Cara Sambung Susu Tanaman Durian

Sambung pucuk atau grafting tanaman buah durian atma prematur maksudnya yakni melakukan sambung pucuk pada sari tumbuhan durian hasil persemaian skor nan masih mendalam remaja, dimana biasanya dilakukan pada bibit hasil persemaian biji yang mutakadim berusia sekitar 6-7 bulan.

Sebenarnya cara melakukan penyambungannya erat sepadan, akan doang karena yang disambung adalah bibit durian usia dini nan masih lewat muda, maka memerlukan teknik khusus bikin menunjang keberhasilannya.

Berikut ini tahapan Cara Sambung Pucuk Pohon Durian Usia Dini:

Intern pembuatan konsentrat durian usia dini melalui grafting/sambung pucuk cak semau dua fragmen terdepan nan harus siap dalam waktu bersamaan, bagian yang pertama merupakan batang bawah yang bertugas bikin bertanggung jawab internal sistem perakaran dan yang kedua yaitu batang atas yang didapatkan terbit tumbuhan induk kerjakan kemudian disambungkan ke buntang bawah.

Awalan Perkakas DAN Mangsa

  • Pisau okulasi, cutter, atau pisau segala apa sekadar asalkan tajam dan suci
  • Plastik PE 02 atau plastik es lilin buat mengikat sambungan
  • Batang bawah dan batang atas

PERSIAPAN BATANG Bawah

Batang asal nan digunakan kerjakan grafting disini adalah konsentrat tanaman durian spirit dini nan berasal dari persemaian biji yang masih sungguh-sungguh muda, baik itu ditanam di vas atau polybag, usahakan diameter batangnya minus makin sama dengan layon atas nan akan disambungkan.

Pilihlah sari yang sehat, pertumbuhannya bagus, layon tegak dan kokoh.

PERSIAPAN BATANG ATAS/ENTRES

Tumbuhan emak yang akan diambil batang atasnya harus berasal dari spesies menjuarai, subur, sehat serta terbebas dari serangan hama dan penyakit.

Ambil entres terbit pohon induk faktual cabang yang daunnya mendalam tua bangka, ujungnya lain semenjana tumbuh ( bukan terletak lucut/daun muda/cabang dorman), sudah mulai unjuk mata tunas yang nantinya akan menjadi recup hijau.

Potong entres pilihan kemudian pangkas semua daunnya, akan tetapi sisakan terbatas bawah daunnya, tujuannya cak bagi mencegah penguapan.

TAHAP Penerusan

  • Potong batang radiks kurang makin 8-10 cm dari sumber akar batang kiranya nantinya tumbuhan bertaruk sumir
  • Layon adegan bawah dibelah sekitar 3 cm (lebih pangkat mulai sejak biasanya) dengan memperalat pisau okulasi maupun cutter, pada ekstrak durian usia dini pembelahan dilakukan lebih tinggi daripada pembelahan grafting biasanya, tujuannya bikin memudahkan dalam pengikatan, karena sekiranya pembelahan dibuat seperti biasa akan licin sehingga pelik untuk diikat.
  • Entres nan sudah siap cak bagi disambungkan kemudian disayat kanan kirinya mudahmudahan membentuk lancip seperti baji, karena pembelahan jenazah bawah dibuat lebih panjang dari biasanya, maka penyayatan entrespun juga dibuat lebih hierarki menyesuaikan dengan belahan batang bawah. Panjang entres tebak-kira 10 cm dan paling kecil memiliki 2 ruas alias mata taruk.
  • Sisipkan lega bongkahan batang bawah, upayakan ukuran batang atas dan bawah kurang lebih sama, usahakan sambungan serapat mungkin dan tidak terletak rongga.
  • Kemudian ikat sambungan, jika menggunakan plastik es buat mengaduh maka ditarik apalagi dahulu hendaknya mundur kemudian dibelah menggunakan cutter/pisau.
  • Ikat sambungan menunggangi plastik PE ataupun plastik es tersebut, dengan kaidah melilitnya yang dimulai berpunca adegan pangkal ke atas/sistem genteng.
  • Sungkup sambungan menunggangi plastik es.
  • Setelah berumur satu bulan setelah penyambungan biasanya sudah tiba bertaruk taruk baru puas entres, pada kehidupan ini pula konsentrat sambungan mutakadim bisa di letakkan di bawah semarak matahari.

Disusun Oleh Ngatijan SP BPP Ukui 2020

Source: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/92508/Teknik-Sambung-Pucuk-Durian-Usia-Dini/

Posted by: holymayhem.com