Hasil Tanaman Sayuran Di Jawa Timur

Penelitian ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DI Daerah JAWA TIMUR DAN PEMANFAATANNYA Sebagai Sarana EDUKASI MASYARAKAT BERBASIS WEBSITE

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memasrahkan deskripsi data maupun informasi tentang budaya masyarakat di beberapa wilayah di Jawa Timur dalam memanfaatkan tumbuh-tumbuhan berkhasiat  obat yang tumbuh di lingkungan seputar palagan tinggal sebagai pembeli tradisional. Diversifikasi penelitian yang digunakan adalah pengkajian kualitatif. Tanaman remedi dalam pengkhususan ini diperoleh dari hasil penelitian terdahulu mengenai etnobotani pokok kayu penawar di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hasil amatan data menunjukkan terwalak 173 pokok kayu yang digunakan sebagai pemohon tradisional yang terdiri semenjak berbagai family yaitu Basellaceae, Piperaceae, Zingiberaceae, Euphorbiaceae, Arceae, Caricaceae, Annonaceae, Agavaceae, Rubiaceae, Apocynaceae, Lamiaceae, Achantaceae, Asteraceae, Malvaceae, Boraginaceae, Moringaceae, Solanaceae, Fabaceae, Moraceae, Rutaceae, Myrtaceae, Verbebaceae, Crassulaceae, Musaceae, Oliaceae, Punicaceae, Pandanaceae, Portulaceae, Thymelaeceae, Convolvolaceae, Caesalpinaceae, Burseraceae, Liliaceae,  Nyctaginaceae. Pokok kayu nan paling bosor makan digunakan adalah tumbuhan dari family Zingiberaceae sebagai halnya jahe, kunyit, kunci dan temulawak. Gawai tanaman yang dimanfaatkan bermula per pokok kayu lagi bervariasi mulai dari akar, rimpang, layon, daun, biji zakar dan rente. Cara perebusan yang umum dilakukan di seluruh daerah yaitu dengan cara direbus, dikeringkan, dibakar, diparut, ditumbuk, dijus, diseduh, dihirup, dikukus, direndam, dikonsumsi secara langsung, dioleskan, ditempelkan dan diambil getahnya. Publik memperoleh tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat dengan berbagai cara ialah Budidaya, mengambil dari kalimantang selingkung, dan membeli di pasar.

Keywords

Etnobotani, Jawa Timur, Obat tradisional, Tanaman pemohon

References

Anynomousa. 2012. Himpunan Tanaman Obat. Malang: UPT. Materia Medica.

Gunawan, F, Henna R, S. 2007. Uji Efektifitas Siasat Anthelmintik Perasan Buah Segar Dan Infus Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia) Terhadap Ascaridia Galli Secara In Vitro. Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.

Hariana, A. 2007. Pokok kayu Pengasosiasi dan Khasiatnya Kurat 2. Jakarta: Penebar Swadaya Press.

Hasanah, I. A. 2019. Penggalian Etnobotani Tanaman Obat di Desa Bumiayu Kabupaten Bojonegoro dan Pemanfaatannya kerumahtanggaan Rangka Herbarium Misal Media Pembelajaran Biologi. Skripsi. Tidak Dipublikasikan. Perhimpunan Muhammadiyah Surabaya.

Hidayat, Syamsul & Rodame M. Napitupulu. 2015. Kitab Tanaman Obat. Jakarta: AgriFlo (Penebar Swadaya Grup)

Mamahani, A. F. (2016). Etnobotani Tumbuhan Pengasosiasi Masyarakat Subetnis Tonsawang Di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara. PHARMACON, 5 (2) : 206.

Mukti, A. 2009. Bilyet Kucai Putih dan Cabe Jawa Terhadap Kadar Albumin pada Tikus yang Diberi Suplemen Asfar Telur. Karya Tulis Ilmiah. Semarang. Universitas Diponegoro

Savitri, E.S. 2008. Rahasia Tumbuhan Berkhasiat Obat Perspektif Selam. Malang: UIN Press.

Sugiyono. 2015. Metode Pendalaman Pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta

Source: http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Biologi/article/view/9333

Posted by: holymayhem.com