Arti Kata Aksara Dalam Puisi

Berusul Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Aksara
maupun
sistem penulisan
adalah suatu sistem simbol visual yang tertera pada kertas maupun media lainnya (provokasi, kayu, kain, dll) kerjakan menelanjangi zarah-unsur nan ekspresif dalam suatu bahasa. Istilah tidak bagi menyebut leter adalah sistem tulisan. Alfabet dan abjad yaitu istilah yang berbeda karena adalah variasi leter bersendikan klasifikasi fungsional. Unsur-unsur yang bertambah kecil nan terkandung internal satu aksara antara lain: grafem, huruf, diakritik, tanda baca, dsb. Rincih abjad disebut glif.

Etimologi

[sunting
|
sunting perigi]

“Leter” secara etimologis berasal berpokok bahasa Sanskerta yaitu
akṣara
(Dewanagari: अक्षर) yang boleh berarti ‘fonem’,[1]
‘obstulen’,[2]
atau ‘vokal’.[3]
Aksara lagi dapat penting “tak termusnahkan”, yang berasal bermula perkenalan awal
a+kṣara; ancang
a-
(अ) penting ‘tidak’, sementara itu
kṣara
(क्षर) berharga ‘termusnahkan’.[4]
Abc dikatakan umpama sesuatu yang kekal karena peranannya privat mendokumentasikan dan mengabadikan suatu peristiwa komunikasi dalam bentuk tulis, sehingga kesuraman dan kejayaan perian lalu dapat dijamah kembali dengan bukti-bukti literal.[5]

Terminologi

[sunting
|
sunting sumber]

Istilah lain kerjakan menyebut leter ialah abjad alias huruf (bahasa Arab) yang dimengerti perumpamaan lambang obstulen bahasa (fonem) sedangkan bunyi itu sendiri adalah lambang pengertian yang menurut gubahan rekaman secara garis besar terdiri berusul kategori (Kartakusuma 2003):

  1. Piktogram, merupakan abc yang hurufnya merupakan ikon benda nan konkret, antara lain huruf hieroglif Mesir, abjad Tiongkok Kuno;
  2. Ideogram, yaitu aksara yang hurufnya merupakan simbol cak bagi mewakili gagasan (total benda, kata kebiasaan, kata ganti) ataupun benda (abstrak atau konkret), antara lain abjad Tionghoa masa kini yang hasil goresannya tidak lagi dilihat menyantirkan benda konkret;
  3. Abjad suku kata, yaitu huruf yang setiap hurufnya menggambarkan kaki kata. Kategori ini terbagi menjadi dua:

    1. Abugida, yaitu abjad suku alas kata nan hurufnya mempunyai kemiripan rajah kalau berada privat satu kelompok konsonan, contohnya aksara Ka, Ki, Ku, Ke, Ko privat aksara Jawa, aksara Sunda, fonem Dewanagari (Prenagari), Pallawa, dan leter-huruf dari rumpun Brahmi di India;
    2. Aksara silabis murni, merupakan abjad suku kata nan hurufnya memiliki lembaga berbeda-selisih untuk setiap suku kata. Contohnya abc Ka, Capuk, Ku, Ke, Ko memiliki rancangan berlainan-beda privat leter Katakana dan Hiragana di Jepang;
  4. Abjad fonetik, adalah satu aksara mewakili satu bunyi bahasa, antara lain alfabet Latin, alfabet Yunani, Kiril dan Gothik ataupun Jerman.

Abjad Nusantara

[sunting
|
sunting sumber]

Lambang bunyi Nusantara merupakan beragam aksara maupun goresan yang digunakan di Nusantara untuk secara khas menuliskan bahasa distrik tertentu. Walaupun Abjad Arab dan Alfabet Latin juga sering kali digunakan untuk menuliskan bahasa negeri, istilah Aksara Nusantara acap kali dikaitkan dengan aksara hasil inkulturisasi kebudayaan India sebelum berkembangnya Agama Islam di Nusantara dan sebelum kolonialisasi bangsa-nasion Eropa di Nusantara. Bermacam-macam varietas media tulis dan alat tulis digunakan untuk menuliskan Fonem Nusantara. Wahana tulis untuk prasasti antara lain menutupi alai-belai, kayu, tanduk hewan, lempengan emas, paisan perak, tempengan tembaga, dan kepingan belek; tulisan dibuat dengan alat tulis positif tatah. Media catat bikin naskah antara lain meliputi daun lontar, patera nipah, janur kerambil, bilah bambu, kulit papan, kertas lokal, kertas impor, dan karet; garitan dibuat dengan alat catat berwujud pisau alias pena dan mangsi.

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “Meaning of ‘akṣara’ is ‘letter“,
    Dictionary: Monier-Williams, Sanskrit-Dictionary.com





  2. ^


    “Meaning of ‘akṣara’ is ‘sound“,
    Dictionary: Monier-Williams, Sanskrit-Dictionary.com





  3. ^


    “Meaning of ‘akṣara’ is ‘vowel“,
    Dictionary: Monier-Williams, Sanskrit-Dictionary.com





  4. ^


    “Meaning of ‘kṣara“,
    Dictionary: Monier-Williams, Sanskrit-Dictionary.com





  5. ^


    “AKSARA BALI; REALITAS DAN TANTANGAN MASA DEPAN”. Diarsipkan dari versi zakiah tanggal 2022-02-02. Diakses tanggal
    2014-01-28
    .




    Diarsipkan 2022-02-02 di Wayback Machine.



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Aksara