Cerpen Tentang Menghormati Orang Tua

Teks Waktu INI
Ulangan 5:16-22

RHEMA HARI INI
Ulangan 5:16 Hormatilah ayahmu dan ibumu, sebagai halnya yang diperintahkan kepadamu makanya TUHAN, Allahmu, biar lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan Almalik, Allahmu, kepadamu.

Almalik tidak pernah mengutarakan kita kerjakan menghormati ayah dan ibu kita. Itu adalah perintah. Bukan saringan. Perintah ini pun tidak hanya dolan bakal anak-anak asuh yang masih tinggal di rumah orangtuanya, doang juga bagi mereka yang telah membangun rumah tangganya saban. Bibel memang mengatakan setiap orang akan pergi orangtua dan bersatu dengan pasangannya (Kej. 2:24), belaka ini bukanlah alasan bikin kita untuk melupakan peran umpama anak asuh. Enggak pula berarti susunan dan barang bawaan kita terhadap orangtua lain sekali lagi berlaku.

Suatu kali, Yesus menegur anak adam-orang Farisi dan ahli Taurat yang menyatakan karena mereka telah menyembahkan semua milik mereka kepada Allah, mereka tidak lagi bertanggung jawab atas arwah orangtua mereka (Mat. 5:3-9). Terhadap mereka, dengan tegas Tuhan mengatakan, cuma-cuma doang mereka beribadah, sementara itu perintah Yang mahakuasa mereka abaikan dan pengajaran mereka berlandaskan pemikiran manusia tetapi. Hal ini menunjukkan betapa Allah memandang khusyuk perintah-Nya cak bagi meluhurkan orangtua.

Sang pencipta kita adalah Halikuljabbar yang tunggal. Tentu suka-suka alasan cak kenapa Beliau mengedrop perintah untuk mengagungkan orangtua kita di atas kelima syariat lainnya yang mengatak hubungan kita dengan sesama. Ketahuilah, ketika Allah menyerahkan perintah bagi menghormati orangtua, ia pula menyertakan janji-Nya. Tidak peduli mereka ialah orangtua yang baik, maupun orangtua yang telah menggemaskan kita, Tuhan memberikan pengaruh atas hidup kita kepada mereka. Bagaimana kita memperlakukan dan mengasihi mereka menentukan bagaimana berbahagia Yang mahakuasa tercurah atas hidup kita. Jika hubungan kita dengan orangtua kita baik, kita kembali dapat menjalani hari-tahun dengan bertambah senyap dan mumbung damai sejahtera. Halikuljabbar pun tidak akan lupa mengaruniakan kesukaan dan memelihara semangat kita di marcapada. Sehingga hari demi hari, selagi kita berjuang menggenapi rencana Sang pencipta n domestik atma kita, kita dapat menikmati sukma tanggungan nan baru, yang segar, dan yang menyenangkan hati Tuhan. (MV.L)

RENUNGAN
Di pesong perintah bagi MENGHORMATI ORANGTUA, Allah telah menyediakan Beruntung KEBAHAGIAAN dan Berbahagia Tingkatan Hidup

APLIKASI
1. Bagaimanakah sikap Anda terhadap orangtua selama ini?
2. Mengapa Almalik ingin Ia menghormati orangtua Anda?
3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghormati orangtua Anda?

DOA Kerjakan Musim INI
“Bapa nan penuh kasih, ampuni kami apabila sepanjang ini kami terbatas menghargai keikhlasan orangtua kami. Perbarui hati dan pikiran kami, ya, Roh Kudus, agar kami boleh menghasihi dan menghormati orangtua kami dengan cara yang menghibur hati-Mu. Sehingga n domestik batih kami, kami bisa mencicipi indahnya sorga di bumi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Source: https://gbika.org/berkat-di-balik-perintah-menghormati-orangtua/