-0.38).

Keywords

Biodiversitas, Arthropoda permukaan tanah, Famili Solanaceae, Monokultur;Biodiversity, Ground surface arthropods, Solanaceae family, Monoculture

References

Agustinawati., M. H. Toana & A. Wahid. 2016. Keanekaragaman arthropoda bidang kapling pada persawahan sahang (Capsicum annum L.) dengan sistem pertanaman nan berbeda di Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis. Vol. 4(1): 8-15.

Al-daikh, O. B. H., A. S. M. H. El-roby & A. H. El-mabrouk.. 2018. Efficiency of bio fertilizers and compost on soil arthropod diversity and species abundance in organic tomato field. Jurnal Applied Science Reports. Vol. 21(2): 56-62.

Arifta, Y. 2016. Pengaturan variasi jenis pupuk terhadap keragaman dan dinamika populasi arthropoda satah lahan (epifauna) plong tanah persawahan tanaman tomat (Lycopersium esculantum). Surat kabar Biologi. Vol. 5(4): 86-97.

Basna, M., R. Koneria & A. Papu. 2017. Peredaran dan multiplisitas serangga kapling di Taman Hutan Raya Jabal Tumpa Sulawesi Utara. Jurnal Mipa Unsrat. Vol. 6(1): 36-42.

Borror, D. J, C. A. Tripleron & Lengkung langit. F. Jhonson. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga. Parafrase oleh S. Partosoedjono. Edisi 6. Gadjah Mada University Press.

Bianchi, F. J. J. A., C. J. H. Booij & T. Tscharntke. 2006. Sustainable pest regulation in agricultural landscapes: a review on landscape composition, biodiversity and natural pest control. Journal Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. Vol. 273: 1715-1727.

Danti, H. R. Fitriana, Y. Hariri, A. M & Purnomo. 2018. Keanekaragaman arthropoda pada persawahan tomat dengan sistem pertanaman berbeda di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Kronik Agrotek Tropika. Vol. 6(3): 139–145.

Indahwati, R., H. Budi & I. Munifatul. 2012. Keanekaragaman arthropoda tanah di lahan memanjatkan perkara Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Bujukan. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Sumberdaya Liwa dan Lingkungan. UNPID. 31-34.

Latoantja, A. S., Hasriyanti & A. Anshary. 2013. Inventarisasi arthropoda pada permukaan tanah di pertanaman sahang (Capsicum annum L.). Jurnal Agrotekbis. Vol. 1(5): 406-412.

Magurran, A. E. 2004. Ecological Diversity and Its Measurement. Chapman and Hall. London.

Nurindah. 2006. Pengelolaan agroekosistem dalam pengendalian wereng. Balai Studi Pohon Mole dan Jamur. Vol. 5(2): 78-85.

Nurmianti., N. Hariani & Budiman. 2015. Heterogenitas serangga permukaan tanah pada lokasi budidaya pari sasak perkembangan di Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara. Buletin Bioprospek. Vol. 10(2): 37-42.

Normasari, R. 2012. Keragaman arthropoda pada lima habitat dengan vegetasi beraneka ragam. Jurnal Ilmiah Unklab. Vol. 16(1): 41-50.

Qiptiyah, M. 2014. Keanekaragaman arthropoda tanah di perkebunan teh PTPN XII Bantaran Blitar. Skripsi. Universitas Islam Negeri. Malang.

Sembiring, A. K. 2020. Kelimpahan dan keragaman macrofauna di Taman Jenggala Raya Sultan Syarif Hasyim. Jurnal Ilmiah Pertanaman Vol. 16(2): 100-107.

Yatno., F. Pasaru & A. Wahid. 2013. Keanekaragam arthropoda pada pertanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis. Vol. 1(5): 421-428.

Yasurruni, K. 2018. Kelimpahan dan keanekaragaman arthropoda permukaan tanah lega ekosistem pertanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di Kuripan Merica Barat. Artikel penelitian. Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Lombok. 1-13.

DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i3.17437

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

JIM Agribisnis|

JIM Agroteknologi

|




JIM Peternakan




|

JIM Teknologi Hasil Pertanian

|JIM Teknik Pertanaman|
JIM Ilmu Lahan|

JIM Proteksi Pokok kayu

|
JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053|
2615-2878|

Statistic|
Indexing
|

Citation

Korban Tim Sidang pengarang:

Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,

Banda Aceh, 23111, Indonesia.

Email:
jimfp@unsyiah.ac.id

Source: http://jim.unsyiah.ac.id/JFP/article/view/17437

Posted by: holymayhem.com