Identifikasi Tanaman Sayuran Yang Dapat Dimanfaatkan Hasil Sampingnya

Jawaban. sayur mempunyai khasiat yang utama bagi jasmani kita. Jadi,alasan kita harus memanfaatkan hasil samping berasal sayuran karena sayur itu berguna dalam pertumbuhan kita.
Dengan memanfaatkan bahan wana hasil samping dari sayuran kita memperolah banyak maslahat antara lain, mengurangi (reduce) segala sesuatu Prakarya nan mengakibatkan sampah, memperoleh kurnia vitamin bagi kesehatan jasmani dan laksana penunjang kebutuhan ekonomi keluarga.

Apa nan dimaksud dengan bulan-bulanan hasil samping sayuran?

target alas hasil samping sayuran adalah korban samping atau bagian tak yg dihasilkan semenjak tumbuhan sayuran yg masih dapat dimanfaatkan.

Apa sajakah yang bisa dimanfaatkan dalam hasil samping sayuran?

Contoh makanan olahan berpunca hasil samping sayuran merupakan:

  • Batang dan daun brokoli. Biasanya, kita hanya mengonsumsi bunga brokoli.
  • Batang cangkul wortel.
  • Kulit kentang.
  • Kulit melinjo.
  • Daun birah.
  • Apa yang dimaksud makanan samping?

    Penjelasan: Bulan-bulanan alas hasil samping biji pelir yaitu incaran- bahan selain buah puas tumbuhan biji kemaluan yang boleh dimanfaatkan buat rimba.

    Segala yang kamu ketahui tentang lambung hasil samping jelaskan?

    Yang dimaksud dengan hasil samping ialah geladir produksi dari satu pengolahan produk rezeki hasil samping ini dikenal pula dengan limbah nan adv minim punya nilai ekonomis dan kredit kemustajaban.

    Apa nan dimanfaatkan mulai sejak hasil samping sayuran brokoli?

    2. Batang Brokoli dikatakan sebagai hasil samping sayur brokoli karena sayur brokoli yang jamak dikonsumi adalah bunganya. Batang brokoli masih dapat dimakan dengan mengupas invalid bagian yang gentur berasal batangnya. Batangnya ini biasa tergarap sebagai acar maupun ditumis.

    You might be interested:
    Cak kenapa Playstore Tidak Boleh?

    Segala apa tetapi manfaat berasal hasil samping wortel?

    4. Tangkai Daun Hijau pada Wortel ialah hasil samping dari sayuran wortel. Nanyan hijau daun lega wortel mengandung banyak nutrisi yaitu mempunyai banyak antioksidan yang baik lakukan untuk kesehatan Daun yunior kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, gizi K, serta antioksidan yang baik

    Apa kelebihan hasil samping?

    Pengolahan hasil samping buah menjadi komoditas makanan memiliki beberapa manfaat, yaitu:

  • Menambah nilai cermat dagangan limbah.
  • Mengurangi limbah produksi.
  • Memperoleh gizi komplemen berusul produk jenggala pengolahan hasil samping buah.
  • Segala pengertian bahan pangan hasil samping dan berikan 3 contohnya?

    Bahan wana hasil samping sayuran yakni mangsa samping alias bagian lain yang dihasilkan mulai sejak pokok kayu sayuran nan masih bisa di manfaatkan lagi. 2. Cermin korban pangan penggarap sayuran: Kulit berambang, daun kucai, batang brokoli, patera brokoli, indra peraba biji kemaluan melinjo dan lain-lain.

    (1)

    Penggarapan Bulan-bulanan

    PANGAN HASIL

    SAMPING SAYURAN

    MENJADI PRODUK

    PANGAN

    Bab

    V

    Tugas 1

    Siram Pendapat!

    Gambar 5.1
    yaitu gambar sayuran yang legal kita konsumsi. Menurutmu bagian mana semenjak sayuran tersebut yang dikatakan hasil samping? Apakah kamu pernah memanfaatkan hasil samping berpangkal sayuran tersebut? Jika nikah memanfaatkan, dimanfaatkan sebagai barang apa hasil samping dari sayuran tersebut. Bagaimana perasaanmu terhadap hadiah Tuhan pada umat cucu adam nyata pokok kayu sayuran yang mampu kurnia? Sampaikan pendapat dan ungkapan perasaanmu dalam pembelajaran.

    (Sumber:
    http://www.cuteabis.com,
    https://beureunuen.wordpress.com, http://www. nuansapagi.com,)

    (2)

    Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, tentu kita nanang betapa Tuhan menciptakan berbagai macam macam hutan untuk manusia sebagai kasih yang lalu luar biasa. Cucu adam diciptakan oleh Sang pencipta pun dengan keutuhan jasmani dan rohani kerjakan dapat hidup dengan menunggangi kemampuan berpikirnya dan bekerja dengan kemujaraban dan kecukupan jasmani. Alangkah anugerah nan cukup kita syukuri dan kita manfaatkan kerumahtanggaan menjalani arwah ini.

    Salah suatu caranya adalah dengan mengolah sumber daya alam substansial hasil pangan sayuran. Dengan kemampuan berpikirnya para ahli perkebunan menemukan arti dan kandungan pada bervariasi variasi mangsa hutan sayuran kerjakan kesegaran dan kebutuhan macam olahan pangan. Mendidik hasil rimba sayuran sangatlah menarik dan menyenangkan. Kamu telah mempelajari pengolahan bahan pangan sayuran menjadi beraneka macam olahan minuman dan lambung nan sangat menggugah selera.

    Pada bab ini kamu akan mempelajari hasil samping dari sayuran menjadi olahan komoditas alas. Biasanya momen kita mengolah bahan pangan sayuran cak semau banyak bagian sayuran yang tidak digunakan atau dibuang. Kita seringkali hanya menunggangi penggalan pecah bahan pangan sayuran yang umumnya dikonsumsi oleh manusia. Banyak hasil samping dari sayuran dapat berjasa menjadi olahan komoditas pangan. Tidak semua hasil samping dari sayuran tidak penting. Ketika mengolah objek pangan, seringkali kita membuang batang/tangkai, indra peraba, alias patera bagian luar dari sayuran. Padahal menurut para para tukang perladangan dan saintis, ditemukan kandungan nutrisi dan berarti kerjakan kesehatan manusia. Malah kadang babak sayuran yang dibuang tersebut paling mengandung vitamin. Bagian sayuran nan dianggap tidak boleh dimakan itu sebenarnya kaya khasiat dibandingkan bagian bahan hutan terdahulu semenjak sayuran.

    (3)

    yang mengakibatkan sampah, memperoleh manfaat nutrisi bagi kebugaran awak dan perumpamaan penunjang kebutuhan ekonomi keluarga. Lakukan itu perlu adanya kesadaran dari mahajana bikin mencegah peningkatan kerusakan lingkungan ini. Makanya karena itu, cobalah untuk memanfaatkan hasil samping sayuran sebagai bahan wana nan dimanfaatkan sebagai bagian olahan barang pangan.

    A. Signifikasi Objek Wana Hasil Samping

    Sayuran

    Pengertian bersumber bahan pangan hasil samping sayuran bukan farik jauh dengan pengertian berbunga hasil samping biji kemaluan. Hasil penting dari pohon sayuran yaitu patera, anak uang, biji zakar, akar tunjang, batang maupun pongkol dikategorikan andai korban pangan utama. Namun jangat dari sayuran begitu juga ubi belanda dan wortel, atau daun nan membungkus brokoli dikategorikan bak bulan-bulanan pangan hasil samping dari sayuran.

    Dengan demikian, pengertian terbit bahan hutan hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian bukan yang dihasilkan berbunga tumbuhan sayuran (selain dari pada sasaran alas penting sayuran) nan masih bisa dimanfaatkan. Hasil samping dari sayuran boleh dimanfaatkan umpama olahan pangan yang bisa dikonsumsi oleh manusia dan ada juga yang dikonsumsi maka itu hewan. Internal bab ini saja akan diuraikan tentang hasil samping sayuran nan diolah menjadi produk pangan sehingga boleh dikonsumsi turunan dan berguna kerjakan kebugaran bodi orang

    .

    Tugas 2

    Sumbang saran Kelompok!

    Identifikasi tumbuhan sayuran nan bisa dimanfaatkan hasil sampingnya. Utamakan tanaman sayuran nan yakni hasil dari kawasan kawasan setempat. Apa saja bagian tanaman sayuran yang dimanfaatkan dan bisa diolah menjadi produk pangan apa? Diskusikan bersama temanmu! Ungkapkan perasaanmu dan sampaikan dalam penataran.

    (4)

    B. Kandungan dan Maslahat dari Fragmen Hasil

    Samping Sayuran

    Menurut hasil penelitian, adegan berpokok hasil samping sayuran nan bernutrisi

    berikut ini yang masih dapat dikonsumsi, antara tidak:

    1. Alat peraba Berambang

    Dalam setiap masakan kita biasanya menggunakan kucai misal bumbu utama. Tanpa dasun, rasa makanan menjadi kurang legit. Kulit bawang merupakan hasil samping bersumber sayuran dasun di antaranya selerang berambang merah, kulit kucai putih dan kulit Nama Kelompok : …

    Inferior Anggota : … Kelas : …

    Mengidentifikasi bahan alas hasil samping dari sayuran:

    Nama Tanaman Sayuran

    Bagian pohon yang dapat dimanfaatkan

    Kandungan Manfaat Barang Olahan Pangan

    Ungkapkan perasaanmu: … … …

    (5)

    mendukung menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem kekebalan tubuh maupun antioksidan yang dulu strata. Di samping itu, quercetin juga boleh mengurangi peradangan, melawan alergi dan dapat mencegah ki aib jantung koroner. Antioksidan dalam kulit bawang akan sagu betawi ke intern makanan dan membuatny a lebih segar. Apabila kita lain suka gado kulit bawang, maka kulit bawang tersebut dapat diambil bilamana makanan hendak disajikan.

    2. Mayat dan Daun Brokoli

    Sayur brokoli yang biasa dikonsumi adalah bunganya. Oleh karena itu, batang dan patera anak uang brokoli dikatakan bagaikan hasil samping sayur brokoli. Batang brokoli masih dapat dimakan dengan mengupas sedikit bagian yang keras berbunga batangnya. Demikian kembali dengan patera nan menyelimuti anak uang brokoli adv amat gurih jika dimasak sop seperti kubis atau dibuat sari buah sayuran. Sedangkan batangnya bisa diolah sebagai acar ataupun ditumis.

    Nutrisi tidak sekadar terkandung pada bunga brokoli, tetapi batang dan daun yang menyelimuti anak uang brokoli mengandung banyak nutrisi. Kandungan nutrisi pada mayit brokoli sebabat seperti mana yang terkandung kerumahtanggaan anakan brokoli. Daun brokoli mengandung karotenoid, merupakan sumber zat makanan A, yang memiliki aturan mencengah kanker.

    3. Tangkai Daun Hijau pada Wortel

    (6)

    tempat menggudangkan dan penyebaran air hasil fotosintesis. Kunarpa wortel tidak bercabang belaka ditumbuhi nanyan daun nan dalam satu batang terdiri atas empat sampai tujuh tangkai daun berukuran strata. Batang cangkul daun agak tebal dan kaku namun permukaan daunnya halus. Tangkai daun yunior pada wortel inilah hasil samping dari sayuran wortel. Biasanya petiolus mentah pada wortel tidak digunakan, semata-mata ternyata masih bisa dimanfaatkan.

    Tangkai hijau patera plong wortel mengandung banyak nutrisi ialah memiliki banyak antioksidan yang baik bagi bakal kesehatan Daun hijau kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, vitamin K, serta antioksidan yang baik bakal kebugaran. Kandungan tersebut membantu membalas kanker kolon dan memperketat benak.

    Kamu bisa memasak patera plonco menjadi sayuran, dicampur dengan bawang ikhlas, minyak zaitun, kacang kapling, garam, dan keju.

    4. Kulit Kentang

    (7)

    5. Kulit Melinjo

    Biji peluru tumbuh secara berkelompok sreg bagian kunarpa dan cagak batang. Biji melinjo dibungkus kerangka persisten dan kulit tipis pada putaran luarnya. Kulit skor timah panas bercelup hijau momen mentah, dan berubah menjadi dandan asfar dan bangkang pasca- matang. Tanaman timah panas yang baku dimanfaatkan adalah daun dan biji peluru. Nilai melinjo umumnya dibuat emping dan jika dikonsumsi jebah akan menyebabkan asam urat. Biji meninjau juga mengandung antioksidan yang tinggi yang berharga sebagai penolak radikal bebas begitu juga komplikasi kanker dan dalaman. Kulit bji anak bedil merupakan limbah yang tidak dimanfaatkan. Namun beralaskan hasil penelitian, kulit melinjo mengandung energi yang tingkatan, karbohidrat, zat putih telur, lemak, kalsium, fosfor, zat makanan A, B1, dan C. Selain itu, kulit melinjo juga menghasilkan bibit antagonistis asam otot. Sekiranya kredit peluru akan menyebabkan nyeri asam urat, namun alat peraba belinjo merupakan perunding asam urat. Kadar energi yang tinggi lalu baik bagi dijadikan sendang minuman dengan glukosa strata.

    6. Daun dan Batang Bentul

    Talas tersurat tanaman sayuran pongkol yang punya banyak faedah.Hampir semua bagian dari keladi dapat dimanfaatkan sebagai olahan jenggala untuk dikonsumsi atau sebagai obat. Masyarakat umumnya memanfaatkan umbi keladi sebagai olahan pangan utama. Umbi talas mempunyai kandungan karbohidrat non beras dan serat yang tinggi. Jika ingin berdiet maka sangat disarankan buat mengonsumsi umbi talas, karena boleh membantu mengatur rumpil fisik dan melajukan pencernaan.

    Adapun, hasil samping dari bentul adalah daun, buntang dan akar susu talas. Daun dan bangkai dapat dimanfaatkan sebagai olahan produk pangan yang menjunjang kesehatan badan, namun akar tunggang talas lebih banyak dibuat seumpama obat. Perut zat makanan yang terletak pada

    (Sumber: Dokumen Kemdikbud)

    (8)

    patera keladi seperti polifenol, zat putih telur, karbohidrat, eco, kalsium, fosfor, zat besi dan lagi beberapa vitamin A, B1 dan C yang dapat melancarkan pencernaan.

    Padahal mayat patera keladi mengandung saponin. Batang atau tangkai boleh menimbulkan rasa gatal. Bakal menghilangkan rasa gatal tersebut, kupas jangat batang talas setakat asli dan potong-penggal dengan ukuran sedang, lalu rebus internal air mendidih hingga masak, kemudian tiriskan. Tidak sembarang batang talas yang bisa dibuat olahan pangan, kebanyakan jenis pohon talas bogor (Colocasia Giganteum Hook dan Colocasia Esculenta) yang bisa dimanfaatkan sebagai produk olahan pangan.

    (Mata air:
    http://www.wongbanten.com,
    http://www.cara-memantek-enak.com, http://www.cookpad.com)

    Gambar 5.3 Olahan alas berusul bahan wana hasil samping buah-buahan

    Tugas 3

    Perhatikan Rancangan 5.3!

    Gambar 5.3
    ialah berjenis-jenis olahan pangan dari hasil samping bahan sayuran yang suka-suka Indonesia. Perhatikan secara seksama tiga gambar olahan rimba tersebut di atas. Apa ia mengetahui nama olahan pangan, bahan hasil samping sayuran yang digunakan, dan teknik pengolahan pangan apa saja nan digunakan. Diskusikan bersama temanmu! Sampaikan kerumahtanggaan pembelajaran.

    (9)

    Nama Kelompok : … Kelas Anggota : … Kelas : …

    Mengobservasi tulang beragangan produk olahan pangan hasil samping sayuran

    berupa kandungan menurut jenama olahan pangannya, bahan hasil samping

    sayuran yang digunakan, dan teknik perebusan pangan yang digunakan.

    Nama Olahan Hutan

    Bahan hasil samping sayuran yang digunakan

    Teknik penggodokan wana yang digunakan

    Ungkapkan perasaanmu: … … …

    Sutra Kerja Tugas-3

    Semua pokok kayu sayuran yang diciptakan dan diberikan Tuhan pada umat turunan memiliki kandungan dan kelebihan bagi makhluk. Seiring dengan kemajuan teknologi dan kemampuan para juru penggalian terhadap sayuran maka kita semakin memahami bukan main setiap tanaman sayuran memiliki kemujaraban bagi kesehatan awak. Beberapa pokok kayu sayuran ternyata lain hanya hasil utamanya sahaja nan dapat dimanfaatkan, saja hasil samping sayuran seperti mana selerang, daun, dan batang/tangkai buah, boleh signifikan bagi manusia. Target pangan hasil samping sayuran dapat terjamah menjadi berbagai macam alas olahan yang legit dan baik bagi kesehatan tubuh.

    (10)

    Mulai sekarang cobalah untuk enggak menyibuk hasil samping sayuran misal limbah sampah. Dengan memanfaat hasil samping sayuran kita telah turut berpartisipasi menjaga lingkungan yaitu mengurangi (reduce) sampah organik di lingkungan sekitar kita. Berusahalah buat memanfaatkannya karena kandungannya pun baik bagi kesehatan awak dan rasanyapun legit.

    C. Teknik Pengolahan Alas

    Adapun teknik pengolahan rimba untuk ki melatih hasil samping dari sayuran juga menggunakan teknik asal pengolahan bahan pangan nan telah diuraikan plong sebelumnya. Bakal mengingatkan kembali, teknik asal penggodokan dibedakan menjadi 2, merupakan teknik pengolahan pangan erotis basah (moist heat) dan teknik pengolahan pangan semok kering (dry heat cooking).

    Teknik pengolahan wana merangsang basah (moist heat) menunggangi bulan-bulanan dasar cairan lakukan godok makanannya dengan lain melebihi hawa didih. Yang termasuk teknik pengolahan hutan panas basah antara tak teknik mendidik (boiling), teknis ki melatih menyelimuti bahan pangan (poaching), teknik merebus dengan sedikit larutan (braising), teknik menyetup/menggulai (stewing), teknik mengukus (steaming), teknk mendidih (simmering), teknik menggodok.

    Teknik pengolahan wana erotis cengkar (dry heat cooking) mengolah pangan tanpa bantuan bahan asal cairan bagi mematangkannya. Teknik penggarapan pangan panas kering terdiri atas teknik menggoreng dengan minyak banyak (deep frying), teknik menggoreng dengan petro adv minim (shallow frying), teknik menumis (sauting), teknik memanggang (baking), teknik membakar (grilling).

    (11)

    Tugas 4

    Observasi/Studi Pustaka

    1. Tentukan makanan ataupun minuman berbahan hasil samping sayuran khas daerahmu nan akan kamu observasi.

    2. Teliti bahan pangan hasil samping sayuran dan bahan pendukungnya, serta teknik pengolahan nan digunakan plong alat pencernaan maupun minuman tersebut.

    3. Amati bagaimana mandu pengolahan/pembuatan makanan atau minuman tersebut.

    4. Cari informasi bagaimana latar belakang atau sejarah keberadaan makanan atau minuman tersebut?

    5. Saat melakukan observasi dan tanya jawab, hendaknya ia bersikap ramah, berbicara sopan, bekerja sama dan ketahanan dengan teman kelompokmu.

    6. Jika enggak dapat melakukan observasi, carilah dari buku sumber. Perhatikan tata tertib saat melakukan studi pustaka di perpustakaan!

    (Tatap Lembar Kerja Tugas-4)

    Nama Anggota Kerubungan:
    ………

    Laporan Pembuatan Karya

    1) Perencanaan

    (identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan).

    2) Pelaksanaan

    a. Langkah (yaitu mereka cipta, seleksi/mendata bahan dan alat, presentasi rancangan dan rencana kerja).

    b. Proses Pembuatan (yaitu pemendekan alamat, mencampur dan mengolah mangsa).

    3) Penyajian/Penyediaan

    (Penataan dan penyiapan).

    4) Evaluasi

    (Kajian/evaluasi barang bermula guru, teman dan penjualan barang).

    (12)

    D. Pembuatan Penggarapan Bahan Hutan Hasil

    Samping Sayuran Menjadi Dagangan Hutan

    Masih ingatkah kamu, tahapan pembuatan suatu pengolahan jenggala? Tahapan pembuatan suatu pengolahan pangan harus selalu diperhatikan seyogiannya komoditas pengolahan pangan yang dihasilkan tepat internal pengolahan, nikmat dalam rasa, dan seharusnya juga memperhatikan estetika pengutaraan dan pengemasan. Hal ini dimaksudkan agar dapat menarik bagi konsumen.

    Tetapkan keadaan barang apa nan akan dibuat, lalu buatlah rencana kerja pembuatan pengolahan secara lengkap sesuai tahapan pembuatan pengolahan produk wana. Dalam pembuatan pengolahan produk pangan, mudahmudahan perlu mencerca keamanan penggunaan korban pangan dan kebersihan intern bekerja.

    Mengenai, apabila diaplikasikan ke dalam sebuah ideal tataran pembuatan makanan/minuman berbahan hasil samping sayuran menjadi produk pangan, sebagai berikut.

    1. Perencanaan

    a. Identifikasi Kebutuhan

    Ayah Vivi baru saja pengetaman ubi benggala. Vivi ingin takhlik makanan yang memanfaatkan sayuran kentang secara utuh yaitu umbinya andai bahan hutan terdepan dan juga kulitnya perumpamaan hasil samping kentang. b. Ide/Gagasan

    Vivi ingin mempraktikkan pengetahuan nan didapat di sekolah dan mencoba merasakan sebagaimana apa takdirnya beliau makan ubi belanda bersama dengan kulitnya.

    2. Pelaksanaan

    a. Persiapan

    1) Melembarkan sayuran kentang yang baik yaitu tidak tumbuh taruk dan tidak ada adegan nan membusuk.

    2) Membasuh peralatan yang dibutuhkan sebelum digunakan.

    3) Mempersiapkan bahan dengan mencuci dan menyikat ubi belanda agar tanah nan menempel bersih dan kulitpun bersih.

    (13)

    1) Bahan

    Bahan yang diperlukan untuk bumbu adalah berambang merah, umbi lapis putih, bawang bombay, cabe rawit, garam, gula dan lada. Sedangkan untuk bahan hasil sampingnya ialah kentang.

    2) Alat

    Alat nan dibutuhkan yaitu kukusan, wajan, sutil, cobek dan ulekan, baskom, piring, talenan, pisau, dan sendok. Sedangkan untuk penyajian dan penyiapan yang dibutuhkan yaitu mangkuk beling dan wadah mangkuk plastik.

    (Sumber: Sertifikat Kemdikbud)

    Buram 5.4 Bahan pembuatan balado kentang dengan kulitnya.

    (Sendang: Piagam Kemdikbud)

    (14)

    b. Proses Pembuatan

    1) Kukus ubi benggala bersama kulitnya dengan dandang kukusan, yang episode bawahnya diisi air, lalu di atasnya ditaruh pilihan dengan kentang di dalamnya. Tutup dandang kukusan, hidupkan kompor dan kukus sejauh beberapa menit.

    2) Cak bagi mengetahui kentang mutakadim menguning maupun belum dengan menusuk porok/lidi, seandainya sulit menembus daging kentang maka belum matang. Apabila mudah menembus daging kentang maka telah masak. Indra peraba ubi benggala akan berubah dandan menjadi lebih cokelat dan kering, jika dikukus.

    3) Tetak ubi benggala berkulit sesuai selera, tidak terlalu besar dan tidak terlalui mungil. Kemudian kukus ubi benggala berkulit kukus hingga matang.

    (15)

    5) Kupas selerang kucai bombay, bawang putih dan bawang sirah. Bersihkan cabe rawit dari tangkainya.

    6) Dasun bombay diiris tipis semanjang.

    7) Umbi lapis merah, bawang putih dan cabe biram disiapkan lega cobek.

    8) Ulek bumbu sebatas halus.

    (Sumber: Salinan Kemdikbud)

    (16)

    9) Tumpang invalid minyak pada wajan dan tumis bumbu nan telah diulek.

    10) Setelah bumbu sedikit berubah warna, masukkan racikan dasun bombay.

    11) Tumis bumbu hingga rendah mengering, lalu tuangkan rendah air mudah-mudahan kentang bersisik dimasukkan tercampur dengan semua bumbunya.

    12) Masukkan kentang pada tumisan bumbu. Kemudian beri garam, gula dan embalau ala kadarnya.

    13) Aduklah secara merata bersama bumbunya sebatas cacat tandus. Rasakan balado kentangnya apakah sudah cukup enak.

    3. Penyampaian dan Pengemasan

    a. Balado kentang bersisik disajikan pada mangkuk gelas.

    b. Kerjakan pengemasan balado ubi belanda kulit dapat memperalat panggung mangkuk plastik dilengkapi tutup yang mepet. Mangkuk plastik sebaiknya yang bening atau transparan semoga bisa terlihat lembaga masakannya sehingga dapat menarik konsumen.

    (Sumber: Dokumen Kemdikbud)

    Rajah 5.7 Penguraian balado ubi benggala berjangat.

    (17)

    4. Evaluasi

    Di setiap akhir pengolahan bahan hutan, ujilah alhasil dengan cara mencoba/merasakan makananmu. Bagaimana rasa olahan jenggala hasil samping sayuran ialah balado kentang berkulit. Penyajian dan pengemasan kembali perlu dinilai. Seandainya suka-suka nan kurang sesuai buatlah catatan evaluasinya. Gunakan catatan tersebut sebagai bahan masukkan dan korban restorasi saat akan membuat nafkah olahan bahan hutan sayuran menjadi makanan di hari yang akan datang.

    Perhatikanlah!

    1. Gunakan celemek. Ikat rambutmu jika tangga dan gunakan topi pemasak atau topi segala apa tetapi agar tidak terserah rambut yang terduduk puas makanan saat berkarya.

    2. Cuci tangan sebelum bekerja atau gunakan sarung tangan plastik takdirnya ada.

    3. Hati-hatilah dalam bekerja baik saat menunggangi peralatan tajam, setrum, kompor gas/minyak tanah, maupun pecah belah. 4. Jaga kebersihan, kerapihan, dan kolaborasi ketika takhlik olahan

    lambung dan minuman.

    Perhatikan Keselamatan Kerja

    Info

    • Tangkai dan daun wortel bisa digunakan seperti mana seledri atau patera berambang.

    • Zat makanan kentang paling kecil banyak terletak lega bagian pangkal kulitnya. Makanya karena kupas kulit kentang setipis barangkali hendaknya kandungan gizinya tak banyak tersisih.

    (18)

    Tugas 5

    Ungkapkan hasil analisismu!

    Kumpulkan dan carilah beberapa cara penyajian dan pengemasan dagangan olahan pangan. Jika elusif mengumpulkannya, bakal dengan riset pustaka di perpustakaan sekolahmu atau mencari melalui internet. Amati dengan saksama dan analisislah berasal kacamata kelebihan penyampaian dan pengemasan suatu produk olahan hutan. Menurutmu, apakah susuk penyajian dan pengemasan sudah memenuhi atau sesuai dengan fungsi berpokok penguraian dan penyiapan produk olahan pangan? Ungkapkan hasis analisismu dalam pembelajaran.

    E. Penyajian dan Pengemasan

    Penyajian dan pengemasan menjawat peranan penting kerumahtanggaan produksi penggodokan alas. Mengapa? Tujuan kerumahtanggaan menyajikan makanan di piring/palagan adalah bakal menciptakan pengalaman bersantap yang menggoda seluruh hangit, tak sahaja lidah sebagai indra perasa. Dengan pengajuan olahan pangan/makanan yang menghirup akan menggiatkan peredaran darah atau cair internal tubuh yang dapat mendukung penyerapan nutrisi nan terkandung dalam nafkah tersebut. Ini bisa dikatakan bahwa olahan pangan yang menjujut makin afiat daripada yang tidak menarik. Dengan ditonjolkannya kredit estetik lega olahan tembolok akan menimbulkan nafsu makan dan menjatah kesan yang khusyuk bagi konsumen. Selain itu, pengajuan yaitu prinsip dari hygiene dan sanitasi lambung. Penyajian olahan wana (makanan dan minuman) yang adv minim mencaci kebersihan dan keapikan dapat mengurangi selera makan pengguna dan juga boleh menjadi penyebab pencemaran mikroba.

    (19)

    Tugas 6

    Pembuatan Pengolahan Pangan (Tugas Kelompok/Individual)

    1. Buatlah sebuah dagangan olahan pangan dengan alamat hasil samping sayuran hasil kreasimu atau khas daerahmu.

    2. Tuliskan semua tinggi pembuatan produk alas dari bahan pangan hasil samping sayuran kreasimu secara lengkap dan menggandeng. Misalnya, bahan dan alat yang digunakan, proses pembuatannya, kemasan, atau penyajiannya.

    3. Perhatikan tangga pembuatan produk privat berkreasi, keselamatan kerja, kebersihan, dan bekerjasamalah dengan kebalikan sekelompokmu.

    4. Sreg risikonya, rasakan dagangan olahan yang mutakadim beliau buat, oleh lawan alias guru di sekolah. Catatlah hasil penilaian inversi dan guru terhadap produk rimba yang adalah hasil buatan dan kreasi sira bak bulan-bulanan untuk refleksi/evaluasi diri.

    (tatap Rayon Kerja Tugas-6)

    berfungsi bikin melajukan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi, serta berfungsi andai taktik tari pengguna dan bekas promosi produk sehingga menghasilkan keuntungan secara ekonomi. Oleh karena itu daya kreasi dalam mendesain kemasan sangat diperlukan, misalnya bentuk, warna dan dekorasi berpangkal kemasan. Daya kreasi n domestik penyajian dan penyediaan harus selalu digali untuk dapat menciptakan bekas presentasi dan bungkusan yang inovatif.

    (20)

    Nama:
    …………

    Laporan Pembuatan Karya

    1. Perencanaan

    (identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan)

    2. Pelaksanaan

    a. Persiapan (yaitu merancang, seleksi/mendata bahan dan alat, pengutaraan susuk dan rajah kerja)

    b. Proses Pembuatan (yaitu debirokratisasi bulan-bulanan, mencampur dan mengolah bahan)

    3. Penyajian/Pengemasan

    (Penataan dan pengemasan)

    4. Evaluasi

    (Analisis/evaluasi produk dari guru, kebalikan dan penjualan produk)
    Lawe Kerja Tugas-6

    Renungkan dan Tuliskan plong selembar kertas!

    Dalam mempelajari pengolahan wana bersumber sasaran hasil samping biji pelir menjadi produk pangan, ungkapkan manfaat apa yang beliau rasakan, akan halnya situasi-peristiwa berikut ini.

    1. Keragaman hasil samping buah-buahan yang ada di Indonesia. 2. Lawatan pada lingkungan sekitar atau melintasi sumber/bacaan

    bacaan adapun penelitian olahan produk hutan berasal mangsa hasil samping biji zakar yang sudah anda lakukan bersama kelompokmu. 3. Kesulitan yang dihadapi saat mencari laporan dan pengamatan. 4. Asam garam dalam meneliti pengolahan pangan makanan atau

    minuman dari bulan-bulanan hasil samping buah (mulai berasal perencanaan, persiapan, dan pembuatan) secara mandiri.

    (21)

    Ringkasan berusul gapura V ini laksana berikut.

    1. Hasil samping sayuran masih bisa dimanfaatkan karena mengandung nutrisi dan bermanfaat kerjakan kesehatan badan serta dapat menghasilkan ekonomi.

    2. Dengan memanfaatkan hasil samping sayuran seperti mana batang/ tangkai, indra peraba, maupun daun bagian asing bermula sayuran dapat membantu masyarakat atau komunitas dan lingkungan dengan programa daur ulang (sistem reuse, reduce dan recycle) yang murah dan mudah bakal dilakukan.

    3. Hasil utama dari tanaman sayuran yakni patera, bunga, biji pelir, akar, bangkai maupun pongkol dikategorikan umpama objek pangan utama. Pengertian dari incaran wana hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan berpangkal pohon sayuran (selain dari lega mangsa pangan utama sayuran) yang masih boleh dimanfaatkan.

    4. Adegan bersumber hasil samping sayuran bernutrisi nan masih dapat dikonsumsi, antara lain alat peraba bawang, bangkai dan patera brokoli, batang cangkul daun baru puas wortel, indra peraba kentang, kulit melinjo, daun, dan batang talas

    5. Kulit dasun ialah hasil samping berusul sayuran pongkol lapis di antaranya kulit bawang berma, kulit umbi lapis putih dan selerang umbi lapis bombay. Indra peraba bawang mengandung quercetin ialah senyawa yang boleh membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung sistem keimunan bodi maupun antioksi dan nan sangat tinggi. 6. Tangkai hijau daun pada wortel mengandung banyak nutrisi yaitu

    memiliki banyak antioksidan yang baik lakukan kesehatan.

    7. Daun hijau  pada wortel kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, zat makanan B, gizi K, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan. Nafkah tersebut kondusif melawan kanker perut muda lautan dan memperkencang tulang.

    8. Bagian alat peraba ubi benggala kaya akan asam klorogenik, yaitu polifenol yang mencegah alih tugas sel-sel nan mengarah sreg kanker. Asam klorogenik berfungsi sebagai antioksidan nan bisa menetralkan radikal nonblok yang berpotensi menjadi pengasosiasi kanker alami. Selain itu,

    kulit ubi belanda banyak mengandung serat sagu betawi, potasium, zat besi,

    (22)

    fosfor, seng, kalsium, kalium, vitamin A, B, dan C yang bermanfaat cak bagi kesehatan bodi.

    9. Kulit ki pelor mengandung energi nan tinggi, fruktosa, protein, legit, kalsium, fosfor, nutrisi A, B1 dan C, serta menghasilkan ekstrak antiasam urat yang merupakan obat asam urat.

    10. Hasil samping berbunga talas adalah patera, batang dan akar tunggang keladi. Kandungan vitamin yang terdapat puas daun birah diantaranya

    polifenol, protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat ferum

    dan juga beberapa gizi A, B1, dan C nan dapat melancarkan pencernaan. Kunarpa daun birah mengandung saponin.

    Source: https://termasyhur.com/apa-yg-kalian-ketahui-tentang-bahan-pangan-hasil-samping-sayuran

    Posted by: holymayhem.com